Travel
Restorasi Hutan Mangrove untuk Kembangkan Potensi Wisata Alam
Jumat, 03 Mei 2019 10:08
MANGROVE merupakan salah satu daya tarik di bidang pariwisata Indonesia. Bahkan tak sedikit hutan mangrove di Indonesia dijadikan objek wisata cantik, yang kerap dikunjungi wisatawan.
Hutan mangrove juga tidak hanya menjadi tumbuhan yang dapat mengurangi abrasi karena arus dan ombak laut, tetapi juga menjadi rumah dari jutaan burung yang bermigrasi, malahan ada lebih dari 75% spesies ikan tropis yang hidup di perairan laut.
Dengan potensi ini, tak ayal wisata mangrove bisa jadi spot wisata alam edukatif sekaligus menarik untuk dikunjungi. Untuk merestorasi dan memelihara mangrove yang ada di Indonesia, maka Yayasan Konservasi Alam Nusantara mengembangkan program bernama Mangrove Ecosystem Restoration Alliance (MERA).
MERA merupakan wadah bagi para pemangku kepentingan seperti akademisi, masyarakat, LSM dan swasta yang berharap dapat membantu pemerintah pusat dan daerah dalam pengelolaan mangrove secara terintegrasi.
Salah satunya menggandeng Ataya Travel Solution untuk
melaksanakan program MERA. CEO & Founder Ataya Travel Solution Miko
Pudji Utomo mengatakan, pihaknya sangat peduli lingkungan, terutama
terhadap keberadaan hutan mangrove di Indonesia. Kali ini konservasi
tersebut dilakukan di kawasan Muara Angke, Jakarta Utara.
"Kami merasa upaya merestorasi dan melestarikan alam tidak seharusnya dibatasi dengan jenis usaha yang dilakukan oleh pelakunya," ungkap Miko Pudji Utomo, lewat keterangan persnya, Kamis (2/5/2019).
Miko menyebutkan, misi konservasi alam tidak sebatas tugas untuk organisasi atau yayasan lingkungan. Dibutuhkan usaha dan komitmen untuk membangun kembali dan merawat alam.
"Khususnya di Jakarta yang merupakan pusat ekonomi, menjaga hutan mangrove amat diperlukan. Pastinya agar terhindar dari potensi bencana alam, yang dapat menganggu aktivitas perekonomian," tambahnya.
Ketua Dewan Pengurus YKAN Rizal Algamar berharap, agar para pelaku usaha lainnya untuk lebih peduli terhadap lingkungan di sekitar. Apalagi di sekitaran pesisir yang punya banyak risiko abrasi dan masalah lainnya.
"Mereka juga dekaligus turut serta menjaga hutan mangrove di Indonesia," kata Rizal.
Sekedar tahu, pembentukan aliansi seperti MERA didukung oleh banyak pihak yang berharap terwujudnya pengelolaan mangrove yang berkelanjutan. Saat ini luas wilayah hutan mangrove yang dijangkau oleh program MERA adalah 730 Ha.
Sumber: okezone.com
Petinggi Vendor Motor Listrik BGN jadi Tersangka Baru Kasus Korupsi MBG
Jakarta - Kejaksaan Agung menetapkan tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Yakni Komisaris PT Yasa Artha Trimanunggal (YAT), Andri Mulyono (AM).Pene
PPDB Meresahkan Orang Tua, Sumardany: Banyak Anak Gagal Masuk Sekolah Bukan karena Nilai, Tapi Salah Jalur
PEKANBARU â€" Setiap tahun ajaran baru tiba, satu persoalan yang hampir selalu muncul adalah kepanikan orang tua saat mendaftarkan anaknya ke sekolah negeri. Tahun ini pun tak berbeda. Bahkan, sebelum
Residivis Narkoba Kembali Diciduk, 21 Paket Sabu Disita
BENGKALIS â€" Baru beberapa waktu menghirup udara bebas, seorang residivis kasus narkotika kembali ditangkap Tim Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Bengkalis. Pelaku berinisial MR (22) diam
Pemkab Bengkalis Siap Luncurkan Aplikasi SKM Online
Bengkalis-pemerintah Kabupaten Bengkalis siap mengimplementasikan aplikasi Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Online mulai 1 Juni 2026. https://s.id/SKMOnline_DiskominfotikAplikasi nasional yang dibangu
Demo Mahasiswa, Polisi Ingatkan Waspadai Provokasi
Jakarta - Polisi mengingatkan mahasiswa yang akan menggelar aksi demo hari ini, Jumat (12/6/2026) agar mewaspadai pihak-pihak yang mencoba menunggangi demonstrasi. Mahasiswa diminta tetap fokus menyam