Sabtu, 13 Jun 2026
  • Home
  • Traveler
  • Menelisik Kisah Mistis Monumen Pancasila Sakti

Travel

Menelisik Kisah Mistis Monumen Pancasila Sakti

Jumat, 05 Jul 2019 09:47
okezone.com
Menelisik Aura Mistis Monumen Pancasila Sakti

MONUMEN Pancasila Sakti  merupakan saksi dari penyiksaan PKI terhadap beberapa tokoh Tanah Air. Tempat ini pun menyimpan aura mistis, karena terjadinya kekejaman dan penyiksaan pahlawan nasional yang masih terekam dan tersimpan lengkap di monumen ini.

Bahkan, Kondisi monumen pada siang hari pun tidak menghilangkan suasana mencekam kejadian saat itu. Hal tersebut digambarkan Monumen Pancasila Sakti dengan kondisi ruangan yang tidak begitu terang nan sepi. Monumen ini memang terkenal memiliki aura mistis.

Museum paseban memiliki dua lantai, di lantai satu kita dapat melihat sisa - sisa pakaian dan peninggalan ke tujuh jenderal yang di bunuh PKI. Dilantai inilah yang terkadang masih tercium bau anyir dari ruangan yang menyimpan baju - baju bekas berlumuran darah para ke tujuh jenderal.

"Bau - bau ada, di museum bawah, kaya bau - bau amis gitu cukup sering juga," ujar Pak Toto, seorang penjaga parkir monumen yang sudah lama bekerja.

Menurutnya di dalam museum terdapat sosok lelaki yang mengenakan pakaian angkatan dengan kondisi yang berlumuran darah. Sosok tersebut juga diyakini warga sebagai 'penunggu' museum.

Sedangkan di lantai dua, terdapat diorama tentang proses penangkapannya. Selain itu, di atas terdapat jembatan yang menghubungkan dengan museum pengkhianatan PKI. Dari museum itu kita dapat melihat Partai Komunis Indonesia sebelum 1965. Masih menggunakan diorama, museum itu mengisahkan pergerakan PKI di Jawa Tengah sampai Jawa timur.

Hanya berjarak sekitar 70 meter dari museum Pengkhianatan PKI terdapat sumur tempat pembuangan ke tujuh Jenderal tadi. Sebelum dibuang ke dalam sumur, para jendral disiksa terlebih dahulu di serambi penyiksaan yang terletak persis di samping sumur.

"Di sumur juga pernah ada waktu itu pengunjung yang kesurupan, itu gara-gara dia sendiri, karena dia teriak-teriak di deket sumur, kan disitu memang dilarang (berisik-Red), emang ada peraturannya disitu," sambung lelaki paruh baya itu.

Suara-suara mistis seperti teriakan seseorang meminta tolong juga kerap di dengarnya. Menurut lelaki tua itu suara tersebut berasal dari sekitaran lubang sumur. Sumur itu bernama "Sumur Maut", tempat yang digunakan PKI untuk mengubur tujuh jenazah pahlawan revolusi. Sumur itu dulunya dijadikan warga sebagai sumber air. Namun setelah PKI datang, jangankan untuk mengambil air, untuk datang saja tidak diperkenankan.

Selain serambi penyiksaan, di sekitar sumur juga ada bangunan yang digunakan PKI kala itu sebagai dapur umum dan pos komando. Bangunan tua itu berdiri hanya dengan tembok yang terbuat dari anyaman bambu. Barang - barang yang ada pada bangunan tersebut konon masih asli milik warga di jaman itu.

Meski kejadian PKI sudah berlalu telah lama, namun Monumen ini masih menyisakan cerita - cerita misteri. Baik yang di rasakan para pekerja, atau warga sekitar. Lokasi Lubang Buaya yang sangat dekat dengan pemukiman, konon membuat banyak warga merasakanya. Menurut pengakuan Sarmili, warga sekaligus tukang sapu di monumen ini, warga sekitar sudah tidak heran dengan hal - hal seperti itu karena sudah sering merasakannya.

"Kalau warga sih sudah enggak heran sama kejadian - kejadian seperti itu, karena memang sering, suara hentakan kaki orang baris - berbaris, mirip TNI upacara, rapih suaranya" Pungkas Sarmili


Sumber: okezone.com

Traveler
Berita Terkait
  • Jumat, 12 Jun 2026 19:53

    Petinggi Vendor Motor Listrik BGN jadi Tersangka Baru Kasus Korupsi MBG

    Jakarta - Kejaksaan Agung menetapkan tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Yakni Komisaris PT Yasa Artha Trimanunggal (YAT), Andri Mulyono (AM).Pene

  • Jumat, 12 Jun 2026 19:46

    PPDB Meresahkan Orang Tua, Sumardany: Banyak Anak Gagal Masuk Sekolah Bukan karena Nilai, Tapi Salah Jalur

    PEKANBARU â€" Setiap tahun ajaran baru tiba, satu persoalan yang hampir selalu muncul adalah kepanikan orang tua saat mendaftarkan anaknya ke sekolah negeri. Tahun ini pun tak berbeda. Bahkan, sebelum

  • Jumat, 12 Jun 2026 19:30

    Residivis Narkoba Kembali Diciduk, 21 Paket Sabu Disita

    BENGKALIS â€" Baru beberapa waktu menghirup udara bebas, seorang residivis kasus narkotika kembali ditangkap Tim Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Bengkalis. Pelaku berinisial MR (22) diam

  • Jumat, 12 Jun 2026 17:09

    Pemkab Bengkalis Siap Luncurkan Aplikasi SKM Online

    Bengkalis-pemerintah Kabupaten Bengkalis siap mengimplementasikan aplikasi Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Online mulai 1 Juni 2026. https://s.id/SKMOnline_DiskominfotikAplikasi nasional yang dibangu

  • Jumat, 12 Jun 2026 15:04

    Demo Mahasiswa, Polisi Ingatkan Waspadai Provokasi

    Jakarta - Polisi mengingatkan mahasiswa yang akan menggelar aksi demo hari ini, Jumat (12/6/2026) agar mewaspadai pihak-pihak yang mencoba menunggangi demonstrasi. Mahasiswa diminta tetap fokus menyam

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.