Sabtu, 13 Jun 2026

Pariwisata Bandung Dinilai Belum Optimal

Sabtu, 26 Sep 2015 09:23
Nationalgeographic
Pariwisata Bandung belum optimal
BANDUNG kerap menjadi incaran turis untuk berlibur, Bandung pun masih dinilai tak serius dalam menangani kenyamanan destinasi wisatanya.
 
Ketidak seriusan Bandung masih terlihat di kasus Sherina Munaf yang menjadi tindak kriminalitas saat bersama sang Bunda di jalan Cihampelas, Bandung.
 
Anggota Komisi B DPRD Bandung, Aan Andi Purnama‎, mengungkapkan, pengelelolaan pariwisata di Kota Bandung masih kurang optimal. Hal tersebut terbukti dengan masih adanya aksi kriminal yang membuat wisatawan was-was untuk kembali.
 
Menurutnya Pemkot Bandung melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) belum mengoprimalkan Komunitas Penggerak Pariwisata (Kompepar) yang berada di setiap kecamatan.
 

"Di setiap kecamatan itu ada Kompepar, kenapa mereka tidak diberdayakan. Sehingga tugas petugas keamanan bisa terbantu dengan adanya mereka yang asli daerah tempat wisata itu berada," tutur Aan kepada Okezone.

Politisi Partai Demokrat itu menganggap jika diberdayakan secara optimal, Kompepar ‎dianggap akan memberikan rasa aman dan nyaman di setiap destinasi wisata.

Selain itu Kompepar juga diharapkan bisa lebih membantu promosi wisata di daerah masing-masing.

Lebih lanjut Aan mengatakan, selain itu keberadaan Satpol PP dan Polisi di tempat wisata juga dirasa sangat penting. Terutama untuk memberikan rasa aman kepada wisatawan, dan membantu dari segi informasi dini.

"Keberadaan polisi wisata misalnya, mereka sangat membantu jika terjadi aksi seperti kriminal. Masyarakat bisa langsung melapor, dan polisi wisata langsung menanganinya. Selain itu mereka juga buisa bertindak sebagai sumber informasi wisatawan," katanya.

Pihaknya berharap kedepan keamanan dan kenyamanan di setiap lokasi wisata bisa terus dioptimalkan. Pasalnya hal tersebut bisa memicu agar wisatawan tidak kecewa dan bisa kembali membawa orang lain untuk berwisata di Kota Bandung.

(okezone.com)
Traveler
Berita Terkait
  • Jumat, 12 Jun 2026 19:53

    Petinggi Vendor Motor Listrik BGN jadi Tersangka Baru Kasus Korupsi MBG

    Jakarta - Kejaksaan Agung menetapkan tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Yakni Komisaris PT Yasa Artha Trimanunggal (YAT), Andri Mulyono (AM).Pene

  • Jumat, 12 Jun 2026 19:46

    PPDB Meresahkan Orang Tua, Sumardany: Banyak Anak Gagal Masuk Sekolah Bukan karena Nilai, Tapi Salah Jalur

    PEKANBARU â€" Setiap tahun ajaran baru tiba, satu persoalan yang hampir selalu muncul adalah kepanikan orang tua saat mendaftarkan anaknya ke sekolah negeri. Tahun ini pun tak berbeda. Bahkan, sebelum

  • Jumat, 12 Jun 2026 19:30

    Residivis Narkoba Kembali Diciduk, 21 Paket Sabu Disita

    BENGKALIS â€" Baru beberapa waktu menghirup udara bebas, seorang residivis kasus narkotika kembali ditangkap Tim Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Bengkalis. Pelaku berinisial MR (22) diam

  • Jumat, 12 Jun 2026 17:09

    Pemkab Bengkalis Siap Luncurkan Aplikasi SKM Online

    Bengkalis-pemerintah Kabupaten Bengkalis siap mengimplementasikan aplikasi Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Online mulai 1 Juni 2026. https://s.id/SKMOnline_DiskominfotikAplikasi nasional yang dibangu

  • Jumat, 12 Jun 2026 15:04

    Demo Mahasiswa, Polisi Ingatkan Waspadai Provokasi

    Jakarta - Polisi mengingatkan mahasiswa yang akan menggelar aksi demo hari ini, Jumat (12/6/2026) agar mewaspadai pihak-pihak yang mencoba menunggangi demonstrasi. Mahasiswa diminta tetap fokus menyam

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.