Senin, 08 Jun 2026
  • Home
  • Celebrity
  • Soal Tarif Prostitusi Artis, Robby Abbas: Zamanku Bisa Sampai 150 Juta

selebrity

Soal Tarif Prostitusi Artis, Robby Abbas: Zamanku Bisa Sampai 150 Juta

Jumat, 11 Jan 2019 15:34
okezone.com

JAKARTA - Penangkapan aktris Vanessa Angel dalam kasus dugaan prostitusi pada Sabtu, 5 Januari 2019 lalu di Surabaya, Jawa Timur hingga kini masih menjadi pembicaraan. Mantan tunangan Didi Mahardika itu disebut-sebut dibayar Rp80 juta untuk sekali kencan dengan pria yang menggunakan jasanya.

Mengenai harga nominal untuk kencan bersama Vanessa Angel yang mencapai Rp80 juta, mantan muncikari artis, Robby Abbas mengaku bahwa hal tersebut sah-sah saja. Mengingat semakin populernya seorang artis, maka semakin tinggi pula harga yang dipatok untuk sekali berkencan.

Bahkan dirinya mengaku sempat mendapatkan honor lebih dari yang didapatkan oleh Vanessa Angel, saat masih menjadi muncikari artis.

"Dulu aku bisa sampai 150 juta, dulu ya waktu aku menjalani prostitusi ini ya," ungkap Robby Abbas saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Jumat (11/1/2019).

"Variatif, harga kita enggak bisa matokin. Semakin artis itu populer, semakin dia bisa mencetak harganya dia sendiri dengan nama besarnya dia," tuturnya.

Soal siapakah artis yang kini memiliki bayaran termahal, Robby Abbas mengaku tak tahu menahu. Sebab, dirinya sudah tak lagi berkecimpung di dunia prostitusi sejak tertangkap pada 2015 lalu dan menjalani hukuman penjara.

"Semuanya variatif, tergantung mintanya mereka saja. Karena aku enggak tahu. Selama dua tahun ini aku enggak berkecimpungan didunia kaya gitu, jadi aku enggak tahu soal price-price mereka lagi. Jadi enggak ngurusin kaya gituan lagi, jadi enggak tahu soal harga-harga paling mahal siapa atau yang paling populer siapa," tegasnya.


(okezone.com)

Celebrity
Berita Terkait
  • Minggu, 07 Jun 2026 20:18

    Krisis Demografi China: Pemerintah Dorong Gerakan Lansia Merawat Lansia

    BEIJING - Krisis demografis China tahun ini masuk semakin dalam ke fase yang lebih rapuh ketika Beijing meluncurkan inisiatif perawatan lansia nasional baru. Inisiatif ini tidak bergantung pada perlua

  • Minggu, 07 Jun 2026 20:16

    Masih Berlaku Sejak Era Kolonial, Wamenaker Minta Ordonansi UAP 1930 Segera Direvisi

    JAKARTA - Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), Afriansyah Noor mendorong revisi Ordonansi UAP 1930 atau Stoom Ordonnantie 1930 yang hingga kini masih menjadi salah satu dasar pengaturan keselama

  • Minggu, 07 Jun 2026 19:58

    MUI Soroti Dugaan Korupsi MBG, Minta Pengelola BGN Berintegritas dan Akuntabel

    JAKARTA - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Majelis Ulama Indonesia (MUI), Buya Amirsyah Tambunan, menyoroti dugaan korupsi yang menyeret sejumlah pejabat di Badan Gizi Nasional (BGN). Menurutnya, kas

  • Minggu, 07 Jun 2026 19:40

    Syarat dan Cara Pakai BPJS Kesehatan Gratis meski Kena PHK

    JAKARTA - Syarat dan cara pakai BPJS Kesehatan gratis meski kena PHK. Korban pemutusan hubungan kerja (PHK) masih bisa menggunakan BPJS Kesehatan selama enam bulan. Namun, harus diperhatikan beberapa

  • Minggu, 07 Jun 2026 19:37

    Rupiah Anjlok, Bagaimana Prediksi Harga Emas Pekan Depan?

    JAKARTA - Harga emas dunia beserta logam mulia domestik menunjukkan tren pelemahan dalam beberapa waktu terakhir. Analis pasar uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi mengungkapkan sebuah anomali menarik

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.