Sabtu, 13 Jun 2026

ESIDI I

Melirik Tradisi Basolang, Edisi I

Laporan : Gian Franco Zola
Selasa, 08 Nov 2016 09:48
net
Ilustrasi
Basolang, adalah tradisi khas suku Petalangan. Meski, tradisi nan unik itu kian sukar dan teramat langka ditemui akibat tergerus zaman nan sombong, namun di sejumlah daerah tradisi bergotong-royong mendirikan rumah atau sejenisnya itu masih bisa ditemui.

Biasanya, kaum bapak-bapak yang berperan langsung dalam basolang ini, sementara ibu-ibu menyibukkan diri di dapur secara bersama-sama pula membuat penganan untuk disuguhkan kepada pekerja basolang.

Tradisi yang dikenal dengan sebutan basolang ini adalah kerjasama antar tetangga dan famili dalam membangun rumah dan pekerjaan lainnya oleh sanak kerabat, tanpa diganjar dengan upah dan upeti. Mereka, para pekerja secara kompak saling membahu membantu satu sama lainnya agar pekerjaan itu menjadi ringan dan cepat terselesaikan.

"Biasanya untuk mendirikan rumah, tradisi basolang ini masih ada disini khususnya dalam suku Petalangan. Yakni, secara bergotong royong, mulai mentari terbit hingga berbunyi Tatabau (senja), sanak kerabat akan saling bekerjasama membangun rumah hingga selesai dan bisa ditempati. Tradisi saling menolong ini tanpa diberikan upah kepada pekerja, mereka hanya diganjar makan siang secara bersama-sama oleh si empunya rumah," ungkap Surah yang dalam pertalian darah Suku Piliang Godang menyandang gelar Monti Ajo, Pemangku Adat dalam kawasan Petalangan, Selasa (8/11/2016).

Kini, katanya, basolang tidak hanya dilakukan dalam menyelesaikan bangunan rumah sebagai tempat tinggal suku Petalangan. Salah satu suku majemuk yang ada di Kabupaten Pelalawan disebut pula 'Negeri Seiya Sekata'. Tapi, basolang juga dilakukan tatkala membuka tanah peladangan. Mulai dari prosesi tebang tebas hingga prosesi penyemaian bibit padi dilakukan secara bersam-sama, baik dalam kekerabatan keluarga maupun secara berkelompok.

"Begitu pula saat padi diladang mulai tunduk menguning, pertanda musim menuai padi tiba, dilakukan secara bersama-sama dengan sistem diupah dengan hasil tuaian yang takarannya telah disepakati bersama-sama. Kini, karena tidak ditemukan lagi lahan untuk peladangan, maka prosesi basolang membuat ladang hingga musim menuai ini, amat jarang ditemukan. Hanya ada dipelosok-pelosok kampung nan jauh terisolir, praktek unik masih ditemui," katanya lagi mengingat prosesi itu namun telah dikubur sang waktu.

Satu hal yang tak terlupakan, saat basolang menuai padi diladang adalah menjadi dambaan insan muda dalam bermain muda alias menjadi musim mencari jodoh pula. Konon, secara berpasangan mereka menuai padi diladang hingga menjelang matahari berada tepat diatas kepala, maka saatnya jamuan makan siang pun tiba. Dan tatkala musim menuai usai, maka berganti pula musim kawin bagi insan muda yang bermain muda. Sungguh tradisi unik dan kerap menjadi kerinduan tersendiri bagi masyarakat Suku Petalangan.*** (gfz) 

Nantikan Tradisi Petalangan Berikutnya...
Traveler
Berita Terkait
  • Senin, 16 Mar 2026 15:23

    5 Tips Packing Mudik Lebaran agar Praktis dan Tidak Ribet

    JAKARTA - Mudik saat Lebaran menjadi tradisi yang sangat dinantikan banyak orang di Indonesia. Perjalanan pulang kampung sering kali memakan waktu cukup lama, baik menggunakan kendaraan pribadi maupun

  • Sabtu, 06 Sep 2025 15:43

    Wisatawan Padati Malioboro, Pergerakan Capai Ratusan Ribu Orang

    Kawasan Malioboro kembali dipadati wisatawan setelah sempat sepi akibat gelombang aksi demonstrasi pekan lalu. Data terbaru menunjukkan pergerakan manusia di kawasan wisata ikonik Yogyakarta ini kemba

  • Sabtu, 06 Sep 2025 11:47

    Long Weekend! Taman Margasatwa Ragunan Targetkan 70 Ribu Pengunjung

    Sebanyak 19.381 wisatawan mengunjungi Taman Margasatwa Ragunan (TMR), Pasar Minggu, Jakarta Selatan, pada libur nasional Maulid Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam. Jumlah ini meningkat dibandin

  • Sabtu, 06 Sep 2025 11:00

    Kunjungan Fans Harry Potter Membludak, Bikin Warlok Geram

    Meningkatnya jumlah wisatawan penggemar Harry Potter yang berbondong-bondong datang ke Glenfinnan Viaduct, Skotlandia, membuat warga lokal semakin geram.Jembatan ikonik yang terkenal sebagai lokasi sy

  • Sabtu, 06 Sep 2025 10:10

    Menikmati Wisata Seru Interaksi dengan Hiu di Karimunjawa

    Destinasi wisata penangkaran hiu sirip hitam (Selachimorpha) di Pulau Menjangan Kecil, Kecamatan Karimunjawa, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah menjadi daya tarik sendiri bagi wisatawan yang suka menguji

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.