Travel
Tabanan Harmoni Festival Wujudkan Keharmonisan dalam Perbedaan
Sabtu, 27 Apr 2019 15:54
BANGSA Indonesia terdiri dari suku, agama, ras, dan etnis beragam yang hidup berdampingan sejak lama.
Semboyan Bhineka Tunggal Ika yang memiliki arti berbeda-beda tetap satu sudah seharusnya menjadi pegangan seluruh masyarakat Tanah Air untuk hidup berdampingan dengan rukun. Oleh karenanya, tindakan untuk mengedepankan kepentingan kelompok sendiri harus dihindari.
Pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan di tengah perbedaan dirasakan betul oleh Bupati Tabanan, Bali, Ni Putu Eka Wiryastuti. Menurutnya, keragaman dan perbedaan merupakan warna dari Indonesia. Ibarat kata perbedaan adalah perpaduan warna yang indah ketika dipandang. Bayangkan jika hanya ada satu warna, maka tidak menutup kemungkinan terasa monoton.
Perempuan yang akrab disapa Eka itu mengatakan, perbedaan merupakan kekuatan bangsa Indonesia dan aset yang berharga. Aset itulah yang kemudian harus dijaga sebagai sumber kekayaan. Salah satu caranya berbakti kepada bangsa dan negara dengan tetap menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Berdasarkan pandangan tersebut, Bupati Eka menyelenggarakan 'Tabanan Harmoni Festival' untuk menunjukkan adanya keharmonisan dalam perbedaan. "Acara ini diadakan untuk merayakan dan mengingatkan kita sebagai bangsa Indonesia tentang arti keharmonisan. Di acara ini kami mengumpulkan semua agama, etnis, dan suku yang ada di Tabanan untuk berada di satu panggung guna menyatakan Indonesia itu satu, mempunyai ideologi Pancasila yang harus dijaga," tuturnya kepada Okezone.
Festival tersebut diselenggarakan pada Jumat-Sabtu, 26-27 April 2019 bertempat di Garuda Wisnu Serasi. Rangkaian acara terdiri dari tari-tarian, seni musik, hingga pertunjukkan dari keenam agama yang ada yaitu Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu.
Banyak tokoh penting yang hadir di acara tersebut seperti Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, Gubernur Bali I Wayan Koster, sejumlah kepala daerah, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi dan Tabanan, Forum Koordinasi Umat Beragama seluruh Bali, Badan Pembina Ideologi Pancasila, hingga para tokoh dan pemuka agama.
"Tabanan saja bisa, kenapa daerah lain enggak bisa. Acara ini juga sebagai bentuk rasa syukur karena kita merupakan bangsa yang besar, memilki aset besar, budaya banyak. Untuk mempertahankannya tentu kuncinya kerukunan, dengan rukun kita bisa kuat dan akan menang," terang Bupati Eka.
Tujuan lain dari festival tersebut adalah menyampaikan kampanye damai setelah diadakan pesta demokrasi pada 17 April lalu. Masyarakat diharapkan kembali menjalin silaturahmi dan rasa persaudaraan. "Bangsa kita ini adalah bangsa yang besar dengan banyak keanekaragaman, hal itulah yang membuat kita kuat dan sekali lagi merupakan aset bangsa yang harus dijaga," ujarnya.
Petinggi Vendor Motor Listrik BGN jadi Tersangka Baru Kasus Korupsi MBG
Jakarta - Kejaksaan Agung menetapkan tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Yakni Komisaris PT Yasa Artha Trimanunggal (YAT), Andri Mulyono (AM).Pene
PPDB Meresahkan Orang Tua, Sumardany: Banyak Anak Gagal Masuk Sekolah Bukan karena Nilai, Tapi Salah Jalur
PEKANBARU â€" Setiap tahun ajaran baru tiba, satu persoalan yang hampir selalu muncul adalah kepanikan orang tua saat mendaftarkan anaknya ke sekolah negeri. Tahun ini pun tak berbeda. Bahkan, sebelum
Residivis Narkoba Kembali Diciduk, 21 Paket Sabu Disita
BENGKALIS â€" Baru beberapa waktu menghirup udara bebas, seorang residivis kasus narkotika kembali ditangkap Tim Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Bengkalis. Pelaku berinisial MR (22) diam
Pemkab Bengkalis Siap Luncurkan Aplikasi SKM Online
Bengkalis-pemerintah Kabupaten Bengkalis siap mengimplementasikan aplikasi Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Online mulai 1 Juni 2026. https://s.id/SKMOnline_DiskominfotikAplikasi nasional yang dibangu
Demo Mahasiswa, Polisi Ingatkan Waspadai Provokasi
Jakarta - Polisi mengingatkan mahasiswa yang akan menggelar aksi demo hari ini, Jumat (12/6/2026) agar mewaspadai pihak-pihak yang mencoba menunggangi demonstrasi. Mahasiswa diminta tetap fokus menyam