(Foto : Jonathan Surbakti)
Bandar bakau dumai tempat wisata dan pelastarian lingungan hidup, kaya fungsi dan manfaatnya.
Bandar bakau dumai tempat wisata dan pelastarian lingungan hidup, kaya fungsi dan manfaatnya. Ia tak hanya tempat wisata dan pelestarian mangrove juga pusat penelitian, dan belajar dari siswa sekolah, mahasiswa sampai para ilmuan.
Hutan mangrove ini juga sumber ekonomi bagi perempuan. Dari ekosiwsata di hutan mangrove ini, berbagai peluang ekonomi muncul seperti usaha makanan, sampai batik motif mangrove. Ia jadi pekerjaan sampingan bagi perempuan sekitar ekowisata mangrove pesisir Dumai ini.
Masa orde baru, hutan mangrove itu hampir gundul karena ditebang untuk keperluan domestik dan industri.
Bakau, satu jenis mangrove, lekat dengan sejarah Kota Dumai. Masyarakat di sana tak asing dengan cerita legenda Putri Tujuh. Sepenggal dongeng ini menyebut, buah bakau menimpa pasukan Pangeran Empang Kuala ketika bertempur melawan pasukan Cik Sima, Ratu Kerajaan Seri Bunga Tanjung.
Sebelumnya, lokasi itu bukan kawasan hutan alias areal pengunaan lain. Pelindo merasa punya angin ketika berupaya menyingkirkan Darwis dengan ragam cara. Mulai tawaran ganti rugi hingga teror yang berujung pada penangkapan.ank Mangrove, Pusat Edukasi sampai Sumber Ekonomi Masyarakat
Hutan mangrove, katanya, menyimpan karbon tertinggi, selain padang lamun dan hutan rawa gambut.
Beberapa kegiatan pengabdian kepada masyarakat dan penyuluhan juga banyak dilakukan di sana. Termasuk memimpin praktikum mahasiswa sarjana hingga doktor bidang ilmu kelautan dan lingkungan.
Bank mangrove
Berharap kawasan mangrove pulih dan tumbuh rapat saja tidak cukup. Aksi ini sejak 2010, sekaligus menopang pemulihan Bandar Bakau, dan Dumai umumnya.
Bank mangrove menandai nasabah yang sukarela mengisi lumpur dalam polybag untuk wadah pembibitan. Selanjutnya, tiap-tiap polybag yang terisi dihitung sebagai tabungan. Jumlahnya dibukukan berdasarkan nama nasabah. Sewaktu-waktu nasabah dapat mengambil bibit secara cuma-cuma alias gratis bila diperlukan untuk aksi penanaman.
Ada juga nasabah menabung dengan uang. Pengurus bank mangrove akan menggunakan dana itu buat beli peralatan dan perlengkapan pembibitan termasuk operasional terkait lainnya.
Awal Desember 2023, bank mangrove Bandar Bakau Dumai, setidaknya menyimpan 5.000 bibit. Sejak awal tahun, Darwis mencoba menanam dua jenis bibit mangrove sekaligus dalam satu polybag. Tujuannya, selain bekal rehabilitasi mangrove juga untuk pengayaan jenis.
Aras menyebut, bank mangrove salah satu praktik terbaik konservasi dan rehabilitasi hutan di Bandar Bakau Dumai. Praktik lain, penanaman mangrove dan perlindungan fauna bakau.
Hutan mangrove ini juga sumber ekonomi bagi perempuan. Dari ekosiwsata di hutan mangrove ini, berbagai peluang ekonomi muncul seperti usaha makanan, sampai batik motif mangrove. Ia jadi pekerjaan sampingan bagi perempuan sekitar ekowisata mangrove pesisir Dumai ini.
Bandar Bakau memberi ilmu dan materi pelajaran pada siswa sekolah alam secara alami. Selain mengenal jenis-jenis mangrove, kawasan yang direhabilitasi itu juga rumah bagi satwa-satwa yang bergantungan dengan hutan mangrove dan menjadi kesatuan ekosistem.
Bank mangrove, pusat pembibitan untuk mendukung ketersediaan dan rehabilitasi mangrove di Dumai hingga luar daerah (Fotografher: Jonathan Surbakti)
Bandar Bakau memberi ilmu dan materi pelajaran pada siswa sekolah alam secara alami. Selain mengenal jenis-jenis mangrove, kawasan yang direhabilitasi itu juga rumah bagi satwa-satwa yang bergantungan dengan hutan mangrove dan menjadi kesatuan ekosistem
Hutan mangrove ini juga sumber ekonomi bagi perempuan.
Awal Desember 2023, bank mangrove Bandar Bakau Dumai, setidaknya menyimpan 5.000 bibit.
Beberapa kegiatan pengabdian kepada masyarakat dan penyuluhan juga banyak dilakukan di hutan Manggrove ini.
Bakau, satu jenis mangrove, lekat dengan sejarah Kota Dumai. Masyarakat di sana tak asing dengan cerita legenda Putri Tujuh.
Masa orde baru, hutan mangrove itu hampir gundul karena ditebang untuk keperluan domestik dan industri.
Hutan mangrove ini juga sumber ekonomi bagi perempuan. Dari ekosiwsata di hutan mangrove ini, berbagai peluang ekonomi muncul seperti usaha makanan, sampai batik motif mangrove
Galerry Foto