Selasa, 29 Nov 2022
Iklan Prodek

Keluhan Warga Disaat Panen Sawit Lahan Dalam Keadaan Banjir

Jumat, 21 Okt 2022 09:51
(Foto: Jonathan Surbakti)
Meski banjir warga Kelurahan Banjar XII Kecamatan Tanah Putih Kabupaten Rokan Hilir, Riau ini masih Optimis dan semangat untuk memanen sawitnya (Rabu (19/10/2022), (Foto: Jonathan Surbakti)
ROKAN HILIR-Juhanda (58) warga Kelurahan Banjar XII Kecamatan Tanah Putih Kabupaten Rokan Hilir, Riau ini mengeluh saat panen sawitnya dikebunnya dalam keadaan banjir, “Banjir akhir-akhir ini membuat kita susah panen,serta mengangkut hasil panen,  ditambah lagi harga sawit masih saat ini masih murah,”kata Juhanda kepada media ini  Rabu (19/10/2022). 

Wanda  begitu panggilannya akrabnya mengatakan bahwa, panen sawit pada areal lahannya dengan luas 2 Ha tepatnya di  Bukit Tengkorak ini,  dengan menggunakan trasnportasi  sepeda motor, karena mobil tidak bisa masuk lokasi kebun. 

Wanda menggunakan sepeda motor menuju kebun sawitnya  dengan jarak tempuh sekitar 4 km dari rumahnya. Namun  tidak mulus untuk menuju kelahannya tersebut, dia  harus berjuang panjang, karena  kondisi jalan yang rusak parah ditambah lagi banjir menggenangi sepanjang jalan hingga dilahannya.

Meski demikin Wanda tetap semangat  bekerja demi  menghidupi keluarganya. Wanda membayar tukang panen sebanyak 4 orang. Sementara untuk menlangsir Tandan Buah Segar (TBS) yang sudah  dipanen dari lahan ke jalan besar, dia harus bersusah payah membawa sepeda motornya dengan muatan dikeranjang yang telah ia sediakan,”Beginilah susahnya kalau kita panen disaat musim hujan, ditambah lagi harga sawit masih murah,”kata Wanda dengan nada sedih.  

Menurut Wanda, harga sawit yang dia jual kepada taokenya berkisaran Rp.1.800/kg, sementara dana yang harus ia keluarkan untuk pemanen sawitnya sebesar Rp.300/kg, belum lagi uang makan rokok dan snack, dengan kondis kebun yang jauh tersebut, untuk biaya perawatan mulai dari pupuk hingga saat panen yang menguras tenaga, serta memerlukan biaya yang cukup tinggi.Wanda merasa tidak sebanding dengan penghasilan yang ia peroleh untuk panen setiap 20 hari sekali (jonathan surbakti)  

Warga mengumpulkan hasil panen sawitnya di tempat pengumpulan terakhir sebelum para pengepul datang kelokasi untuk membeli Tandan Buah Segar (TBS) di Kelurahan Banjar XII Kecamatan Tanah Putih Kabupaten Rokan Hilir, Riau, (Rabu (19/10/2022), (Foto: Jona
Seorang warga mebawa hasil panen Sawitnya dengan merintangi jalan tikus yang kondisi jalan banjir untuk dibawa keluar dari loksi sekitar 4 km ke jalan yang dapat dilintasi mobil pengepul Tandan Buah Segar (TBS) di Kelurahan Banjar XII Kecamatan Tanah Puti
Untuk berjuang hidup salah seorang warga ini melangsir Tandan Buah Segar (TBS) dari hasil kebun sawitnya di Kelurahan Banjar XII Kecamatan Tanah Putih Kabupaten Rokan Hilir, Riau, (Rabu (19/10/2022), (Foto: Jonathan Surbakti)
Seorang petani sawit panen sawit dengan mendodos denga keadaan lahan banjir dengan menggunakan egrek di Kelurahan Banjar XII Kecamatan Tanah Putih Kabupaten Rokan Hilir, Riau, (Rabu (19/10/2022), (Foto: Jonathan Surbakti)
komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2022 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.