Selasa, 23 Jun 2026
  • Home
  • Ekbis
  • Jelang Nota Keuangan RAPBN 2026, Utang Indonesia Jadi Sorotan

Ekonomi,

Jelang Nota Keuangan RAPBN 2026, Utang Indonesia Jadi Sorotan

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Sabtu, 09 Agu 2025 15:36
okezone.com
Nota Keuangan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026 akan disampaikan pemerintah. Hal yang disorot adalah tantangan yang dihadapi dalam menyeimbangkan belanja dan penerimaan negara di tengah kondisi ekonomi saat ini.

Menurut Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (CELIOS), Bhima Yudhistira, rencana APBN 2026 diproyeksikan masih fokus pada alokasi belanja untuk program-program strategis seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih. Namun, hal ini dikhawatirkan dapat memicu efisiensi anggaran di sektor lain.

"Proyeksi rencana APBN dalam Nota Keuangan masih bertumpu pada alokasi belanja populis seperti MBG dan Kopdes MP, dengan mengorbankan belanja lainnya," kata Bhima kepada Okezone.com, Sabtu (9/8/2025).

Bhima menambahkan, langkah efisiensi tersebut berisiko mengganggu pelayanan publik, memperlambat pertumbuhan ekonomi di beberapa sektor, dan mengurangi alokasi dana untuk daerah.

Untuk menutupi kebutuhan belanja, Bhima memprediksi pemerintah akan bergantung pada penerbitan utang. Ia memperkirakan utang pemerintah pada 2026 akan meningkat secara signifikan dibandingkan 2025.

"Meski dilakukan efisiensi, karena kebutuhan belanja populisnya besar, berisiko tinggi memperbesar rencana penerbitan utang. Tahun 2026, utang pemerintah akan melonjak signifikan dibanding 2025," ungkap Bhima.

Dari sisi penerimaan, Bhima menyoroti strategi pemerintah yang dinilai kurang kreatif dalam mencari sumber pajak baru. Pemerintah dipandang masih akan mengandalkan pajak dari kelas menengah dan belum mengimplementasikan pajak karbon.

Bhima juga mengingatkan bahwa sektor komoditas mungkin tidak bisa menjadi andalan utama. Ia memproyeksikan harga komoditas strategis seperti CPO, batu bara, dan nikel akan cenderung rendah pada tahun 2026.
"Kalau berburu di kebun binatang untuk naikkan rasio pajak, yang merugi adalah kelas menengah makin turun jumlahnya," ujar Bhima.

Sebagai informasi, Nota Keuangan dan RAPBN 2026 akan dibacakan oleh Presiden Prabowo Subianto di hadapan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pada Jumat, 15 Agustus 2025.

Paparan ini akan memberikan gambaran resmi mengenai target-target ekonomi dan arah kebijakan fiskal pemerintah untuk tahun anggaran mendatang.***(Okezone.com)
Sumber: okezone.com

Ekbis
Berita Terkait
  • Selasa, 23 Jun 2026 10:19

    Apel Hari Jadi ke-242 Pekanbaru, Agung Nugroho Ajak Semua Pihak Perkuat Kolaborasi Pembangunan

    PEKANBARU-Walikota Pekanbaru Agung Nugroho memimpin upacara peringatan Hari Jadi ke-242 Pekanbaru yang digelar di halaman Perkantoran Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, Tenayan Raya, Selasa (23/6/2026

  • Selasa, 23 Jun 2026 09:59

    Kejati Riau dan Bea Cukai Perkuat Sinergi Penegakan Hukum Kepabeanan

    PEKANBARU -Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau memperkuat sinergi dengan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai melalui pertemuan silaturahmi yang digelar di ruang kerja Kepala Kejati Riau, Senin (22/6/2026).Pe

  • Selasa, 23 Jun 2026 09:42

    Seorang Kader Masuk Rumah Sakit Usai Demo di DPRD Riau, IMM Kecam Tindakan Represif Aparat

    PEKANBARU-Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) Riau mengecam keras tindakan represif dan kekerasan berlebihan yang dilakukan oleh aparat kepolisian saat pengamanan aksi demons

  • Selasa, 23 Jun 2026 09:31

    Pengamat Unri Nilai Pemprov Riau Perlu Lebih Kreatif Menggali Sumber PAD

    PEKANBARU â€" Pengamat Ekonomi Universitas Riau, Dahlan Tampubolon, menilai Pemerintah Provinsi Riau masih memiliki banyak ruang untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui optimalisasi as

  • Selasa, 23 Jun 2026 09:28

    Gandeng Tempo Media, Pemprov Riau Siap Pamerkan Potensi Daerah ke Tingkat Nasional

    PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau terus berupaya agar berbagai potensi daerah bisa dikenal lebih luas di panggung nasional. Langkah strategis ini diwujudkan lewat penguatan kolaborasi penyebaran in

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.