Rabu, 03 Jun 2026
  • Home
  • Hukrim
  • Waspada Pemerasan di Dalam Mobil Angkot di Pekanbaru, Begini Modusnya

Waspada Pemerasan di Dalam Mobil Angkot di Pekanbaru, Begini Modusnya

Rabu, 11 Nov 2015 15:54
Tiga orang pelaku pemerasan di dalam angkot usai diamankan di Mapolsek Bukit Raya
PEKANBARU-Berbagai modus kejahatan bisa terjadi dimanapun, termasuk di dalam kendaraan angkutan umum seperti angkot. Ini yang dialami oleh seorang pelajar berinisial MA (13), warga Jalan Putri Tujuh, Kelurahan Sidomulyo Barat, Kecamatan Bukit Raya, Pekanbaru, Provinsi Riau.

MA diperas tiga orang pelaku, saat menumpangi angkot jurusan Tangkerang. Waktu itu ia baru habis jalan-jalan dari Ramayana Pekanbaru. Awalnya korban tidak menaruh curiga dengan sang supir dan dua rekannya. Namun diperjalanan, tepatnya di Jalan Parit Indah Kelurahan Tangkerang Labuai Kecamatan Bukit Raya Pekanbaru, tiga pelaku ini lalu beraksi.

Sembari mengancam, ketiganya kemudian menggeledah saku pakaian MA, dan berhasil mendapatkan uang senilai Rp260 ribu. Usai itu, para pelaku menurunkan korban di Jalan Hangtuah, disekitar Mesjid Agung An Nur, Pekanbaru. Berhasil selamat tanpa terluka, MA langsung melaporkan peristiwa itu ke Mapolsek Bukit Raya.

"Setelah mendapat laporan ini, kita pun melakukan penyelidikan dan para pelaku sudah kita amankan di Mapolsek, untuk diproses dan mengetahui kira-kira sudah berapa kali mereka melakukan aksi serupa," kata Kapolsek Bukit Raya, AKP Ricky Ricardo, melalui Kanit Reskrim Ipda M Bahari Abdi, Rabu (11/11/2015) pagi.

Waktu kejadian, seluruh penumpang di dalam angkot sudah turun. Tinggalah korban, rekannya dan tiga orang pelaku, yang diketahui berinisial YL (22) selaku supir angkot, RA (21), supir, dan DD (17). Seketika itu mereka menutup pintu angkot dan membawa korban mutar-mutar, hingga sampai di TKP.

"Korban mengenali plat mobil angkot itu serta wajah para pelaku. Jadi mobil tersebut kita lacak dan berhasil mencegatnya di bawah Fly over Jalan Jenderal Sudirman-Imam Munandar. Supirnya (YL) kita pertemukan dengan korban, dan korban membenarkan kalau dia adalah pelakunya. Usai itu kita ciduk dua orang rekan YL," kata Kanit.(grc)
Berita Terkait
  • Selasa, 02 Jun 2026 17:49

    Peringatan Hari Lahir Pancasila, 800 Warga Puncak Jaya Kirab Bendera 50 Meter

    Puncak Jaya-Peringatan Hari Lahir Pancasila di Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah, diwarnai dengan aksi kolosal pembentangan bendera Merah Putih sepanjang 50 meter, Senin (1/6/2026). Aksi Ki

  • Selasa, 02 Jun 2026 17:44

    Hutan Adat Imbo Putui Suguhkan Keseimbangan Ekonomi dan Alam Berkelanjutan

    Kampar-Hutan Adat Imbo Putui di Desa Petapahan, Kabupaten Kampar, kini hadir menjadi destinasi wisata alam pilihan berbasis konservasi unggulan di Provinsi Riau. Melalui Program Desa Wisata, kawasan y

  • Selasa, 02 Jun 2026 16:30

    Jelang Musim Kemarau, RAPP Dukung Upaya Pemkab Pelalawan Perkuat Pencegahan Karhutla .

    PANGKALAN KERINCI-Menjelang musim kemarau tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Pelalawan menggelar Apel Kesiapsiagaan Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Lapangan Kantor

  • Selasa, 02 Jun 2026 16:22

    26 Tahun Dimakamkan, Jenazah Abu Zamroh Warga Inhu Riau Ditemukan Masih utuh Saat Pemindahan Makam

    Saat sang ayah meninggal dunia, Miyos baru saja menyelesaikan pendidikan SMP dan berusia sekitar 15 tahun.Ia masih mengingat kondisi keluarga mereka saat itu yang hidup dalam kondisi susah.Rumah seder

  • Selasa, 02 Jun 2026 16:00

    Pasca Libur Idul Adha, Permohonan Paspor di Imigrasi Bengkalis Tetap Normal

    BENGKALIS-Pelayanan keimigrasian di Kantor Imigrasi Kelas II TPI Bengkalis pasca libur bersama Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi terpantau berjalan normal tanpa adanya lonjakan signifikan, baik untuk

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.