Sabtu, 13 Jun 2026
  • Home
  • Traveler
  • Pelestarian Hutan Mangrove untuk Lingkungan dan Tingkatkan Potensi Wisata Alam

Travel

Pelestarian Hutan Mangrove untuk Lingkungan dan Tingkatkan Potensi Wisata Alam

Sabtu, 25 Mei 2019 08:36
Pelestarian hutan mangrove untuk lingkungan dan wisata (Foto: Pesona.Travel)

RESTORASI hutan mangrove harus dilakukan demi menjaga lingkungan dan alam. Ekosistemnya harus terjaga dengan baik supaya hutan mangrove sendiri ada fungsinya. 

Ekosistem hutan mangrove di kawasan pesisir menjadi hal penting harus harus dikembangkan. Selain dapat menjadi destinasi wisata alam yang menarik. 

Di samping itu, akar mangrove yang rapat dan lingkungan vegetasi di sekitarnya berperan penting. Biasanya untuk menyaring air dari kotoran dan polutan lainnya untuk menghasilkan air bersih.   

Dengan luas yang hampir setara dengan hutan tropis, hutan mangrove juga mampu menyimpan karbon 3-5 kali lebih banyak. Sebagai gambaran, hutan mangrove seluas satu hektar mampu menyerap 1.000 ton karbon per hektar. Itu sebabnya, menyelamatkan hutan mangrove menjadi krusial dalam memerangi perubahan iklim. 

Sayangnya, menurut Ketua Yayasan Konservasi Alam Nusantara Rizal Algamar, kondisi hutan mangrove di Indonesia saat ini kritis. Dalam tiga dekade terakhir, lebih dari 50% hutan mangrove di Indonesia hilang. 

Bahkan sebagian besar akibat konversi lahan untuk budidaya perikanan dan pembangunan. Hal ini juga menjadikan Indonesia sebagai negara dengan tingkat kerusakan hutan mangrove tercepat di dunia.

"Kami mengingatkan pentingnya mangrove untuk kehidupan masyarakat terutama yang tinggal di daerah pesisir. Namun, untuk melestarikan dan menjaga keberlangsungan tanaman mangrove," ucap Rizal lewat keterangannya, Jumat (24/5/2019). 

Dia menjelaskan, Data KLHK tahun 2019 menyebutkan,Indonesia sebelumnya dikenal sebagai negara dengan lahan mangrove terbesar di dunia yang memiliki hutan mangrove seluas 3,556 juta hektar. Saat ini menjadi 33,55% atau 1,193 juta lahan mangrove di Indoensia dalam kondisi kritis. 

Traveler
Berita Terkait
  • Jumat, 12 Jun 2026 19:53

    Petinggi Vendor Motor Listrik BGN jadi Tersangka Baru Kasus Korupsi MBG

    Jakarta - Kejaksaan Agung menetapkan tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Yakni Komisaris PT Yasa Artha Trimanunggal (YAT), Andri Mulyono (AM).Pene

  • Jumat, 12 Jun 2026 19:46

    PPDB Meresahkan Orang Tua, Sumardany: Banyak Anak Gagal Masuk Sekolah Bukan karena Nilai, Tapi Salah Jalur

    PEKANBARU â€" Setiap tahun ajaran baru tiba, satu persoalan yang hampir selalu muncul adalah kepanikan orang tua saat mendaftarkan anaknya ke sekolah negeri. Tahun ini pun tak berbeda. Bahkan, sebelum

  • Jumat, 12 Jun 2026 19:30

    Residivis Narkoba Kembali Diciduk, 21 Paket Sabu Disita

    BENGKALIS â€" Baru beberapa waktu menghirup udara bebas, seorang residivis kasus narkotika kembali ditangkap Tim Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Bengkalis. Pelaku berinisial MR (22) diam

  • Jumat, 12 Jun 2026 17:09

    Pemkab Bengkalis Siap Luncurkan Aplikasi SKM Online

    Bengkalis-pemerintah Kabupaten Bengkalis siap mengimplementasikan aplikasi Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Online mulai 1 Juni 2026. https://s.id/SKMOnline_DiskominfotikAplikasi nasional yang dibangu

  • Jumat, 12 Jun 2026 15:04

    Demo Mahasiswa, Polisi Ingatkan Waspadai Provokasi

    Jakarta - Polisi mengingatkan mahasiswa yang akan menggelar aksi demo hari ini, Jumat (12/6/2026) agar mewaspadai pihak-pihak yang mencoba menunggangi demonstrasi. Mahasiswa diminta tetap fokus menyam

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.