Selasa, 07 Jul 2026

Internasional,

Hamas Bubarkan Pemerintahan di Gaza

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Selasa, 07 Jul 2026 08:58
Gaza - Kelompok militan Hamas pada Senin (6/7/2026) mengatakan telah membubarkan pemerintahannya di Gaza dan bersiap menyerahkan kekuasaan kepada sebuah komite teknis yang didukung Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sebagai bagian dari kesepakatan gencatan senjata yang dimediasi Amerika Serikat (AS).

Hamas tidak menyebutkan apakah pihaknya akan mengambil langkah krusial untuk melucuti senjata atau menyerahkan urusan keamanan kepada pasukan internasional. Namun, kelompok itu menggambarkan keputusan tersebut sebagai bukti komitmennya terhadap rekonstruksi Gaza setelah perang selama bertahun-tahun.Belum jelas apakah langkah yang diumumkan oleh seorang pejabat tingkat rendah itu akan membawa perubahan berarti di lapangan.

Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP), entitas baru yang dipimpin Presiden Donald Trump dengan mandat untuk memerintah dan membangun kembali Gaza, mengatakan telah mengetahui pengumuman Hamas tersebut. Namun, dewan itu menyatakan akan menilai dampaknya berdasarkan "tindakan, bukan janji".

Dalam pernyataan di X, Dewan Perdamaian menegaskan bahwa komite teknokrat harus mengendalikan seluruh senjata di Gaza, sebagaimana diatur dalam kesepakatan gencatan senjata.

Dalam konferensi pers pada Senin, Ismail al-Thawabta, direktur jenderal Kantor Media Pemerintah yang dikelola Hamas, menuturkan hanya staf teknis dan profesional yang akan tetap berada di posisi mereka untuk menjalankan urusan sehari-hari di wilayah Palestina tersebut.

"Seluruh pegawai yang bekerja dalam penyediaan layanan adalah pegawai negara dan sepenuhnya siap bekerja di bawah Komite Nasional untuk Administrasi Gaza," kata al-Thawabta dalam konferensi pers di halaman Rumah Sakit Al-Aqsa di Deir al-Balah seperti dilaporkan Associated Press.

Juru bicara Hamas Hazem Qassem menyebut keputusan ini sebagai langkah positif ke depan dalam upaya menerapkan kesepakatan gencatan senjata.

Menteri Luar Negeri Israel Gideon Saar menepis langkah tersebut. Ia mengatakan, keputusan itu dirancang untuk menghindari pelucutan senjata.

"Selama Hamas masih memegang senjata, pemerintahan sipil mana pun tentu akan berjalan sesuai arahan Hamas," tulisnya di X.

 

Siapa Pimpin Komite Teknorat?
Komite teknokrat yang berbasis di Kairo itu dipimpin Ali Shaath, seorang insinyur kelahiran Gaza dan mantan pejabat Otoritas Palestina. Komite tersebut diberi mandat untuk memulihkan layanan dasar dan mengawasi urusan sipil di bawah supervisi PBB dan Dewan Perdamaian.

Menanggapi pengumuman Hamas pada Senin, Shaath mengatakan via X bahwa agar komite dapat bekerja secara efektif, harus ada satu otoritas pemerintahan yang beroperasi di bawah satu kerangka hukum dan aparat keamanan terpadu yang bertanggung jawab kepada otoritas tersebut.

Sembilan bulan setelah gencatan senjata ditandatangani, perundingan antara Israel dan Hamas masih banyak menemui jalan buntu terkait penerapan tahap kedua kesepakatan, termasuk pelucutan senjata Hamas dan rekonstruksi Gaza.

Hamas bersikeras bahwa tahap pertama harus diterapkan lebih dulu sebelum pembahasan mengenai senjata mereka dimulai.

Serangan pada 7 Oktober 2023 oleh militan yang dipimpin Hamas, yang memicu perang, menewaskan sekitar 1.200 orang di Israel dan menyebabkan 251 orang lainnya disandera. Sementara itu, serangan balasan Israel di Gaza menewaskan sedikitnya 73.098 warga Palestina.

Intensitas serangan Israel telah jauh berkurang sejak gencatan senjata mulai berlaku pada 10 Oktober tahun lalu, tetapi serangan masih terjadi hampir setiap hari. Militer Israel mengklaim pihaknya menargetkan Hamas dan militan lain, kerap dengan menyatakan bahwa mereka sedang merencanakan serangan. Serangan-serangan itu juga menewaskan banyak warga sipil.

Pada Senin, serangan Israel menewaskan sedikitnya lima orang di Gaza, termasuk tiga orang di Khan Younis di wilayah selatan dan dua orang di sebuah apartemen di Kota Gaza.

Militer Israel mengaku menargetkan seorang anggota Hamas dalam serangan di Kota Gaza dan seorang militan dari kelompok Jihad Islam Palestina dalam serangan di Khan Younis.(liputan6)
Sumber: https://www.liputan6.com/global/read/8240460/hamas-bubarkan-pemerintahan-di-gaza

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

slot hoki slot hoki slot gacor