Rabu, 27 Mei 2026

Internasional,

Kamboja Ternyata Tak Punya Jet Tempur, Ini Alasan Militernya

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Sabtu, 26 Jul 2025 09:08
Berita satu.com
Kamboja menegaskan tidak membutuhkan jet tempur untuk melindungi negaranya, melainkan mengandalkan sistem pertahanan berlapis yang disebut “jaring langit”.

Ketegangan perbatasan antara Kamboja dan Thailand meletus pada Kamis (24/7/2025) pagi, dengan kedua pihak saling menuduh melakukan serangan lebih dulu dan mengklaim hanya membela diri. Dalam waktu kurang dari enam jam, konflik meningkat tajam dengan pengerahan senjata berat.

Thailand menuduh Kamboja menembaki kawasan permukiman hingga menimbulkan korban jiwa. Sebagai balasan, Bangkok mengerahkan beberapa gelombang jet tempur F-16 untuk menyerang target militer Kamboja.

Kamboja mengeklaim berhasil menembak jatuh sebuah jet F-16, tetapi Angkatan Udara Thailand membantah dan menegaskan seluruh pesawat kembali ke pangkalan dengan selamat. Hal ini tidak mengejutkan, mengingat Angkatan Udara Kamboja saat ini tidak memiliki jet tempur sama sekali, hanya mengoperasikan helikopter buatan Uni Soviet, Tiongkok, Prancis, dan Italia, serta pesawat angkut dari Tiongkok, Prancis, dan Inggris.

Menteri Pertahanan Kamboja Tea Seiha menyatakan bahwa negaranya tidak memiliki jet tempur atau kapal perang karena fokus pada pertahanan, bukan serangan. “Militer Kamboja mampu melindungi negara dengan sistem pertahanan udara, senjata antitank, dan pertahanan pesisir,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa Kamboja bekerja sama dengan sejumlah negara sahabat untuk meningkatkan kapasitas pertahanan, bukan menimbun senjata untuk menyerang pihak lain.

Perdana Menteri Hun Sen pada Mei 2022 juga menekankan, Kamboja tidak membutuhkan pesawat tempur untuk mencegat dan menembak jatuh pesawat lain. Sebaliknya, kami mengandalkan kekuatan udara pertahanan, yang saya sebut jaring langit.

Hun Sen menjelaskan, banyak pihak salah paham terhadap konsep jaring langit. “Jika pesawat musuh hanya terbang tinggi, itu tidak berdampak pada Kamboja. Namun jika mereka menukik menyerang, kami akan menghujani mereka dengan ratusan ribu peluru. Itulah konsep jaring langit,” jelasnya.

Hun Sen juga mengungkapkan bahwa Angkatan Udara Kamboja pernah memiliki pesawat MiG-21bis, tetapi tidak pernah digunakan dalam pertempuran dan akhirnya dipensiunkan pada 2010. “Dalam perang modern, jet tempur tidak lagi menjadi andalan. Sistem pertahanan udara yang kami kembangkan jauh lebih relevan,” tegasnya.

Menurutnya, Kamboja akan mengabaikan pesawat musuh yang hanya melintas di ketinggian, tetapi siap menembak jika terjadi serangan langsung. “Inilah mengapa jet tempur jarang berperan dalam konflik perbatasan. Sistem pertahanan udara kami telah berhasil menguji rudal dengan jangkauan hingga 40 kilometer,” jelasnya.

Hun Sen menutup dengan peringatan agar tidak terlalu bergantung pada persenjataan canggih semata. “Tanpa penguasaan wilayah, sekuat apa pun senjata tidak akan menjamin kemenangan,” pungkasnya.***(Berita Satu.com)
Sumber: Berita satu.com

Internasional
Berita Terkait
  • Sabtu, 23 Mei 2026 09:42

    Simpan Sabu Dalam Bra, Gerombolan Pelaku Penyalahgunaan Narkotika Dibekuk Polsek Peranap

    INHU - Peredaran narkotika kembali menjadi perhatian serius aparat penegak hukum di Kabupaten Indragiri Hulu. Kali ini, jajaran Polsek Peranap berhasil membongkar dugaan jaringan penyalahgunaan narkot

  • Kamis, 21 Mei 2026 09:26

    Polsek Kelayang Ungkap Kasus Narkotika Di Desa Talang Pring, Dua Tersangka Dibekuk BB Puluhan Gram Sabu

    INHU-Upaya pemberantasan peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Indragiri Hulu kembali membuahkan hasil. Personel Polsek Kelayang berhasil mengungkap kasus tindak pidana narkotika jenis sabu di D

  • Rabu, 20 Mei 2026 11:01

    Pengedar Sabu di Kampung Besar Seberang Diciduk Satresnarkoba Polres Inhu, Sejumlah Barang Bukti Disita

    INHU-Peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Kecamatan Rengat kembali berhasil diungkap jajaran Satresnarkoba Polres Indragiri Hulu. Seorang pria yang diduga sebagai pengedar sabu diamankan polisi s

  • Minggu, 10 Mei 2026 11:51

    Seorang Kurir Narkoba Ditangkap, Sabu 21,1 Kg Berhasil Disita

    Siak-Lagi-lagi kurir narkoba yang menjadi sasaran penangkapan oleh Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri yang berhasil menggagalkan sabu seberat 21,1 kilogram di wilayah P

  • Sabtu, 09 Mei 2026 06:59

    Kunjugan Bhabinkamtibmas Polsek Kelayang, Modernisasi Ketahanan Pangan Masa Depan

    INHU-Komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan hingga ke tingkat desa dan kelurahan. Salah satunya melalui peran aktif Bhabinkamtibmas yang turun langsung ke la

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.