Jumat, 05 Jun 2026
  • Home
  • Hukrim
  • Diduga Pendirian PKS PT. CAS Palsukan Tanda Tangan Warga

WARGA LAPOR POLISI

Diduga Pendirian PKS PT. CAS Palsukan Tanda Tangan Warga

Laporan : Anggi Sinaga
Selasa, 02 Feb 2016 21:05
Istimewa
PKS, PT. CAS yang berada di kepenghuluan Kota Parit kecamatan Simpang Kanan, Rohil.
UJUNGTANJUNG - Terkait dugaan adanya tanda tangan beberapa warga yang dipalsukan oleh pihak Desa untuk dukungan persetujuan pendirian salah satu Pabrik Kelapa Sawit (PKS) di kepenghuluan Kota Parit kecamatan Simpang Kanan, Rohil Ismar Siregar (36) bersama temannya  melaporkan hal ini kepihak Polres Rokan Hilir Selasa (2/2). 

Diketahui, PKS, PT. CAS merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan kelapa sawit di kepenghuluan Kota Parit kecamatan Simpang Kanan Kabupaten Rokan Hilir. 

Sebagai persyaratan pengurusan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) pembangunan PKS, perusahaan harus mendapatkan persetujuan dari masyarakat di sekitar lokasi dengan menurunkan tanda tangan sebagai persetujuan pendirian PKS Tersebut   

Diduga bahwa dalam persyaratan pendirian  PT. Cipta Agro Lestari (PT. CAS) yang berada di kepenghuluan Kota Parit Kecamatan Simpang Kanan tanda tangan beberapa warga telah dipalsukan oleh pihak Desa untuk persetujuan berdirinya PKS tersebut di daerah itu.   
  
Hal ini disampaikan Ismar Siregar (39),warga kepenghuluan Kota Parit, saat membuat laporan ke Polres Rohil dengan nomor laporan STPL /13/ II/2016/ Riau / Res

"Ia dan beberapa orang warga Kota Paret merasa tidak pernah menandatangani dukungan pendirian PKS itu. Namun dalam data dukungan warga, nama dan tanda tangan mereka terlampir," jelasnya

"Dalam data itu saya disebutkan memiliki lahan 6 hektar, padahal saya hanya punya lahan 3 haktare. Ini pemalsuan namanya, " ujar Ismar saat melaporkan masalah ini ke Polres Rokan Hilir di Ujung Tanjung.

Ditambahkannya , dalam data dukungan tersebut ada tanda tangan 187 warga dan dukungan anggota kelompok Tani sebanyak 350 orang. Sambil menunjukkan surat dukungan tersebut, kepada wartawan ia menduga adanya keterlibatan pihak aparat desa, ia berharap kasus pemalsuan tanda tangan ini dapat diproses sesuai dengan hukum yang berlaku.

Sebelumnya bahwa Ismar Siregar bersama beberapa warga lainnya sekitar bulan Desember 2015 lalu sudah membuat pengaduan dugaan tentang pemalsuan ini , bahwa informasi dari  penyidik  sudah pernah memanggil pihak Desa dan pihak perusahaan,untuk dimintai keterangan terkait kasus dugaan pemalsuan tanda tangan tersebut, namun pihak Aparat Desa tidak pernah menghadiri panggilan penyidik polres tersebut.

"Karena pengaduan saya kepada penyidik di Polres tidak diindahkan , maka saya, kembali membuat laporan kembali kepenyidik agar dapat ditindak lanjuti sesuai proses hukum, " jelasnya. (asg)
Berita Terkait
  • Kamis, 05 Des 2019 01:04

    Modal Tarigan Diduga Sebar "Hoax" Soal Perceraian EP Dengan Suaminya

    MEDAN | Lagi Lagi , Modal (MT) menjadi Sorotan Sejumlah Media , Kemarean soal tudingan dugaan perselingkuhan nya dengan seorang wanita inisial EP . Namun kali ini , MT kembali di Flow Up ke

  • Rabu, 04 Des 2019 20:28

    Ustaz Abdul Somad Gugat Cerai Istrinya

    PEKANBARU-Ustaz Abdul Somad Batubara (UAS) menggugat cerai istrinya. Istri UAS, Mellya Juniarti, membenarkan gugatan cerai dari suaminya. Dilansir dari detik.com, Informasi ini dibenarkan istri UAS, M

  • Rabu, 04 Des 2019 18:58

    ITA Riau Akan Buka Wisata Alam Di Kampar

    PEKANBARU - Ikatan Trail Adventure (ITA) Riau, akan membuka Wisata Alam Riau Dua (WAR2) dengan seluruh Koordinator Wilayah (Korwil) se-Provinsi Riau. Acara akan digelar, Minggu (8/12) mendatang t

  • Rabu, 04 Des 2019 18:52

    Polsek Rokan IV Koto Lakukan Pencari Balita Yang Hanyut

    ROKAN HULU - Polisi Sektor (Polsek) Rokan IV Koto Resort Rokan Hulu turun langsung membantu mencari seorang anak laki-laki yang Hanyut saat mandi sambil mencari ikan dengan menggunakan Tangkuo (Alat p

  • Rabu, 04 Des 2019 17:40

    Wartawan Pelalawan Berduka, Supendi Wafat

    PELALAWAN-Kepergian Wartawan Haluan Riau, Supendi  memberikan duka yang mendalam bagi insan Pers kususnya  di Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau.Supendi  berpulang di usianya yang ke 39

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.