Jumat, 24 Jul 2026
  • Home
  • Ekbis
  • Menkeu Sinyalkan Penurunan Anggaran Makan Bergizi Gratis

Ekbis

Menkeu Sinyalkan Penurunan Anggaran Makan Bergizi Gratis

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Selasa, 21 Jul 2026 09:01
JAKARTA - Pemerintah tengah menyusun ulang strategi anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan langkah ini membuka kemungkinan adanya penurunan dana untuk pelaksanaan program pada tahun ini.

Purbaya menyampaikan perkembangan tersebut usai mengikuti Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/7/2026). Ia mengaku belum bisa memastikan nominal akhir anggaran sebelum berkoordinasi dengan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S. Deyang selaku pelaksana.


"Saya mau ketemu (Kepala BGN) minggu-minggu ini, mau lihat seperti apa akhirnya strateginya dia untuk tahun ini. Tapi yang jelas kemungkinan ada penurunan," ungkap Purbaya.

Ia juga belum mengurai faktor penyesuaian anggaran serta besaran penurunannya. Terkait isu dana pendidikan yang mungkin terpakai untuk MBG, Purbaya belum memberi kepastian meski memandang skema irisan itu semestinya dihindari.


Sementara itu, BGN saat ini gencar menyisir ulang data lokasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Tujuannya agar program menyentuh target prioritas yang benar-benar membutuhkan intervensi.

Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari saat ditemui seusai Sidang Kabinet Paripurna di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, menyoroti praktik masa lalu. Pendirian SPPG sebelumnya dinilai abai terhadap kebutuhan gizi spesifik suatu wilayah, melainkan sekadar memastikan adanya dapur MBG.

"Sehingga tidak ada perhatian terhadap apakah ini daerah stunting atau bukan, daerah yang perlu disasar atau tidak karena kondisi tertutup, tidak. Mereka pokoknya ada SD di sekitarnya, ada SMP di sekitarnya. Apalagi ketika titik-titik SPPG itu sudah terlalu banyak, malah ada di lapangan yang berebut," papar Agustina.

"Itu yang sekarang sedang kami sisir lagi datanya," sambungnya.

Saat ini, tercatat ada 62,7 juta penerima manfaat yang sedang diverifikasi dan dikelompokkan sesuai tingkat kerentanan. Pembenahan tata kelola Program MBG 2025-2026 ini menjadi langkah perbaikan setelah Kejaksaan Agung menetapkan sejumlah eks pimpinan BGN sebagai tersangka dugaan korupsi.

Upaya ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menginstruksikan agar MBG mengutamakan kelompok masyarakat rentan di desil bawah serta area dengan stunting tinggi. Presiden meminta masukan terkait pelaksanaan MBG dikaji matang sebelum keputusan final diambil.

"Beliau mendengarkan semua masukan dari semua peserta rapat yang hadir tadi. Ada usulan yang macam-macam," urai Agustina usai menghadap Presiden di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (15/7/2026).(goriau)
Sumber: https://www.goriau.com/berita/baca/menkeu-sinyalkan-penurunan-anggaran-makan-bergizi-gratis.html

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki