Sabtu, 13 Jun 2026

Internasional,

Netanyahu Akan Kuasai Gaza lalu Serahkan ke Pasukan Arab

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Jumat, 08 Agu 2025 13:55
Berita satu.com
Perdana Menteri (PM) Israel, Benjamin Netanyahu kembali menegaskan sikap tegasnya terhadap Hamas. Dalam pernyataan pada Kamis (7/8/2025), ia menyebut Israel berencana mengambil alih kendali penuh atas Jalur Gaza untuk menghancurkan kelompok tersebut.

Setelah itu, kata Netanyahu, pemerintahan Gaza akan diserahkan kepada pasukan Arab yang dianggap bersahabat.

Rencana ini menjadi salah satu pokok bahasan dalam rapat Kabinet Keamanan Israel. Forum tersebut juga membahas opsi memperluas ofensif militer yang telah berlangsung selama 22 bulan.

Hingga kini, Israel menguasai sekitar tiga perempat wilayah Gaza yang sebagian besar telah hancur akibat perang.

“Demi menjamin keamanan kami, kami bermaksud menyingkirkan Hamas di sana, dan memungkinkan penduduk Gaza terbebas darinya. Kami tidak ingin mempertahankannya. Kami ingin memiliki perimeter keamanan," ujar Netanyahu, dikutip dari AP News, Jumat (8/8/2025).

"Kami ingin menyerahkannya kepada pasukan Arab yang akan memerintah dengan benar tanpa mengancam kami dan memberikan kehidupan yang baik bagi warga Gaza,” tambahnya.

Meski Netanyahu menyebut rencana ini demi keamanan, langkah tersebut memicu kekhawatiran besar. Perluasan operasi militer dikhawatirkan akan mengancam nyawa warga Palestina yang tersisa, serta sekitar 20 sandera Israel yang diyakini masih hidup di Gaza.

Tekanan internasional terhadap Israel pun semakin menguat. Kritik datang tidak hanya dari luar negeri, tetapi juga dari kalangan militer sendiri.

Kepala Staf Militer Israel, Letjen Eyal Zamir memperingatkan, pendudukan penuh Gaza justru akan menambah risiko bagi para sandera dan memperberat beban militer setelah hampir 2 tahun perang tanpa henti.

Rencana Netanyahu kuasai Gaza dan menyerahkannya kepada pasukan Arab memunculkan dilema besar. Di satu sisi, langkah ini diproyeksikan sebagai jalan untuk mengakhiri ancaman Hamas. Namun, di sisi lain konsekuensi kemanusiaan dan risiko politik membuat dunia menyorot tajam strategi Israel ini.***(Berita satu.com)
Sumber: Berita satu.com

Internasional
Berita Terkait
  • Jumat, 05 Jun 2026 09:49

    "Gunakan Manajemen Peternakan Modern", Pesan Bhabinkamtibmas Polres Inhu Untuk Ketahanan Pangan

    INHU-Upaya mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional terus dilakukan jajaran Polres Indragiri Hulu (Inhu) melalui berbagai kegiatan yang menyentuh langsung masyarakat. Salah satunya dilakukan oleh p

  • Rabu, 03 Jun 2026 09:46

    Swasembada Pangan, Bhabinkamtibmas Polres Inhu Sambangi Petani Jagung Menulis

    INHU - Upaya mendukung program swasembada dan ketahanan pangan nasional terus dilakukan jajaran Polres Indragiri Hulu (Inhu). Melalui peran aktif Bhabinkamtibmas di desa binaan, kepolisian hadir membe

  • Sabtu, 30 Mei 2026 11:58

    Satres Narkoba Polres Dumai Gulung Dua Pengedar, 68 Paket Sabu dan Ekstasi Disita Sebagai Barang Bukti

    DUMAI-Komitmen Polres Dumai dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukumnya kembali membuahkan hasil. Tim Opsnal Satres Narkoba Polres Dumai yang dipimpin langsung oleh Ipda Rico Salom

  • Sabtu, 23 Mei 2026 09:42

    Simpan Sabu Dalam Bra, Gerombolan Pelaku Penyalahgunaan Narkotika Dibekuk Polsek Peranap

    INHU - Peredaran narkotika kembali menjadi perhatian serius aparat penegak hukum di Kabupaten Indragiri Hulu. Kali ini, jajaran Polsek Peranap berhasil membongkar dugaan jaringan penyalahgunaan narkot

  • Kamis, 21 Mei 2026 09:26

    Polsek Kelayang Ungkap Kasus Narkotika Di Desa Talang Pring, Dua Tersangka Dibekuk BB Puluhan Gram Sabu

    INHU-Upaya pemberantasan peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Indragiri Hulu kembali membuahkan hasil. Personel Polsek Kelayang berhasil mengungkap kasus tindak pidana narkotika jenis sabu di D

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.