Pesona Ngarai Valla dan Horma, Wisata Alam yang Tetap Populer Meski Pandemi
Admin
Sabtu, 31 Jul 2021 09:22
DIKENAL dengan keajaiban alamnya yang luar biasa, Turki memiliki puluhan ngarai atau canyon indah yang menarik jutaan turis lokal dan asing setiap tahun. Di antaranya adalah ngarai Valla dan Hotma.
Terletak di distrik Pınarbaşı di provinsi Kastamonu utara Turki, ngarai Valla dan Horma menarik perhatian besar warga selama liburan Qurban Bayram atau Idul Adha 1442 Hijriah.
Ngarai ini juga terdaftar di antara ngarai yang paling sulit untuk dilewati, tetapi menawarkan pengunjungnya kesempatan untuk menyaksikan keindahan alam dengan teras observasinya.
Namun, ada satu detail harus Anda ketahui. Setelah Anda memasuki ngarai, tidak ada jalan kembali. Secara harfiah.
Melansir dari Daily Sabah, Sabtu (30/7/2021), panjang ngarai Valla sekitar 12 kilometer (7,46 mil) dan pintu masuknya terletak di desa Muratba.
Jika Anda memasuki ngarai, Anda harus berjalan 12 kilometer sampai pintu keluar di desa Hamitli di Lembah Lo di distrik Cide karena hanya ada rute satu arah.
Ngarai Horma, yang dibentuk oleh Aliran Zarı berabad-abad yang lalu, akhirnya dapat diakses oleh wisatawan dengan platform kayu sepanjang 3 kilometer yang dipasang di bebatuan dengan paku. Saat Anda berjalan melalui platform kayu, Anda dapat menikmati semua keindahan ngarai.
Di ujung jalan, ada kolam alami, yang juga diapresiasi oleh mereka yang mengunjungi kawasan ini.
Jumlah pengunjung ke ngarai terus meningkat, berkat investasi yang dilakukan baru-baru ini untuk menghadirkan keindahan alam.
Walikota Pınarba enol Yaşar mengatakan kepada Anadolu Agency (AA) bahwa mereka adalah distrik yang menonjol dengan keindahan alamnya. Meski pandemi COVID-19, ngarai Valla da Horma tetap menarik perhatian wisatawan.
Menyatakan bahwa distrik itu adalah "hadiah Turki bagi dunia".
"Kami sekarang menunjukkan bahwa Pınarba adalah merek dalam wisata alam. Valla Canyon adalah ngarai yang kami sebut 'surga liar.' Ngarai Horma, yang tidak memiliki contoh di tempat lain di Turki, memiliki jalur pendakian sepanjang 3 kilometer. Ada juga spesies tanaman endemik di ngarai itu,” kata Yaşar.