Travel
Uniknya Bentuk Balon Udara di Taiwan International Balloon Festival
Sabtu, 06 Jul 2019 11:21
Balon udara adalah salah satu atraksi wisata yang digemari banyak orang. Tak jarang wisatawan rela mengunjungi negara tertentu untuk melihat langsung balon udara atau bahkan mencoba naik di dalamnya.
Ada beberapa negara yang sering dijadikan tujuan untuk wisata balon udara. Sebut saja Cappadocia di Turki, Yarra Valley di Australia, Luxor di Mesir dan masih banyak lagi.
Sejumlah negara juga ada yang rutin menggelar festival balon udara guna menggaet wisatawan, salah satunya adalah Taiwan. Sejak tahun 2011, di sana digelar Taiwan International Balloon Festival. Tahun ini festival tersebut diadakan selama 45 hari mulai dari 29 Juni hingga 12 Agustus 2019.
Berlokasi di Taitung County, gelaran festival tahun ini memiliki beberapa keistimewaan lantaran ada sembilan acara yang bisa dinikmati pengunjung. Di antaranya adalah pertunjukan balon udara terbang, menambatkan dan meniupkan balon udara, naik ke dalam balon, konser musik cahaya malam, perayaan pernikahan balon udara, dan kemah musim panas. Selain itu, keistimewaan juga ada pada balon udara yang dipamerkan.
"Tahun ini paling banyak balon udara yang bentuknya aneh-aneh, jumlahnya mencapai 40 buah," terang Katrina Chien selaku perwakilan pihak penyelenggara saat ditemui Okezone, Kamis (4/7/2019). Bentuk-bentuk balon udara yang tak biasa itu antara lain lebah, tokoh kartun Spongebob, burung, dan masih banyak lagi.
Para pengunjung yang datang ke festival dapat dipastikan terpesona dengan bentuk balon udara itu. Selain melihat keindahan balon udara yang dipamerkan, pengunjung juga bisa mencoba untuk masuk ke dalam balon udara yang dinaikkan hingga ke ketinggian tertentu.
Bahkan pengunjung bisa ikut terbang selama satu jam dengan balon udara. Biaya untuk naik ke ketinggian tertentu adalah 500-700 NTD atau setara dengan Rp250ribu-Rp350 ribu untuk satu orang. Sedangkan untuk terbang biayanya cukup mahal yaitu 9000 NTD atau setara dengan Rp4,5 juta per orang.
"Kami buka dua sesi bila pengunjung ingin naik balon udara. Sesi pertama di pagi hari, mulai pukul 05.30 sampai 07.00. Lalu sesi kedua di sore hari, pukul 5 sore sampai 7 malam," terang Katrina.
Katrina menambahkan, dengan atraksi-atraksi yang ada harapannya pengunjung yang datang semakin banyak. "Tahun lalu yang datang jumlahnya kurang lebih mencapai 900 ribu orang. Tahun ini targetnya 1 juta pengunjung," ujarnya.
Sebagai informasi tambahan, gelaran Taiwan International Balloon
Festival juga dimaksudkan untuk mempromosikan Kota Taitung. Sebab kota
tersebut lokasinya bisa dikatakan cukup jauh yaitu paling timur Taiwan.
Namun pemandangan alam di sana sangatlah indah. Termasuk di lokasi
digelarnya festival balon udara yang dikelilingi pegunungan.
Sensasi naik di balon udara
Sementara itu, Okezone bersama rombongan Taiwan Familiaritazion Tour for Indonesian KOL & Media berkesempatan untuk merasakan sensasi naik balon udara di ketinggian tertentu. Dalam satu balon udara, jumlah orang yang bisa naik didalamnya berbeda-beda, bisa 2-4 orang ditambah 1 orang pemandu.
Walaupun balon udara naiknya tidak terlalu tinggi, pengunjung harus berhati-hati dan memerhatikan beberapa hal. Pertama, api di bagian atas kepala yang panasnya cukup terasa di wajah. Kedua, pengunjung disarankan untuk berpegangan demi keamanan.
Sebab angin kencang bisa kapan saja menerpa sehingga membuat balon udara bergoyang cukup kuat. Tapi tidak perlu khawatir karena masih dalam batas aman. Sebab jika tidak aman, balon udara tidak diizinkan naik.
Ada dua kondisi yang membuat balon udara tidak bisa naik. Pertama karena angin yang terlalu kencang. Kedua lantaran cuaca buruk alias hujan. Meskipun pengunjung sudah datang dan membayar, apabila kondisi tidak memungkinkan balon udara tidak akan naik.
Sumber: okezone.com
Petinggi Vendor Motor Listrik BGN jadi Tersangka Baru Kasus Korupsi MBG
Jakarta - Kejaksaan Agung menetapkan tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Yakni Komisaris PT Yasa Artha Trimanunggal (YAT), Andri Mulyono (AM).Pene
PPDB Meresahkan Orang Tua, Sumardany: Banyak Anak Gagal Masuk Sekolah Bukan karena Nilai, Tapi Salah Jalur
PEKANBARU â€" Setiap tahun ajaran baru tiba, satu persoalan yang hampir selalu muncul adalah kepanikan orang tua saat mendaftarkan anaknya ke sekolah negeri. Tahun ini pun tak berbeda. Bahkan, sebelum
Residivis Narkoba Kembali Diciduk, 21 Paket Sabu Disita
BENGKALIS â€" Baru beberapa waktu menghirup udara bebas, seorang residivis kasus narkotika kembali ditangkap Tim Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Bengkalis. Pelaku berinisial MR (22) diam
Pemkab Bengkalis Siap Luncurkan Aplikasi SKM Online
Bengkalis-pemerintah Kabupaten Bengkalis siap mengimplementasikan aplikasi Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Online mulai 1 Juni 2026. https://s.id/SKMOnline_DiskominfotikAplikasi nasional yang dibangu
Demo Mahasiswa, Polisi Ingatkan Waspadai Provokasi
Jakarta - Polisi mengingatkan mahasiswa yang akan menggelar aksi demo hari ini, Jumat (12/6/2026) agar mewaspadai pihak-pihak yang mencoba menunggangi demonstrasi. Mahasiswa diminta tetap fokus menyam