Punya Segudang Destinasi Ciamik, Aceh Selatan Krisis Dana Kembangkan Pariwisata
Admin
Rabu, 11 Agu 2021 15:48
PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Aceh Selatan melalui Dinas Pariwisata mengeluhkan kurangnya anggaran untuk pengembangan sektor pariwisata.
"Kalau ingin mengembangkan, semua ingin dikembangkan. Namun, kami tidak bisa berbicara, anggaran tidak ada sama sekali," keluh Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Aceh Selatan, Safril.
Pihaknya lanjut Safril, juga sudah banyak membuat serta mengusulkan program pengembangan pariwisata agar mendapatkan anggaran memadai.
Namun, tidak satu pun usulan program yang diterima, sehingga pengembangan dilakukan dengan anggaran tersedia.
"Selama ini, untuk promosi pariwisata saja, kami lakukan secara swadaya karena keterbatasan anggaran. Kami terus berupaya ke depannya ada anggaran memadai, sehingga pariwisata Aceh Selatan bisa bersaing dengan daerah lainnya di Provinsi Aceh," tuturnya.
(Foto: Instagram/@albar_rusman)
Sekadar informasi, Aceh Selatan memiliki potensi pariwisata yang luar biasa. Buktinya, empat kategori pariwisata Aceh Selatan masuk nominasi Anugerah Pesonal Indonesia (API) dalam rentang waktu dua tahun terakhir.
Dari empat kategori pariwisata yang masuk nominasi API, dua di antaranya meraih juara pada 2020 yakni cenderamata rencong batu dan wisata air surfing di Kecamatan Samadua.
Sedangkan dua lagi, masuk nominasi API 2021, yakni destinasi dataran tinggi Sigantang Sira yang berada di Gunung Kapur, Kecamatan Trumon, serta Anjungan Tapaktuan Tapa di Bukit Gunung Lampu, Kecamatan Tapaktuan.
Cenderamata rencong baru berhasil meraih juara pertama API 2020. Sedangkan wisata air surfing di Kecamatan Samadua meraih juara ketiga di ajang tersebut.
"Kami juga mengajak masyarakat memberikan dukungan untuk dua nominasi API asal Aceh Selatan, yakni Sigantang Sira dan Anjungan Tapaktuan Tapa agar meraih juara," kata Safril.