Rabu, 29 Jul 2026
  • Home
  • Nasional
  • Segera Diresmikan Presiden, Tahap Pertama Proyek PLTS 100 GW Mulai Berjalan

Nasional,

Segera Diresmikan Presiden, Tahap Pertama Proyek PLTS 100 GW Mulai Berjalan

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Rabu, 29 Jul 2026 11:15
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan segera meresmikan pembangunan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas total 100 gigawatt (GW). Langkah ini diinisiasi sebagai instrumen utama pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan sekaligus meningkatkan bauran energi bersih di tanah air.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan bahwa realisasi proyek tahap perdana tersebut sudah mengantongi persetujuan dan akan masuk fase konstruksi dalam waktu dekat.

Persetujuan Konstruksi Tahap Pertama

Pernyataan terkait kepastian peresmian fasilitas energi terbarukan ini disampaikan langsung usai pertemuan di tingkat eksekutif. Bahlil menyebutkan bahwa rancangan proyek telah disetujui langsung oleh Kepala Negara.

"Kami juga membahas tentang implementasi daripada PLTS 100GW yang InsyaaAllah dalam waktu dekat akan ditandai peluncuran groundbreaking pertama," papar Bahlil di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (28/7/2026).


Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa rangkaian pembangunan akan langsung dieksekusi setelah proses peluncuran resmi. "Jadi ini langsung sudah jalan menyangkut dengan PLTS dan tahap pertama sudah disetujui untuk bisa dilaksanakan nanti Presiden sendiri yang insyaallah dalam rencananya akan meresmikan," terangnya.

Terobosan Pengadaan Terintegrasi PLN
Guna menopang megaproyek tersebut, PT PLN (Persero) telah meluncurkan fasilitas PLTS Mentari Nusantara I dengan total kapasitas 1,225 GW. Pengembangan pembangkit hijau ini dikelola melalui skema pengadaan terintegrasi bernama GIGA ONE, yang proses tendernya telah bergulir sejak Kamis (30/4/2026).

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menjelaskan bahwa pendekatan konsolidasi proyek ke dalam satu paket strategis ini merupakan model baru untuk memacu skala keekonomian. Hal ini dirancang agar sektor ketenagalistrikan nasional semakin memiliki daya tarik investasi tinggi.


"Lewat strategi bundling GIGA ONE, pengadaan proyek dilakukan secara konsolidasi dalam satu paket strategis. Hal ini membuat aspek keekonomian proyek jauh lebih bankable, kepastian proyek meningkat, serta proses pengadaan hingga konstruksi menjadi lebih efisien," urai Darmawan, Jumat (1/5/2026).

Dorong Ekosistem Industri Hulu ke Hilir
PLN memproyeksikan bahwa kehadiran pembangkit ramah lingkungan ini tidak sebatas memperkuat kemandirian energi, tetapi juga mampu memberikan multiplier effect bagi perekonomian, termasuk mencetak lapangan kerja hijau (green jobs).

Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan PLN Suroso Isnandar menambahkan, PLTS Mentari Nusantara I bertindak sebagai penggerak awal (initial driver) untuk mencapai target 100 GW yang diamanatkan pemerintah.

"Melalui strategi bundling GIGA ONE, PLN menempatkan energi terbarukan sebagai motor pertumbuhan industri nasional. Ini bukan sekadar pembangunan pembangkit, tetapi pengembangan ekosistem industri energi bersih yang terintegrasi dari hulu ke hilir," tegasnya. Skema ini juga dioptimalkan untuk meningkatkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) agar rantai pasok manufaktur lokal semakin berdaya saing.(goriau)
Sumber: https://www.goriau.com/berita/baca/segera-diresmikan-presiden-tahap-pertama-proyek-plts-100-gw-mulai-berjalan.html

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki