Pulau Terindah di Anambas Sudah Dijual?
Jumat, 02 Okt 2015 16:18
Keanekaragaman biota laut dan pulau-pulau disana selalu menimbulkan decak kagum.
Namun demikian, tersebar isu di masyarakat beberapa pulau-pulau tersebut sudah beralih alias diperjualbelikan.
Satu diantaranya Pulau Bawah yang ada di Kecamatan Siantan.
Salah satu tokoh masyarakat Anambas, Aswar Kasim, mempertanyakan status pulau yang terkenal akan keeksotisannya serta dalam proses pembangunan resort oleh investor di bidang pariwisata ini.
"Kami hanya ingin tahu saja soal status pulau itu. Karena, kabar beredar banyak pulau yang diperjualbelikan di Anambas ini. Tidak hanya dengan status pulaunya, namun juga status bangunannya," ujarnya Jumat (2/10/2015) pagi.
Kejelasan soal status Pulau Bawah ini, menurutnya penting agar tidak menjadi masalah dikemudikan hari.
Pihaknya pun, menyambut baik serta mengapresiasi hadirnya investor di Anambas, yang diharapkan dapat membawa dampak pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga terbukanya lapangan kerja.
"Investor masuk tentu kami apresiasi. Namun, jangan sampai hal ini menjadi masalah dikemudian hari," katanya.
Paling tidak, lanjut dia, jangan sampai hal ini merugikan masyarakat, karena ada kabar nelayan yang melaut tidak diperbolehkan mendekat di sekitar kawasan itu.
Padahal, di kawasan sekitar Pulau Bawah itu diketahui merupakan titik berkumpulnya ikan.
"Kalau hal itu benar, tentunya kan harus ada kompensasi terhadap masyarakat yang menggantungkan hidupnya dari hasil laut ini, " ungkapnya.
Sementara itu, Sadikin Kepala Badan Pertanahanan Nasional (BPN) Kabupaten Kepulauan Anambas yang dikonfirmasi tidak menampik pulau itu dijual oleh pemiliknya.
Hanya saja, pihaknya membantah bila pulau tersebut dijual oleh pihak asing.
"Bukan menjual ke orang asing. Dalam hal ini pemiliknya menjual kepada Badan hukum yakni PT. Pulau Bawah, walaupun pengelolaannya oleh orang asing. Dalam hal ini, perusahaan yang dimaksud berbadan hukum yang disahkan oleh Kemenkumham," ungkapnya saat menghubungi Tribun.
Proses jual beli, diakuinya dilakukan sekitar tahun 2009/2010 yang saat ini terus dibangun resort untuk kawasan pariwisata.
Kejelasan soal status pulau Bawah ini, diakuinya sudah beberapa kali ditanyakan oleh sejumlah masyarakat Anambas.
"Memang ada beberapa masyarakat yang menanyakan hal ini kepada kami. Ya, kami jelaskan," terangnya.
(tribunnews.com)
Petinggi Vendor Motor Listrik BGN jadi Tersangka Baru Kasus Korupsi MBG
Jakarta - Kejaksaan Agung menetapkan tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Yakni Komisaris PT Yasa Artha Trimanunggal (YAT), Andri Mulyono (AM).Pene
PPDB Meresahkan Orang Tua, Sumardany: Banyak Anak Gagal Masuk Sekolah Bukan karena Nilai, Tapi Salah Jalur
PEKANBARU â€" Setiap tahun ajaran baru tiba, satu persoalan yang hampir selalu muncul adalah kepanikan orang tua saat mendaftarkan anaknya ke sekolah negeri. Tahun ini pun tak berbeda. Bahkan, sebelum
Residivis Narkoba Kembali Diciduk, 21 Paket Sabu Disita
BENGKALIS â€" Baru beberapa waktu menghirup udara bebas, seorang residivis kasus narkotika kembali ditangkap Tim Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Bengkalis. Pelaku berinisial MR (22) diam
Pemkab Bengkalis Siap Luncurkan Aplikasi SKM Online
Bengkalis-pemerintah Kabupaten Bengkalis siap mengimplementasikan aplikasi Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Online mulai 1 Juni 2026. https://s.id/SKMOnline_DiskominfotikAplikasi nasional yang dibangu
Demo Mahasiswa, Polisi Ingatkan Waspadai Provokasi
Jakarta - Polisi mengingatkan mahasiswa yang akan menggelar aksi demo hari ini, Jumat (12/6/2026) agar mewaspadai pihak-pihak yang mencoba menunggangi demonstrasi. Mahasiswa diminta tetap fokus menyam