Kamis, 25 Jun 2026

Internasional

Pesan Singkat Bocah Tujuh Tahun Selamatkan Belasan Nyawa

Selasa, 12 Apr 2016 11:03
okezone.com
Ilustras

LEICESTER – Sebuah pesan singkat (SMS) yang dikirimkan seorang bocah berusia tujuh tahun kepada seorang aktivis hak asasi manusia (HAM) menyelamatkan nyawa 15 orang yang hampir tewas kehabisan nafas di dalam kontainer sebuah truk.

Bocah bernama Ahmed itu adalah salah satu dari 14 orang pengungsi yang berusaha memasuki Inggris dari kamp pengungsi di Calais, Prancis menggunakan truk. Namun, usaha itu nyaris membuat mereka kehilangan nyawanya jika bukan karena pesan yang dikirim Ahmed.

"I ned halp dariver no stop car no oksijan in the car no signal ia min the cantenar. Iam no jokan valla," demikian isi SMS yang dikirimkan oleh Ahmed kepada Liz Clegg seorang aktivis HAM menggunakan ponsel yang diberikan Liz di Calais.

Meski pesan itu terlihat kurang jelas, Ahmed tampaknya berusaha mengatakan "I need help. Driver wont stop the car, no oxygen in the car. No signal. I am in container. I'm not joking. Wallah." Yang berarti "Saya membutuhkan bantuan. Sopir tidak mau menghentikan mobil. Tidak ada oksigen di dalam mobil. Tidak ada sinyal. Saya di dalam kontainer. Saya tidak bercanda. Demi Allah."

Menyadari situasi yang dihadapi Ahmed, Liz yang saat itu berada di New York segera menghubungi rekannya Tanya Freedman, seorang anggota lembaga kemanusiaan Help Refugee di London yang segera melapor kepada polisi. Mereka akhirnya berhasil melacak dan menemukan truk yang membawa Ahmed di sebuah stasiun pengisian bahan bakar di Leicester Forest East, Inggris.

Saat polisi tiba, mereka menemukan 15 orang pengungsi, termasuk sang bocah, semua dalam keadaan hidup.

"Saya pikir luar biasa seorang anak berusia tujuh tahun tahu nyawanya dalam bahaya dan tahu apa yang harus dilakukan dan memberikan informasi yang tepat untuk menyelamatkan dirinya dan orang lain yang berada di dalam truk," kata Freedman sebagaimana dilansir dari Sputnik, Selasa (12/4/2016).

Keterangan dari kepolisian menyebutkan 14 orang pengungsi yang ditemukan di dalam truk akhirnya ditahan polisi karena berusaha memasuki Inggris secara ilegal, sedangkan Ahmed diserahkan kepada lembaga perlindungan pemerintah. (okezone.com)

Internasional
Berita Terkait
  • Senin, 08 Sep 2025 16:24

    Rusia Kembangkan Vaksin Kanker Baru, Pengujian Awal Diklaim 100% Sukses

    Rusia telah meluncurkan EnteroMix, sebuah vaksin perawatan kanker baru yang dilaporkan menunjukkan efikasi 100 persen dalam uji klinis awal. EnteroMix dikembangkan dengan teknologi yang mirip dengan v

  • Senin, 08 Sep 2025 16:09

    Transformasi Wanita AS usai Operasi Peninggi Badan, dari 117 Cm Jadi 151 Cm

    Chandler Crews (31) di Maryland, Amerika Serikat menceritakan pengalamannya menjalani operasi peninggi badan yang kontroversial. Crews lahir dengan kondisi genetik langka anchondroplasia, yang membuat

  • Senin, 08 Sep 2025 13:37

    Badai Dahsyat Tapah Dekati Hong Kong Picu Penutupan Bisnis dan Sekolah

    Hong Kong menutup sekolah dan banyak bisnis pada Senin (8/9/2025) karena Badai Tropis Tapah yang membawa angin kencang dan hujan lebat, mendekati wilayah tersebut dalam jarak 170 km. Badai itu memenga

  • Senin, 08 Sep 2025 10:40

    Jepang Gelar Upacara Perayaan Usia Dewasa Pangeran Hisahito

    Jepang menyelenggarakan upacara perayaan usia dewasa bagi Pangeran Hisahito, anggota keluarga kekaisaran pria pertama yang resmi mencapai usia dewasa dalam 40 tahun terakhir.Pangeran Hisahito, yang me

  • Senin, 08 Sep 2025 09:32

    Trump Keluarkan ‘Peringatan Terakhir’ untuk Hamas Soal Kesepakatan Sandera

    Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan pernyataan tegas terhadap Hamas, mendesak kelompok militan Palestina itu agar menerima kesepakatan pembebasan sandera dari Gaza.“Israel telah mener

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.