Traveler
Omah Kayu, Tempat Wisata Paling Instagrammable dan Pathable di Malang
Rabu, 14 Des 2016 09:43
Omah berarti rumah dalam bahasa Jawa. Seperti namanya, rumah tersebut terbuat dari kayu dan menempel pada batang pohon. Berdiri di atas balkon Omah Kayu, Anda bisa melihat pemandangan kota Batu yang memukau. Tidak heran, banyak muda mudi yang antusias berfoto di rumah tersebut.
Rute dan Harga Karcis
Lokasinya terletak di Wana Wisata Gunung Banyak, Kelurahan Songgokerto, Kota Batu. JikaAnda berangkat dari Malang, langsung saja menempuh perjalanan ke Kota Batu, kemudian menuju pertigaan Songgoriti dan Payung. Selanjutnya, ikuti saja papan penunjuk yang akan mengarahkanmu sampai ke tujuan.
Jika berangkat dari Surabaya, Anda perlu menempuh perjalanan selama dua jam dulu menuju Kota Malang. Anda bisa mengambil rute lurus hingga sampai ke Batu, atau mengambil jalan pintas melalui jalur pegunungan yang berkelok-kelok.
Sesampainya di sana, Anda perlu membayar karcis masuk ke Wana Wisata Gunung Banyak hanya seharga Rp5.000. Selanjutnya, membayar karcis seharga Rp5.000 lagi untuk memasuki area Omah Kayu.
Spot Foto Paling Keren
Inilah saat yang paling ditunggu-tunggu, yaitu berfoto-foto! Ada beberapa spot keren yang biasanya diincar pengunjung. Spot pertama adalah enam unit rumah kayu yang dibangun dengan ketinggian kurang lebih 1.000 meter di atas permukaan laut.
Latar belakang pemandangannya berupa bentangan alam nan hijau berselimutkan kabut, semakin memikat dengan adanya deretan pohon pinus. Menjelang malam, panorama tampak semakin cantik berkat kerlip-kerlip lampu dari rumah-rumah penduduk.
Berdirilah di balkon sambil berpose lalu cekrek! Kamera pun mengabadikan momen berhargamu. Siap-siap deh, menggunggah foto di kedua media sosial tersebut. Kalau perlu, tuliskan kutipan bijak di kolom caption agar terlihat semakin kekinian.
Anda harus mengantre untuk menaiki rumah kayu berhubung banyaknya pengunjung yang ingin merasakan pengalaman serupa. Terlebih jika mengunjunginya pada akhir pekan, Anda akan membutuhkan kesabaran ekstra, tuh.
Spot kedua merupakan papan kayu berbentuk segi empat yang menyatu dengan batang pohon. Berdiri di atas papan tersebut juga membuat Anda bisa menyaksikan pemandangan Kota Batu yang menakjubkan.
Spot ketiga berupa rumah kayu yang berbentuk segitiga dan memiliki satu daun pintu di tengahnya. Spot keempat adalah rumah kayu paling besar yang letaknya terpisah dari tujuh rumah lainnya.
Baik spot ketiga maupun keempat tidak dibangun di atas pohon. Namun, bukan berarti kedua latar tersebut tidak cukup kece untuk mengisi galeri Instagram dan Path Anda. Kedua bangunan itu sangat estetis layaknya rumah-rumah di film fantasi. Jadi, sayang untuk dilewatkan begitu saja.
Mengenang Perjalanan dengan Menanam Pohon
Pihak pengelola menyediakan dua bibit pohon untuk ditanam oleh setiap tamu yang menginap di Omah Kayu. Tamu boleh membubuhkan namanya di tanaman tersebut. Pohon dapat bertahan hingga sekitar 5-10 tahun.
Tentu saja, tujuan utamanya yakni melestarikan lingkungan. Namun, tamu pun bisa sekaligus mengenang perjalanannya melalui bibit yang ditanamnya. Kelak, ketika tamu kembali ke Omah Kayu dan melihat pohon berlabel namanya, kenangan itu pun terlintas kembali. Kedengarannya manis, bukan?
Bagi pengunjung yang berasal dari luar Pulau Jawa, jangan lupa menyiapkan akomodasi sejak jauh-jauh hari, mulai dari tiket pesawat sampai penginapan. Anda bisa menginap langsung di Omah Kayu karena di sana juga ada penginapan dengan harga berkisar mulai Rp350 ribu/malam. Kalau Anda hanya berencana untuk berfoto-foto saja di Omah Kayu dan ingin berwisata ke tempat lainnya, sebaiknya menginap di Malang. Nah soal hotel murah di Malang, pesan saja di Airy Rooms melalui website maupun aplikasi Android atau iOS. Anda bisa membayarnya melalui sistem transfer atau pun kartu kredit.
Harga mulai Rp170.000 per malam (harga bisa berubah sewaktu-waktu). Itu pun mencakup fasilitas yang lengkap, termasuk Wifi gratis! Airy Rooms benar-benar sangat terjangkau, kan? Selamat jalan-jalan di Malang ya! (okezone.com)
Traveler
Kodim 1714/Puncak Jaya Bersinergi dengan Polri dan Pemda Musnahkan Miras Ilegal
Puncak Jaya-Kodim 1714/Puncak Jaya Bersinergi dengan Polri dan Pemda melaksanakan pemusnahan barang bukti Minuman Keras (Miras) ilegal hasil sitaan, bertempat di Lapangan Alun-Alun Roh Kudus, Distrik
Wakil Panglima TNI Tinjau Pembangunan Yonif TP 936/Satria Joyokusumo dan Situs Bersejarah di Jawa Tengah
Magelang-Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R bersama Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa melaksanakan peninjauan rehabilitasi dan pembangunan sejumla
Krisis Energi dan Ekonomi Bayang-Bayangi Israel dalam Dua Dekade Mendatang
Pengawas Negara Israel, Matanyahu Englman, memperingatkan bahwa Israel berisiko kehilangan kemandirian energi dalam dua dekade ke depan.Jika tingkat konsumsi saat ini terus berlanjut, negara itu kemun
Soal Pengangkatan Tenaga Ahli oleh Kepala Daerah, Ini Kata Prof Djohermansyah
PEKANBARU-Pakar Otonomi Daerah Prof Djohermansyah Djohan menilai pengangkatan tenaga ahli oleh kepala daerah merupakan hal yang lumrah. Hal itu juga menjadi kewenangan kepala daerah dalam menjalankan
Prabowo Respons Kritik Makan Bergizi Gratis Minta Penolak Turun Langsung Jumpai Masyarakat
JAKARTA - Kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam acara Puncak Pekan Nasional (Penas) Petani dan Nelayan XVII di Gorontalo, Rabu (24/6/2026) diwarnai aksi antusias peserta yang membentangkan spanduk