Pj Walikota Nyatakan Dumai Masuk Level Bahaya Narkoba
Jumat, 14 Agu 2015 16:17
Tidak tanggung-tanggung, dari hasil penangkapan itu petugas berhasil menyita puluhan kilogram sabu-sabu dan pil ekstasi. Ironisnya lagi, para mafia narkoba internasional ini memanfaatkan masyarakat Indonesia untuk membawa barang haram itu.
Penjabat Walikota Dumai Arlizman Agus, yang baru hitungan hari menjalankan tugas langsung mengeluarkan pernyataan bahwa wilayah Kota Dumai masuk level zona merah bahaya peredaran narkoba jaringan internasional.
"Kota Dumai merupakan kawasan pelabuhan dan perairan sangat rentan dijadikan tempat masuknya narkoba jaringan internasional. Semua sudah terbukti dari pengungkapan dan penangkapan yang dilakukan BNN dan Bea Cukai beberapa hari lalu," katanya, Jumat (14/8/15).
Pada satu sisi, Arlizman Agus juga mengapresiasi aparat terkait, seperti Kantor Bea dan Cukai Dumai dan BNN Pusat yang berulangkali menggagalkan penyelundupan narkoba jenis sabu dan pil ekstasi dengan nilai yang cukup fantastis, yaitu mencapai miliaran rupiah.
Di sisi lainnya, dia sangat prihatin dengan tingginya kasus penyalahgunaan narkoba di daerah ini. Karena itu, pihaknya akan memerintahkan Badan Narkotika Kota (BNK) untuk melakukan sosialisasi bahaya narkoba ke berbagai elemen masyarakat dan sekolahan.
"Kita tidak ingin masyarakat Indonesia terkhusu warga Kota Dumai terus-terusan menjadi korban para mafia narkoba jaringan internasional itu. Oleha karena itu, saya sudah meminta BNK untuk mengiatkan sosialisasi tentang bahaya narkoba itu sendiri," tegasnya.
Menurutnya, peredaran narkoba merupakan musuh terbesar bagi bangsa Indonesia. Oleh sebab itu, pemberantasan narkoba perlu terus ditingkatkan untuk kedepannya. "Mari kita semua bersatu padu memerangi peredaran narkoba yang beberapa hari belakangan ini muncul di Kota Dumai," ajaknya.
Ditempat terpisah, Afifudin, Kepala BNK Dumai mengaku pihaknya juga sudah kerap menggalakkan inspeksi mendadak (sidak) dan melakukan tes urin bagi kalangan pekerja, PNS, dan anak sekolah. Langkah yang diambil ini dalam rangka memberantas narkoba.
Pihaknya juga mengharapkan kepada berbagai elemen masyarakat untuk meningkatkan kepedulian dalam upaya memerangi penyalahgunaan narkoba. Salah satunya dengan memberikan laporan kepada pihak berwewenang bila mengetahui adanya aktifitas yang mencurikan.
"Tanpa peran serta masyarakat dinilainya tidak akan membuahkan hasil yang memuaskan dalam memerangi narkoba. Apalagi Kota Dumai sudah dinyatakan Bebas Narkoba yang merupakan program dari pihak Polres Dumai beberapa waktu lalu," harapnya.(rtc) Hukrim
Gerak-gerik Mencurigakan, Polisi Amankan Pengendara Motor di Bengkalis Bawa Narkoba
BENGKALIS-Gerak-gerik mencurigakan seorang pengendara sepeda motor berujung penangkapan oleh Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Bengkalis. Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan satu paket diduga nark
Ekosistem Pesisir Terancam Rusak, Kepolisian Gencar Edukasi Warga Indragiri Hilir
INDRAGIRI HILIR - Hutan mangrove di wilayah Kecamatan Concong, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, saat ini menghadapi potensi kerusakan. Kondisi tersebut mendorong jajaran Polsek Concong bersama
Pengurus PWI Kepulauan Meranti 2026-2029 Dilantik, Siap Perkuat Profesionalisme Pers dan Sinergi Membangun Daerah
SELATPANJANG â€" Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kepulauan Meranti resmi memasuki babak baru. Kepengurusan PWI periode 2026-2029 yang dinakhodai Wira Saputra resmi dilantik oleh Ketua PWI
Segera Diresmikan Presiden, Tahap Pertama Proyek PLTS 100 GW Mulai Berjalan
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan segera meresmikan pembangunan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas total 100 gigawatt (GW). Langkah ini diinisiasi sebagai instrum
Hindari Publikasi Akibat Ancaman, PM Israel Bertolak ke Washington Lewat Pangkalan Militer
JAKARTA - Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu melakukan kunjungan kenegaraan ke Amerika Serikat (AS) pada akhir Juli 2026 dengan prosedur pengamanan yang tidak biasa. Keberangkatan tersebut dir