Senin, 15 Jun 2026
  • Home
  • Traveler
  • Mengintip Balun, Desa Wisata Pancasila di Lamongan

Mengintip Balun, Desa Wisata Pancasila di Lamongan

Admin
Selasa, 01 Jun 2021 14:56
okezone.com

DESA Balun di Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur dinobatkan sebagai Desa Wisata Pancasila, karena sikap masyarakatnya yang menjunjung persatuan meski berbeda keyakinan. Desa ini didiami oleh pemeluk Islam, Hindu, dan Kristen.

Tapi, mereka hidup saling berdampingan, rukun, dan sangat menghargai satu sama lain. Penganut ketiga agama punya rumah ibadah masing-masing di Desa Balun, letaknya malah saling berdekatan.

“Satu kampung ini ada tiga tempat ibadah, dan sangat akur sekali. Sampai dijuluki Desa Balun adalah Desa Pancasila karena keberagaman Bhinneka Tunggal Ika-nya bisa diacungi jempol,” seorang traveler Haryanto Agus dalam kanal Youtubenya seperti dikutip, Selasa (1/5/2021),

Haryanto menampilkan Masjid Miftahul Huda di Desa Balun yang bangunannya begitu indah. Kemudian ada Pura Sweta Maha Suci dan Gereja Kristen Jawi Wetan.

“Keberagaman kami itu tertanam dari semenjak kami kecil, semenjak kami lahir, sehingga dalam posisi dewasa yang seperti ini kita tinggal melanjutkan lagi titipan atau tinggalan dari nenek moyang kita yaitu menjaga toleransi antar umat beragama,” kata Herman, remaja Masjid Miftahul Huda.

Contoh salah satu toleransi agama yang dilakukan adalah ketika umat Hindu melaksanakan ibadah, umat Islam tidak menggunakan pengeras suara atas di masjid, sehingga kedua agama dapat beribadah dengan leluasa. Begitu pula ketika umat Kristen beribadah, umat lain menghargai.

Masyarakat Desa Balun saling menunjukkan rasa toleransi. Misalnya saat bulan Ramadhan, ketika warga Muslim berpuasa, para pemuda Hindu dan Kristen ikut membagikan takjil untuk saudaranya yang Muslim.


Sumber: okezone.com

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.