Selasa, 14 Jul 2026

Internasional,

Kamboja Ternyata Tak Punya Jet Tempur, Ini Alasan Militernya

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Sabtu, 26 Jul 2025 09:08
Berita satu.com
Kamboja menegaskan tidak membutuhkan jet tempur untuk melindungi negaranya, melainkan mengandalkan sistem pertahanan berlapis yang disebut “jaring langit”.

Ketegangan perbatasan antara Kamboja dan Thailand meletus pada Kamis (24/7/2025) pagi, dengan kedua pihak saling menuduh melakukan serangan lebih dulu dan mengklaim hanya membela diri. Dalam waktu kurang dari enam jam, konflik meningkat tajam dengan pengerahan senjata berat.

Thailand menuduh Kamboja menembaki kawasan permukiman hingga menimbulkan korban jiwa. Sebagai balasan, Bangkok mengerahkan beberapa gelombang jet tempur F-16 untuk menyerang target militer Kamboja.

Kamboja mengeklaim berhasil menembak jatuh sebuah jet F-16, tetapi Angkatan Udara Thailand membantah dan menegaskan seluruh pesawat kembali ke pangkalan dengan selamat. Hal ini tidak mengejutkan, mengingat Angkatan Udara Kamboja saat ini tidak memiliki jet tempur sama sekali, hanya mengoperasikan helikopter buatan Uni Soviet, Tiongkok, Prancis, dan Italia, serta pesawat angkut dari Tiongkok, Prancis, dan Inggris.

Menteri Pertahanan Kamboja Tea Seiha menyatakan bahwa negaranya tidak memiliki jet tempur atau kapal perang karena fokus pada pertahanan, bukan serangan. “Militer Kamboja mampu melindungi negara dengan sistem pertahanan udara, senjata antitank, dan pertahanan pesisir,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa Kamboja bekerja sama dengan sejumlah negara sahabat untuk meningkatkan kapasitas pertahanan, bukan menimbun senjata untuk menyerang pihak lain.

Perdana Menteri Hun Sen pada Mei 2022 juga menekankan, Kamboja tidak membutuhkan pesawat tempur untuk mencegat dan menembak jatuh pesawat lain. Sebaliknya, kami mengandalkan kekuatan udara pertahanan, yang saya sebut jaring langit.

Hun Sen menjelaskan, banyak pihak salah paham terhadap konsep jaring langit. “Jika pesawat musuh hanya terbang tinggi, itu tidak berdampak pada Kamboja. Namun jika mereka menukik menyerang, kami akan menghujani mereka dengan ratusan ribu peluru. Itulah konsep jaring langit,” jelasnya.

Hun Sen juga mengungkapkan bahwa Angkatan Udara Kamboja pernah memiliki pesawat MiG-21bis, tetapi tidak pernah digunakan dalam pertempuran dan akhirnya dipensiunkan pada 2010. “Dalam perang modern, jet tempur tidak lagi menjadi andalan. Sistem pertahanan udara yang kami kembangkan jauh lebih relevan,” tegasnya.

Menurutnya, Kamboja akan mengabaikan pesawat musuh yang hanya melintas di ketinggian, tetapi siap menembak jika terjadi serangan langsung. “Inilah mengapa jet tempur jarang berperan dalam konflik perbatasan. Sistem pertahanan udara kami telah berhasil menguji rudal dengan jangkauan hingga 40 kilometer,” jelasnya.

Hun Sen menutup dengan peringatan agar tidak terlalu bergantung pada persenjataan canggih semata. “Tanpa penguasaan wilayah, sekuat apa pun senjata tidak akan menjamin kemenangan,” pungkasnya.***(Berita Satu.com)
Sumber: Berita satu.com

Internasional
Berita Terkait
  • Selasa, 14 Jul 2026 17:09

    Kapolres Rohil di Pimpin Aldi Alfa Faroqi

    Ujungtanjung-Tongkat estafet kepemimpinan di Polres Rokan Hilir resmi berganti. AKBP Isa Imam Syahroni, S.I.K., M.H. menyerahkan jabatan Kapolres Rokan Hilir kepada penggantinya, AKBP Aldi Alfa Faroqi

  • Senin, 13 Jul 2026 17:38

    Aldi Alfa Faroqi Resmi Nahkodai Polres Rohil

    Pekanbaru-Kepolisian Daerah (Polda) Riau menggelar upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) sejumlah Pejabat Utama (PJU) dan Kapolres jajaran yang dipimpin langsung Kapolda Riau, Irjen Pol. Dr. Herry H

  • Rabu, 17 Jun 2026 11:47

    Polres Indragiri Hulu Gelar Bakti Sosial HUT Bhayangkara Ke-80

    Rengat-Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Indragiri Hulu melaksanakan kegiatan bakti sosial dengan bersilaturahmi sekaligus menyalurkan bantuan semba

  • Minggu, 14 Jun 2026 20:34

    Kabur ke Batam, Polres Inhu Kembali Ringkus Pelaku Penganiayaan di PT. SBP

    INHU- Upaya pelarian hingga menyeberang ke luar daerah tak mampu menghentikan langkah aparat kepolisian dalam memburu pelaku tindak pidana penganiayaan yang terjadi di kawasan perkebunan PT Sinas Beli

  • Jumat, 05 Jun 2026 09:49

    "Gunakan Manajemen Peternakan Modern", Pesan Bhabinkamtibmas Polres Inhu Untuk Ketahanan Pangan

    INHU-Upaya mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional terus dilakukan jajaran Polres Indragiri Hulu (Inhu) melalui berbagai kegiatan yang menyentuh langsung masyarakat. Salah satunya dilakukan oleh p

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki