Selasa, 26 Mei 2026
  • Home
  • Ekbis
  • Beras, Cabai dan Bawang di Bangkinang Masih Stabil, Ini Daftar Harganya

Ekbis

Beras, Cabai dan Bawang di Bangkinang Masih Stabil, Ini Daftar Harganya

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Rabu, 11 Mar 2026 15:18
(Net)
BANGKINANG - Harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Inpres Bangkinang, Kabupaten Kampar, terpantau stabil pada Rabu (11/3/2026). Pemantauan Dinas Perdagangan Koperasi dan UMKM Kampar menunjukkan sebagian besar komoditas seperti beras, cabai, dan bawang belum mengalami perubahan jika dibandingkan hari sebelumnya.

Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UMKM Kampar Syarifuddin melalui Kabid Perdagangan Rinaldi menjelaskan, berdasarkan laporan harian pemantauan harga di Kabupaten Kampar, sebagian besar komoditas tidak mengalami perubahan dibandingkan harga sebelumnya. "Beberapa komoditas utama seperti beras, cabai, dan bawang masih dijual dengan harga yang sama seperti hari sebelumnya," jelas Rinaldi, Rabu (11/3/2026).

Rinaldi menjelaskan, beras medium Vietnam tercatat Rp13.000 per kilogram, sementara beras premium seperti Anak Daro dijual Rp16.500 per kilogram dan Belida Rp15.500 per kilogram.

"Untuk komoditas cabai, cabai merah keriting dijual Rp40.000 per kilogram. Cabai rawit merah berada pada harga Rp60.000 per kilogram, sedangkan cabai rawit hijau Rp40.000 per kilogram. Sementara itu, bawang merah dan bawang putih masing-masing dijual Rp35.000 per kilogram," kata Rinaldi.

Rinaldi menambahkan, harga bahan pokok lainnya juga relatif stabil. Gula pasir curah maupun kemasan dijual Rp19.000 per kilogram. Minyak goreng curah berada di harga Rp17.100 per liter, minyak goreng kemasan premium Rp21.000 per liter, dan Minyakita Rp15.700 per liter.

"Di sektor protein hewani, daging ayam ras tercatat Rp47.826 per kilogram, telur ayam ras Rp32.000 per kilogram, dan daging sapi berbagai bagian berkisar Rp140.000 per kilogram. Sementara itu, ikan bandeng dijual Rp50.000 per kilogram dan ikan tongkol Rp45.000 per kilogram," jelas Rinaldi.

Rinaldi menambahkan, komoditas lainnya seperti tempe bungkus dijual Rp20.000 per kilogram, tahu putih Rp10.000 per kilogram, serta pisang lokal Rp12.000 per kilogram.

"Secara umum, kondisi harga bahan pokok di pasar tersebut masih stabil tanpa adanya lonjakan maupun penurunan yang signifikan. Pemantauan harga ini dilakukan secara rutin guna memastikan ketersediaan dan keterjangkauan kebutuhan pokok bagi masyarakat," tegas Rinaldi.

Seorang warga Bangkinang, Leli menyampaikan, harga sejumlah kebutuhan pokok di pasar masih relatif stabil. "Harga bawang sekitar Rp35.000 per kilogram. Cabai merah asal Payakumbuh sekitar Rp40.000 per kilogram. Harga telur Rp55.000 per kilogram, dan daging sekitar Rp140.000 per kilogram," ujar Leli, Rabu (11/3/2026). Menurut Leli, harga kebutuhan pokok serta bumbu dapur di Pasar Inpres Bangkinang hingga saat ini masih terkendali dan belum mengalami kenaikan yang signifikan.
Sumber: (RiauPos.Co)

Ekbis
Berita Terkait
  • Senin, 04 Mei 2026 08:33

    IHSG dan Rupiah Kompak Melemah, Cermati Data Ekonomi Pekan Ini

     Sejumlah sentimen global dan domestik mempengaruhi laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) sela

  • Jumat, 17 Apr 2026 09:18

    Menuju Pasar Ekspor: Kisah Sukses Kolaborasi Pucuk Rebung - PHR Berdayakan UMKM Riau

    PEKANBARU-Transformasi besar tengah berlangsung pada geliat ekonomi lokal Provinsi Riau. Pelaku UMKM yang sebelumnya bergerak sendiri-sendiri tanpa kepastian arah kini berhasil naik kelas melalui wada

  • Rabu, 08 Apr 2026 17:49

    PHR Dorong Pengembangan Migas Non-Konvensional Sebagai Game Changer Ketahanan Energi Nasional

    Jakarta- Sebagai langkah strategis, PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) mendorong pengembangan Migas Non-Konvensional (MNK) guna menjaga keberlanjutan produksi. Berpotensi menjadi game changer memperkuat po

  • Rabu, 18 Mar 2026 16:28

    Bulog Kantor Cabang Rengat Salurkan Bantuan Pangan Alokasi Februari-Maret 2026, Ini Jenis Bantuannya

    RENGAT - Pemerintah resmi melaksanakan launching penyaluran bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng untuk alokasi bulan Februari dan Maret 2026 di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Rabu, (18/3/20

  • Rabu, 18 Mar 2026 15:28

    Malaysia Batalkan Perjanjian Dagang dengan AS

    JAKARTA - Malaysia membatalkan perjanjian dagang timbal balik alias Agreement on Reciprocal Trade (ART) dengan Amerika Serikat (AS). Dengan demikian tarif impor Malaysia ke AS 19% tidak berlaku lagi u

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.