Senin, 15 Jun 2026
  • Home
  • Traveler
  • Pura Mangkunegaran, Istana Megah Bergaya Jawa-Eropa di Tengah Kota Solo

Pura Mangkunegaran, Istana Megah Bergaya Jawa-Eropa di Tengah Kota Solo

Admin
Jumat, 13 Agu 2021 09:42
okezone.com

KABAR duka datang dari Pura Mangkunegaran, Solo, Jawa Tengah. Ya, penguasa Pura Mangkunegaran, Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Aryo (KGPAA) Mangkunegara IX atau lebih dikenal dengan Mangkoenagoro IX meninggal dunia pada Jumat (13/8/2021) dini hari tadi.

Almarhum merupakan anak laki-laki kedua dari Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya Mangkoenagoro VIII dan Raden Ajeng Sunituti atau Gusti Kanjeng Putri Mangkoenagoro VIII yang lahir pada 18 Agustus 1951.

Melansir dari website Dinas Pariwisata Surakarta, Pura Mangkunegaran dibangun pada tahun 1757 melalui perjalanan sejarah panjang. Pasca-kematian Amangkurat IV dari Kerajaan Mataram, kerajaan ini selalu diintervensi oleh pemerintah kolonial Belanda dan berhasil menempatkan Adipati Anom (PB II) sebagai pewaris kerajaan.

Padahal, Pangeran Arya Mangkunegaran adalah pewaris sah tetapi menentang Belanda sehingga memunculkan perang saudara di kalangan internal.

Raja Mangkunegara IX

(Foto: Instagram/@puromangkunegaran)

Raden Mas Said, anak Arya Mangkunegaran tak tinggal diam dan memutuskan melawan Belanda hingga akhirnya melalui perjanjian Giyanti, Raden Mas Said mendapat bagian wilayah Surakarta bagian utara dan berkedudukan di Pura Mangkunegaran dengan gelar Mangkunegaran I.

Banyak hal menarik yang bisa dijumpai manakala Anda mengunjungi Pura Mangkunegaran ini tentunya dengan didampingi oleh seorang tour guide. Saat memasuki area Pura Mangkunegaran, Anda akan melihat hamparan halaman luas di sana.

Bangunan bergaya arsitektur Eropa bertuliskan Kavalerie-Artillerie yang menjadi tempat pasukan berkuda Mangkunegaran juga bisa disaksikan. Mata pengunjung juga akan dimanjakan oleh arsitektur pendopo bergaya perpaduan Jawa-Eropa.

Pendopo biasa digunakan untuk pertunjukkan tari dan wayang yang lazimnya diiringi satu set gamelan bernama Kyai Kanyut Mesem.

Usai melewati pendopo, wisatawan akan dipandu menuju Pringgitan, tempat di mana keluarga kerajaan tinggal dan Rekso Pustoko, tempat koleksi benda-benda kerajaan seperti koleksi topeng, kereta dan berbagai koleksi lainnya.

Jika berkunjung ke Solo, jangan lupa menyempatkan diri untuk singgah ke Pura Mangkunegaran. Di sana Anda juga bisa menikmati hidangan khas Keraton Mangkunegaran seperti garang asem bumbung, sambel goreng bledak, pecel pitik, lodoh pindang dan puding tape sebagai makanan penutup.

Sumber: okezone.com

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.