Minggu, 12 Jul 2026
  • Home
  • Ekbis
  • Harga Telur Ayam Naik di 210 Daerah, Tembus Rp100.000 per Kg Jelang Lebaran 2026

Ekbis

Harga Telur Ayam Naik di 210 Daerah, Tembus Rp100.000 per Kg Jelang Lebaran 2026

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Senin, 09 Mar 2026 14:58
(FotoOkezone.com)
JAKARTA - Harga telur ayam ras mengalami kenaikan di berbagai daerah di Indonesia menjelang Lebaran 2026. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan, hingga saat ini terdapat 210 kabupaten/kota yang mengalami kenaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH) untuk komoditas tersebut.

Dia menjelaskan bahwa pada minggu pertama Maret 2026 harga rata-rata telur ayam ras secara nasional telah mencapai Rp32.475 per kilogram. Angka tersebut sudah berada di atas Harga Acuan Penjualan (HAP) yang ditetapkan sebesar Rp32.000 per kilogram.

"Untuk harga telur ayam, ras ini yang paling perlu mendapatkan perhatian karena dalam Maret minggu pertama 2026, harga rata-rata telur ayam ras adalah Rp32.475 dan sudah ada 210 Kabupate/kota yang mengalami kenaikan harga telur ayam ras," ungkap Amalia dalam konferensi pers, Senin (9/3/2026).

Amalia menambahkan, sejumlah daerah bahkan mencatatkan kenaikan harga yang cukup tinggi. Di beberapa wilayah, kenaikan harga mencapai 16,31 persen dan sudah melampaui 40 persen dari HAP.

Di Pulau Taliabu misalnya, harga telur ayam ras tercatat mencapai Rp42.000 per kilogram atau sekitar 40 persen di atas harga acuan. Sementara di Buton Utara harga telur ayam ras mencapai Rp37.293 per kilogram atau sekitar 24,31 persen di atas HAP.

Lonjakan harga yang lebih tinggi bahkan terjadi di wilayah Papua. Menurut Amalia, harga tertinggi tercatat di Kabupaten Intan Jaya dan Kabupaten Mamberamo Tengah yang menembus Rp100.000 per kilogram.

"Bahkan yang di Papua, harga telurnya 90 persen di atas HAP dan masih mengalami inflasi 12 persen," lanjutnya.

Amalia menegaskan, kondisi ini perlu mendapat perhatian serius pemerintah, terutama dalam menghadapi meningkatnya permintaan pangan menjelang Lebaran. 

Pasalnya lonjakan harga sudah terjadi di banyak wilayah dan telah menembus jauh di atas harga acuan.

"Dalam rangka menghadapi Ramadhan dan Lebaran, mungkin perlu mendapat perhatian, terutama untuk harga telur ayam ras," ujarnya.

Sumber: (Okezone.com)

Ekbis
Berita Terkait
  • Jumat, 10 Jul 2026 18:22

    Merajut Kembali Mimpi yang Hanyut: Kisah Pengrajin Tenun Srikandi Serumpun Bangkit Bersama PHR

    Pekanbaru-Enam tahun telah berlalu, namun Salma Betty (50 tahun) masih mengingat dengan jelas bagaimana pandemi Covid-19 menghentikan denyut aktivitas para pengrajin tenun di Kelurahan Limbungan, Keca

  • Senin, 15 Jun 2026 11:55

    Warga Minas Rajut Kemandirian Ekonomi Lewat Budidaya Lele

    Minas Jaya-Memasuki masa pensiun sering kali mendatangkan kecemasan tersendiri bagi sebagian orang. Terutama terkait kepastian sumber pendapatan untuk menopang kebutuhan keluarga setelah tidak lagi me

  • Senin, 04 Mei 2026 08:33

    IHSG dan Rupiah Kompak Melemah, Cermati Data Ekonomi Pekan Ini

     Sejumlah sentimen global dan domestik mempengaruhi laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) sela

  • Jumat, 17 Apr 2026 09:18

    Menuju Pasar Ekspor: Kisah Sukses Kolaborasi Pucuk Rebung - PHR Berdayakan UMKM Riau

    PEKANBARU-Transformasi besar tengah berlangsung pada geliat ekonomi lokal Provinsi Riau. Pelaku UMKM yang sebelumnya bergerak sendiri-sendiri tanpa kepastian arah kini berhasil naik kelas melalui wada

  • Rabu, 08 Apr 2026 17:49

    PHR Dorong Pengembangan Migas Non-Konvensional Sebagai Game Changer Ketahanan Energi Nasional

    Jakarta- Sebagai langkah strategis, PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) mendorong pengembangan Migas Non-Konvensional (MNK) guna menjaga keberlanjutan produksi. Berpotensi menjadi game changer memperkuat po

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki