Selasa, 26 Mei 2026
  • Home
  • Ekbis
  • Adrias Hariyanto: Koperasi Kuat Jadi Fondasi Kemandirian Ekonomi Rumah Tangga

Ekbis

Adrias Hariyanto: Koperasi Kuat Jadi Fondasi Kemandirian Ekonomi Rumah Tangga

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Selasa, 03 Mar 2026 14:11
(FotoMediaCenterRiau)
PEKANBARU-Koperasi Harsa Husada Dinas Kesehatan Provinsi Riau kini memulai transformasi menuju model koperasi modern berbasis teknologi setelah genap berusia 40 tahun pada 3 Maret 2026. Langkah ini diambil untuk menjawab tantangan perubahan zaman dan memperkuat tata kelola unit usaha yang lebih profesional serta transparan.

Plt Ketua TP PKK Provinsi Riau, Adrias Hariyanto, menegaskan bahwa koperasi yang berdiri sejak 1986 ini tidak boleh lagi hanya mengandalkan sistem konvensional. Ia menekankan perlunya adaptasi cepat terhadap transformasi digital guna memperluas jangkauan dan efisiensi layanan bagi seluruh anggota.

"Koperasi dituntut tidak hanya bertahan, tetapi melompat lebih jauh. Harus adaptif terhadap teknologi, kreatif mengembangkan unit usaha, dan profesional dalam tata kelola," ujar Adrias saat meninjau perkembangan koperasi di Kantor Dinkes Riau, Selasa (3/3/2026).

Sebagai bagian dari strategi penguatan usaha, koperasi ini resmi meluncurkan program Belanja Barang Islami (BBI) dan pemberlakuan harga promo pada unit Toserba. Inovasi ini bertujuan meningkatkan daya saing internal sekaligus memberikan nilai ekonomis lebih bagi para anggota dalam memenuhi kebutuhan pokok.

Dari sisi ekonomi makro, Adrias menyoroti kaitan erat antara keberhasilan koperasi dengan ketahanan ekonomi keluarga. Koperasi dinilai memiliki titik temu strategis dengan gerakan PKK, di mana penguatan modal dan sirkulasi keuangan di koperasi akan berdampak langsung pada daya beli serta kemandirian rumah tangga.

"Koperasi yang kuat akan memperkuat ekonomi keluarga. Di sinilah peran perempuan menjadi sentral sebagai pengelola keuangan dan penggerak ekonomi rumah tangga yang berdaya saing," tambahnya.

Manajemen koperasi ke depan diarahkan untuk lebih berorientasi pada hasil dan manfaat nyata, bukan sekadar pertumbuhan aset secara angka. Transparansi berbasis teknologi informasi menjadi syarat mutlak untuk memastikan akuntabilitas pengelolaan dana anggota di masa mendatang.

Memasuki dekade kelima, Koperasi Harsa Husada ditargetkan menjadi percontohan koperasi modern yang unggul di lingkungan instansi pemerintahan. Target utamanya adalah menciptakan ekosistem ekonomi yang tidak hanya besar secara modal, tetapi juga memberikan solusi kesejahteraan yang berkelanjutan bagi anggotanya.

Sumber: (MediaCenterRiau)

Ekbis
Berita Terkait
  • Senin, 04 Mei 2026 08:33

    IHSG dan Rupiah Kompak Melemah, Cermati Data Ekonomi Pekan Ini

     Sejumlah sentimen global dan domestik mempengaruhi laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) sela

  • Jumat, 17 Apr 2026 09:18

    Menuju Pasar Ekspor: Kisah Sukses Kolaborasi Pucuk Rebung - PHR Berdayakan UMKM Riau

    PEKANBARU-Transformasi besar tengah berlangsung pada geliat ekonomi lokal Provinsi Riau. Pelaku UMKM yang sebelumnya bergerak sendiri-sendiri tanpa kepastian arah kini berhasil naik kelas melalui wada

  • Rabu, 08 Apr 2026 17:49

    PHR Dorong Pengembangan Migas Non-Konvensional Sebagai Game Changer Ketahanan Energi Nasional

    Jakarta- Sebagai langkah strategis, PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) mendorong pengembangan Migas Non-Konvensional (MNK) guna menjaga keberlanjutan produksi. Berpotensi menjadi game changer memperkuat po

  • Rabu, 18 Mar 2026 16:28

    Bulog Kantor Cabang Rengat Salurkan Bantuan Pangan Alokasi Februari-Maret 2026, Ini Jenis Bantuannya

    RENGAT - Pemerintah resmi melaksanakan launching penyaluran bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng untuk alokasi bulan Februari dan Maret 2026 di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Rabu, (18/3/20

  • Rabu, 18 Mar 2026 15:28

    Malaysia Batalkan Perjanjian Dagang dengan AS

    JAKARTA - Malaysia membatalkan perjanjian dagang timbal balik alias Agreement on Reciprocal Trade (ART) dengan Amerika Serikat (AS). Dengan demikian tarif impor Malaysia ke AS 19% tidak berlaku lagi u

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.