Jumat, 26 Jun 2026
  • Home
  • Traveler
  • Melihat dari Dekat Khasanah Petalangan Penganten Era 70-an Tiba di Rumah Mempelai Wanita

TRAVELER

Melihat dari Dekat Khasanah Petalangan Penganten Era 70-an Tiba di Rumah Mempelai Wanita

Laporan : Gian Franco Zola
Senin, 07 Nov 2016 10:22
Gian Franco Zola
Arak-arakan pengantin pria tiba di kediaman mempelai perempuan, setelah melakukan jalan kaki bersama sanak kerabat dengan lantunan musik dangdut dan melayu. 

Setibanya di kediaman calon istri, rombongan ini disambut dengan atraksi pencek silat. Masing-masing, baik dari rombongan penganten laki-laki dan perempuan, telah mempersiapkan dubalang yang akan mempertontonkan liukan indah pencak silat Pangean.

"Sesampai di kediaman calon istri, maka para dubalang akan melakukan atraksi pencak silat, sebagi bentuk penyambutan tamu kehormatan. Kemudian, usai pencak silat, penganten pria ini tak langsung masuk ke rumah calon istri, namun ada lagi acara berbalas pantun. Masing-masing pihak telah mempersiapkan ahli berpantun ini. Saling berbalas pantun pun tersaji yang di iringi gelak berderai karena dibalut dengan guyonan si pelantun pantun itu," urai Pengulu Mudo, Samsi MS, tokoh adat dalam kawasan Petalangan, Senin (7/11/2016).

Di era-70-an, penganten pria yang sudah tiba di kediaman calon istri, langsung dilangsungkan prosesi akad nikah (ijab dan kabul) yang dibimbing oleh penghulu atau pak Kadi didampingi oleh ninik-mamak dan dua orang saksi. Di momen nan sakral tersebut, tak jarang penganten pria berkeringat dingin, karena beberapa kali gagal melafazhkan ijal dan kabul hingga bener-bener fasih dan lancar, barulah prosesi ijal dan kabul ini di sahkan. Kemudian, barulah sejoli yang sudah resmi menyandal titel suami dan istri ini akan duduk bersanding di singgasana dan menerima ucapan selamat menempuh hidup baru dari handai taulan yang hadir.

"Saat perjamuan, para rombongan penganten pria dan sanak kerabat, maka akan disuguhi aneka makanan khas petalangan.‎ Kuliner khas macam nasi kunyit, dodol pulut itam, sesagun, lopat dan lomang hingga makanan khas lainnya tak henti-henti dinikmati oleh rombongan penganten laki-laki dan handai taulan," jelas Pengulu Mudo. (Bersambung)*** (gfz)
PelalawanTraveler
Berita Terkait
  • Kamis, 25 Jun 2026 18:48

    Kodim 1714/Puncak Jaya Bersinergi dengan Polri dan Pemda Musnahkan Miras Ilegal

    Puncak Jaya-Kodim 1714/Puncak Jaya Bersinergi dengan Polri dan Pemda melaksanakan pemusnahan barang bukti Minuman Keras (Miras) ilegal hasil sitaan, bertempat di Lapangan Alun-Alun Roh Kudus, Distrik

  • Kamis, 25 Jun 2026 18:46

    Wakil Panglima TNI Tinjau Pembangunan Yonif TP 936/Satria Joyokusumo dan Situs Bersejarah di Jawa Tengah

    Magelang-Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R bersama Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa melaksanakan peninjauan rehabilitasi dan pembangunan sejumla

  • Kamis, 25 Jun 2026 16:48

    Krisis Energi dan Ekonomi Bayang-Bayangi Israel dalam Dua Dekade Mendatang

    Pengawas Negara Israel, Matanyahu Englman, memperingatkan bahwa Israel berisiko kehilangan kemandirian energi dalam dua dekade ke depan.Jika tingkat konsumsi saat ini terus berlanjut, negara itu kemun

  • Kamis, 25 Jun 2026 16:14

    Soal Pengangkatan Tenaga Ahli oleh Kepala Daerah, Ini Kata Prof Djohermansyah

    PEKANBARU-Pakar Otonomi Daerah Prof Djohermansyah Djohan menilai pengangkatan tenaga ahli oleh kepala daerah merupakan hal yang lumrah. Hal itu juga menjadi kewenangan kepala daerah dalam menjalankan

  • Kamis, 25 Jun 2026 16:12

    Prabowo Respons Kritik Makan Bergizi Gratis Minta Penolak Turun Langsung Jumpai Masyarakat

    JAKARTA - Kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam acara Puncak Pekan Nasional (Penas) Petani dan Nelayan XVII di Gorontalo, Rabu (24/6/2026) diwarnai aksi antusias peserta yang membentangkan spanduk

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.