Sabtu, 13 Jun 2026
  • Home
  • Traveler
  • Usai dari Festival Crossborder Nunukan, Jangan Lupa Mampir di Krayan

Travel

Usai dari Festival Crossborder Nunukan, Jangan Lupa Mampir di Krayan

Sabtu, 20 Apr 2019 14:35

NUNUKAN - Pelaksanaan Festival Crossborder Nunukan sudah dekat. Event yang akan dilangsungkan di GOR Dwikora, Nunukan, akan dihelat pada 27-28 April 2019. Kalian yang ingin berkunjung, ada baiknya mampir ke Desa Adat Krayan dan dapatkan pengalaman baru di Bumi Kalimantan.

Asisten Deputi Pengembangan Pemasaran I Regional II Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Adella Raung mengatakan, Nunukan adalah destinasi yang menarik untuk dikunjungi. Apalagi wilayah Krayan yang masih memegang kuat adat istiadatnya.

"Di Krayan itu yang tinggal masyarakat adat, jadi kulturnya kelihatan sekali dan sangat menarik. Ini potensi yang bisa menarik wisatawan. Apalagi sebentar lagi akan dibangun Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di Krayan," ujarnya, Jumat (19/4/2019).

Kecamatan yang dihuni oleh sekitar 12 ribu jiwa tersebut didominasi masyarakat adat Dayak Lundayeh. Mereka masih memegang teguh dan menjalankan aturan adat. Berbagai upacara adat pun terus dilestarikan masyarakatnya, seperti upacara Irau Rayeh Lundayeh. Sebuah upacara atau pesta besar sebagai bentuk rasa syukur masyarakat Dayak Lundayeh.

Bukan itu saja wilayah ini pun masih dikelilingi hutan dan perbukitan yang masih perawan. Masyarakat adatnya masih sangat menjaga hubungan mereka dengan alam. Wisatawan yang datang bisa menikmati alam dengan menjelajah hutan atau mendaki gunung.

Uniknya di Krayan garam tidak dihasilkan dari laut, melainkan dari atas gunung. Garam ini diperoleh dari beberapa sumur yang airnya mengandung garam di Krayan. Krayan pun merupakan penghasil beras organik ternama. Beras dari Krayan sering disebut beras Adan Krayan.

Sistem bercocok tanam padi jenis beras adan Krayan sama sekali tidak menggunakan bahan kimia ataupun pestisida semuanya menggunakan bahan alam lokal seperti penggunaan pupuk berasal dari kotoran hewan kerbau.

Jenis beras Adan Krayan ini sudah sangat terkenal ke negara tetangga Malaysia dan Brunai. Hal ini disebabkan beras Adan memiliki cita rasa berbeda dengan beras biasa. Berasnya pun pulen juga sangat wangi. Bahkan beras Adan merupakan beras favorit Sultan Brunai, Sultan Hassanal Bolkiah.

"Potensinya sangat luar biasa. Makanya kami terus menggelar berbagai event di Nunukan. Sehingga potensi ini semakin terpancar ke luar. Sehingga nantinya pergerakan perekonomiannya semakin kencang ditopang sektor pariwisata," ucap Adella.

Sementara itu Kabid Pemasaran Area III Asdep Pengembangan Pemasaran I Regional II Kemenpar Sapto Haryono menuturkan, upaya peningkatan sektor pariwisata juga disokong dengan berbagai program lainnya. Dan semuanya melibatkan seluruh stakeholder yang ada. Seperti halnya upaya untuk meningkatkan kapasitas masyarakat. Misalnya dengan pemberian pelatihan pengelolaan homestay dan kursus bahasa asing. Selain itu juga mendorong daerah membuat sejumlah desa menjadi desa wisata.

Hal ini akan mendorong masing-masing desa untuk mengembangkan wisatanya, misalnya dengan penyediaan pakaian adat atau keikutsertaan dalam event-event budaya.

"Kita ada KUR pariwisata atau dana desa yang bisa digunakan untuk membangun desa wisata. Ini yang terus kita sosialisasikan ke daerah sehingga pariwisatanya makin berkembang," ujarnya.

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya pun terus mendukung penguatan sektor pariwisata di perbatasan. Sebab potensi wisata di perbatasan Indonesia sangat luar biasa.

"Silahkan buktikan sendiri. Makanya selesai menyaksikan Festival Crossborder Nunukan sempatkan diri mengunjungi berbagai destinasi yang ada. Sudah pasti akan terpukau," kata Menpar.


Sumber: okezone.com

Traveler
Berita Terkait
  • Jumat, 12 Jun 2026 19:53

    Petinggi Vendor Motor Listrik BGN jadi Tersangka Baru Kasus Korupsi MBG

    Jakarta - Kejaksaan Agung menetapkan tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Yakni Komisaris PT Yasa Artha Trimanunggal (YAT), Andri Mulyono (AM).Pene

  • Jumat, 12 Jun 2026 19:46

    PPDB Meresahkan Orang Tua, Sumardany: Banyak Anak Gagal Masuk Sekolah Bukan karena Nilai, Tapi Salah Jalur

    PEKANBARU â€" Setiap tahun ajaran baru tiba, satu persoalan yang hampir selalu muncul adalah kepanikan orang tua saat mendaftarkan anaknya ke sekolah negeri. Tahun ini pun tak berbeda. Bahkan, sebelum

  • Jumat, 12 Jun 2026 19:30

    Residivis Narkoba Kembali Diciduk, 21 Paket Sabu Disita

    BENGKALIS â€" Baru beberapa waktu menghirup udara bebas, seorang residivis kasus narkotika kembali ditangkap Tim Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Bengkalis. Pelaku berinisial MR (22) diam

  • Jumat, 12 Jun 2026 17:09

    Pemkab Bengkalis Siap Luncurkan Aplikasi SKM Online

    Bengkalis-pemerintah Kabupaten Bengkalis siap mengimplementasikan aplikasi Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Online mulai 1 Juni 2026. https://s.id/SKMOnline_DiskominfotikAplikasi nasional yang dibangu

  • Jumat, 12 Jun 2026 15:04

    Demo Mahasiswa, Polisi Ingatkan Waspadai Provokasi

    Jakarta - Polisi mengingatkan mahasiswa yang akan menggelar aksi demo hari ini, Jumat (12/6/2026) agar mewaspadai pihak-pihak yang mencoba menunggangi demonstrasi. Mahasiswa diminta tetap fokus menyam

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.