Travel
Satu Manajemen dengan Garuda, Sriwijaya Ikut Imbau Larangan Foto
Kamis, 18 Jul 2019 14:45
BEBERAPA waktu lalu, maskapai Garuda Indonesia sempat mengeluarkan larangan untuk mengambil foto ataupun video di dalam pesawat. Aturan yang ditarik dalam beberapa jam setelah diluncurkan itu, tidak lain karena adanya review youtuber bernama Rius Vernandes.
Singkat cerita Rius yang hobi mereview fasilitas pesawat melalui konten Youtube-nya tanpa sengaja melihat sebuah hal yang janggal dalam perjalanan menggunakan Garuda.
Sebenarnya hal tersebut sangat sepele, lantaran salah satu pramugari menawarkan menu makanan di kelas bisnis dengan selembar kertas yang ditulis tangan. Kejadian itu terekam kamera video dan diunggah ke channel Youtube pribadinya.
Merasa dirugikan, pihak maskapai langsung melaporkan Rius beserta tunangannya dengan tuduhan pencemaran nama baik. Dan buntut dari kasus tersebut adalah himbauan bagi siapapun untuk mengambil video dan foto dari dalam kabin pesawat.
Setelah Garuda Indonesia, Sriwijaya Air yang tergabung dalam manajemen yang sama, turut mendeklarasikan peraturan dalam kabin pesawatnya. Hal ini dilakukan demi memberikan pengalaman penerbangan yang menyenangkan kepada seluruh pelanggannya.
Direktur Operasional Sriwijaya Air, Capt Fadjar Semiarto mengatakan bahwa dia mengedepankan aspek safety & security, serta fokus terhadap permintaan para pelanggan maupun crew pesawat dalam hal menjaga privasi.
Alhasil dia mengimbau kepada seluruh pelanggannya untuk ikut menjaga aktivitas dan kegiatannya selama di dalam kabin pesawat. Salah satu contohnya dengan tidak mengambil gambar (foto dan video) yang dapat mengganggu kenyamanan pelanggan lainnya.
"Kami memahami betul saat ini adalah era milenial yang notabene tak lepas dari beberapa kegiatan dokumentasi baik foto maupun video," terang Capt Fadjar dalam keterangan tertulisnya.
Satu manajemen dengan Garuda Indonesia, Sriwijaya Air pun ikut melarang berfoto di dalam kabin.
"Namun, karena ada beberapa masukan terkait menjaga dan menghargai hak-hak privasi, saat ini kami menghimbau kepada seluruh pelanggan untuk tidak mengambil gambar atau video secara sembarang saat dalam proses penerbangan," jelas dia.
Lebih lanjut, Capt Fadjar memastikan keputusan ini diambil bukan untuk merugikan pihak manapun. Dia menilai, aturan ini sifatnya imbauan yang semata-mata diambil untuk menciptakan rasa aman dan nyaman dalam setiap penerbangan.
"Saya pastikan ini hanyalah himbauan bukan larangan. Pelanggan tetap dapat melakukan pengambilan gambar untuk kepentingan pribadi misalnya melakukan selfie selama tidak mengganggu kenyamanan atau merugikan pelanggan lainnya dalam penerbangan," tuntasnya.
Sumber: okezone.com
Petinggi Vendor Motor Listrik BGN jadi Tersangka Baru Kasus Korupsi MBG
Jakarta - Kejaksaan Agung menetapkan tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Yakni Komisaris PT Yasa Artha Trimanunggal (YAT), Andri Mulyono (AM).Pene
PPDB Meresahkan Orang Tua, Sumardany: Banyak Anak Gagal Masuk Sekolah Bukan karena Nilai, Tapi Salah Jalur
PEKANBARU â€" Setiap tahun ajaran baru tiba, satu persoalan yang hampir selalu muncul adalah kepanikan orang tua saat mendaftarkan anaknya ke sekolah negeri. Tahun ini pun tak berbeda. Bahkan, sebelum
Residivis Narkoba Kembali Diciduk, 21 Paket Sabu Disita
BENGKALIS â€" Baru beberapa waktu menghirup udara bebas, seorang residivis kasus narkotika kembali ditangkap Tim Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Bengkalis. Pelaku berinisial MR (22) diam
Pemkab Bengkalis Siap Luncurkan Aplikasi SKM Online
Bengkalis-pemerintah Kabupaten Bengkalis siap mengimplementasikan aplikasi Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Online mulai 1 Juni 2026. https://s.id/SKMOnline_DiskominfotikAplikasi nasional yang dibangu
Demo Mahasiswa, Polisi Ingatkan Waspadai Provokasi
Jakarta - Polisi mengingatkan mahasiswa yang akan menggelar aksi demo hari ini, Jumat (12/6/2026) agar mewaspadai pihak-pihak yang mencoba menunggangi demonstrasi. Mahasiswa diminta tetap fokus menyam