ABG Usia 16 Tahun Dicekoki Obat Tidur Lalu Diperkosa di Pondok Kebun Sawit
Sabtu, 14 Nov 2015 16:04
Sungguh apes nasib Bunga (nama samaran). Niatnya menemani pelaku berinisial S (36) untuk mengambil uang, justru berujung dengan pemerkosaan. Parahnya, S menggarap tubuh polos gadis berumur 16 tahun tersebut di pondokan kebun sawit.
Data yang dirangkum dari kepolisian, saat diperjalanan mengambil uang, S tiba-tiba menghentikan laju sepeda motornya, lalu berhenti. Dalihnya, motor tersebut kehabisan bensin. Momentum inilah yang dimanfaatkan S, dengan memberikan korban sebotol air mineral, yang diduga diberi obat tidur.
Usai itu, Bunga tiba-tiba merasa pusing, lemas dan mengantuk. Melihat reaksi ini, pelaku segera mengambil tindakan. Dengan cepat, pria yang berdomisili di Pangkalan Lesung itu membawa korban ke sebuah pondokan di kebun kelapa sawit. Sedangkan korban hanya bisa menurut saja.
Dengan kondisi setengah sadar, S lalu 'menggarapnya' penuh birahi. Dalam keadaan tanpa busana inilah Bunga sempat terbangun dan berontak. Ia mencoba melawan dengan sekuat tenaga sambil menangis dan meminta diantar pulang, sehingga membuat pelaku kalap. Tak ingin perbuatan bejatnya diketahui orang lain, S pun mengancam, supaya korban tidak menceritakan kasus itu.
"Kasus ini sudah ditangani oleh Polsek Pangkalan Lesung, Pelalawan. Laporannya sudah diterima Jumat (13/11/2015), atas dugaan tindak pidana pencabulan terhadap anak di bawah umur. Kita masih memprosesnya (pelaku)," kata Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo, SIK, MM, Sabtu (14/11/2015) siang.(grc)
Sungguh apes nasib Bunga (nama samaran). Niatnya
menemani pelaku berinisial S (36) untuk mengambil uang, justru berujung
dengan pemerkosaan. Parahnya, S menggarap tubuh polos gadis berumur 16
tahun tersebut di pondokan kebun sawit.
Data yang dirangkum GoRiau.com
dari kepolisian, saat diperjalanan mengambil uang, S tiba-tiba
menghentikan laju sepeda motornya, lalu berhenti. Dalihnya, motor
tersebut kehabisan bensin. Momentum inilah yang dimanfaatkan S, dengan
memberikan korban sebotol air mineral, yang diduga diberi obat tidur.
Usai
itu, Bunga tiba-tiba merasa pusing, lemas dan mengantuk. Melihat reaksi
ini, pelaku segera mengambil tindakan. Dengan cepat, pria yang
berdomisili di Pangkalan Lesung itu membawa korban ke sebuah pondokan di
kebun kelapa sawit. Sedangkan korban hanya bisa menurut saja.
Dengan
kondisi setengah sadar, S lalu 'menggarapnya' penuh birahi. Dalam
keadaan tanpa busana inilah Bunga sempat terbangun dan berontak. Ia
mencoba melawan dengan sekuat tenaga sambil menangis dan meminta diantar
pulang, sehingga membuat pelaku kalap. Tak ingin perbuatan bejatnya
diketahui orang lain, S pun mengancam, supaya korban tidak menceritakan
kasus itu.
"Kasus ini sudah ditangani oleh Polsek Pangkalan
Lesung, Pelalawan. Laporannya sudah diterima Jumat (13/11/2015), atas
dugaan tindak pidana pencabulan terhadap anak di bawah umur. Kita masih
memprosesnya (pelaku)," kata Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo
Tejo, SIK, MM, Sabtu (14/11/2015) siang.
Hari Anak Nasional, Ratusan Pelajar Kunjungi Istana Kepresidenan
JAKARTA â€" Suasana Istana Kepresidenan Jakarta dipenuhi antusiasme ratusan pelajar SMAN 55 Jakarta yang mengikuti program "Istana untuk Anak Sekolah" pada Kamis (23/7/2026). Kunjungan yang bertepatan
PPATK Ungkap Modus Baru Judol, Deposit via QRIS Disamarkan Lewat Merchant Fiktif
JAKARTA â€" Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengungkap adanya modus baru transaksi judi online. Menurut PPATK, semakin banyak pelaku yang memanfaatkan Quick Response Code Indon
Pedagang, Pembeli Serta Penyimpan Narkotika Digulung Polisi Sektor LBJ, Tiga Pria Tak Berkutik
INHU â€" Gencar memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Indragiri Hulu (Inhu), Polda Riau melalui Polsek Lubuk Batu Jaya (LBJ) kembali mencetak hasil positif. Gabungan tim operasi
Kejagung Tak Tutup Kemungkinan Periksa Nanik S Deyang Terkait Kasus MBG
Kejaksaan Agung (Kejagung) memberikan kesempatan untuk memeriksa nanik S. Deyang, mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), dalam penyidikan kasus dugaan korupsi terkait pengelolaan Program Makan Bergi
Masih Sering Balap Liar, Kasat Lantas Polres Bengkalis Ingatkan Ada Sanksi Pinada Kurungan
BENGKALIS - Aksi balap liar masih sering terjadi dan ditertibkan oleh Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bengkalis. Pelaku balap liar yang didominasi remaja ini seakan tidak pernah jera untuk