Rabu, 03 Jun 2026
  • Home
  • Hukrim
  • Kabur ke Medan, Polsek Tampan Lumpuhkan Pembunuh Sadis di Kebun Pisang

Kabur ke Medan, Polsek Tampan Lumpuhkan Pembunuh Sadis di Kebun Pisang

Sabtu, 21 Nov 2015 15:10
DS alias Daulat, saat mendapat perawatan di IGD RS Bhayangkara Polda Riau, Sabtu siang
PEKANBARU - Satu bulan melakukan pengejaran, Unit Reserse Kriminal Polsek Tampan, Pekanbaru, Provinsi Riau, akhirnya berhasil meringkus pelaku pembunuhan berinisial DS alias Daulat (19). Daulat ditangkap di sebuah rumah kosong, Jalan Rakyat, Kecamatan Medan Timur, Sumut.

Masih ingat dengan misteri kematian Dedi Syahrul Hasibuan (19), yang mayatnya ditemukan sudah membusuk di kebun pisang, Jalan Cipta Karya, Gang Limbat, Pekanbaru pada 18 Oktober 2015 lalu. Setelah lebih dari satu bulan melakukan pengejaran, polisi akhirnya berhasil meringkus pelakunya.

Dia adalah DS alias Daulat. Ia ditangkap polisi dipersembunyiannya, Jalan Rakyat, Medan Timur, Sumut, pada Jumat (20/11/2015) sore kemarin, sekitar pukul 16.15 WIB. Usai ditangkap, Daulat yang bertubuh kurus itu langsung dibawa ke Pekanbaru, guna pengembangan kasus.

Namun dia justru berusaha melarikan diri, sehingga petugas terpaksa melepaskan tembakan terukur, yang mengarah ke kaki kanannya. Daulat pun menyerah untuk kali kedua, dan langsung dibawa ke RS Bhayangkara Polda Riau, Jalan Kartini, untuk diberi perawatan medis, Sabtu (21/11/2015) siang, sekitar pukul 14.00 WIB.

"Kita duga pelakunya ada dua orang, salahseorang diantaranya adalah DS ini. Saat dilakukan pengembangan dan dibawa ke tempat kejadian perkara (TKP), yang bersangkutan berusaha melarikan diri sehingga kita terpaksa menembak kakinya," sebut Kanit Reskrim Polsek Tampan, AKP Herman Pelani, di Rs Bhayangkara Polda Riau.

Selain Daulat, polisi juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti dalam penangkapan tersebut, diantaranya sebilah pisau yang dibungkus kaos dalam (singlet,red), dua jam tangan, dan satu unit handphone milik korban (Dedi Syahrul,red). "Kita masih akan kembangkan lagi untuk pengejar satu pelaku lainnya," tutup Herman.(grc)
Berita Terkait
  • Selasa, 02 Jun 2026 17:49

    Peringatan Hari Lahir Pancasila, 800 Warga Puncak Jaya Kirab Bendera 50 Meter

    Puncak Jaya-Peringatan Hari Lahir Pancasila di Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah, diwarnai dengan aksi kolosal pembentangan bendera Merah Putih sepanjang 50 meter, Senin (1/6/2026). Aksi Ki

  • Selasa, 02 Jun 2026 17:44

    Hutan Adat Imbo Putui Suguhkan Keseimbangan Ekonomi dan Alam Berkelanjutan

    Kampar-Hutan Adat Imbo Putui di Desa Petapahan, Kabupaten Kampar, kini hadir menjadi destinasi wisata alam pilihan berbasis konservasi unggulan di Provinsi Riau. Melalui Program Desa Wisata, kawasan y

  • Selasa, 02 Jun 2026 16:30

    Jelang Musim Kemarau, RAPP Dukung Upaya Pemkab Pelalawan Perkuat Pencegahan Karhutla .

    PANGKALAN KERINCI-Menjelang musim kemarau tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Pelalawan menggelar Apel Kesiapsiagaan Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Lapangan Kantor

  • Selasa, 02 Jun 2026 16:22

    26 Tahun Dimakamkan, Jenazah Abu Zamroh Warga Inhu Riau Ditemukan Masih utuh Saat Pemindahan Makam

    Saat sang ayah meninggal dunia, Miyos baru saja menyelesaikan pendidikan SMP dan berusia sekitar 15 tahun.Ia masih mengingat kondisi keluarga mereka saat itu yang hidup dalam kondisi susah.Rumah seder

  • Selasa, 02 Jun 2026 16:00

    Pasca Libur Idul Adha, Permohonan Paspor di Imigrasi Bengkalis Tetap Normal

    BENGKALIS-Pelayanan keimigrasian di Kantor Imigrasi Kelas II TPI Bengkalis pasca libur bersama Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi terpantau berjalan normal tanpa adanya lonjakan signifikan, baik untuk

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.