Kamis, 25 Jun 2026
  • Home
  • Internasional
  • Serangan Bom Mobil di Ibu Kota Kolombia Tewaskan 10 Orang, Luka Puluhan Lainnya

Internasional

Serangan Bom Mobil di Ibu Kota Kolombia Tewaskan 10 Orang, Luka Puluhan Lainnya

Jumat, 18 Jan 2019 10:34
okezone.com

BOGOTA - Sebuah bom mobil meledak di akademi kepolisian di Ibu Kota Kolombia, Bogota pada Kamis, 18 Januari waktu setempat. Ledakan itu menewaskan sedikitnya 10 orang dan melukai 50 lainnya serta membangkitkan memori warga Kolombia akan masa-masa penuh kekerasan yang telah dilalui negara itu.

Pihak berwenang mengatakan, mobil itu menerobos pos pemeriksaan, melaju ke halaman sekolah General Santander dan meledak, menghancurkan jendela apartemen di dekatnya. Serangan itu adalah salah satu yang paling mematikan di Bogota sejak pemerintah mencapai kesepakatan damai dengan kelompok pemberontak Marxis, FARC pada 2016.

Presiden Kolombia, Ivan Duque menyebut serangan itu sebagai "aksi teroris gila" terhadap taruna polisi yang tak bersenjata. Dia telah memerintahkan polisi dan militer Kolombia untuk memburu pelaku dan menyeretnya ke pengadilan.

"Rakyat Kolombia tidak pernah menyerah pada terorisme, kami selalu mengalahkannya. Ini tidak akan menjadi pengecualian, " kata Duque dalam konferensi pers di sekolah kepolisian yang terletak di selatan Bogota itu, sebagaimana dilansir Reuters, Jumat (18/1/2019).

Jaksa Agung Kolombia, Nestor Humberto Martinez mengatakan, penyelidik telah mengidentifikasi sopir mobil sebagai Jose Aldemar Rojas Rodriguez. Dia termasuk sebagai salah satu yang tewas dalam kejadian itu.

Aldemar menggunakan mobil jenis Nissan SUV patroli yang membawa 80 kilogram bahan peledak pentolite. Bahan peledak jenis ini dahulu sering digunakan oleh kelompok-kelompok gerilyawan pemberontak di Kolombia.

Sejauh ini belum ada pihak yang mengklaim bertanggungjawab atas serangan tersebut dan Humberto Martinez mengatakan para penyelidik sedang mencari "aktor intelektual" serangan.

Dalam pernyataannya, Kementerian Pertahanan mengonfirmasi terdapat 10 orang tewas dan 54 lainnya luka-luka. Sembilan dari korban yang meninggal adalah taruna di akademi.

Serangan bom mobil sering terjadi di Kolombia selama beberapa dekade perang saudara antara negara dan berbagai kelompok pemberontak kiri, serta pada masa kekerasan yang melibatkan kartel narkoba Medellin yang dipimpin oleh raja obat bius Pablo Escobar.

Perang yang menewaskan sekira 260.000 korban dan menyebabkan jutaan orang keluar dari kampung halamannya itu berakhir ketika pemerintah mencapai kesepakatan damai dengan Angkatan Bersenjata Revolusioner Kolombia (FARC) pada 2016.

Serangan besar terakhir terjadi pada Januari 2018 ketika kelompok pemberontak terbesar yang masih aktif, Tentara Pembebasan Nasional (ELN), meledakkan sebuah bom di kota pelabuhan utara Barranquilla, menewaskan lima petugas polisi dan melukai puluhan lainnya.


(Okezone.com)

Internasional
Berita Terkait
  • Kamis, 25 Jun 2026 15:14

    Dramatis, Damkar dan Tim Medis di Makassar Bersinergi Lepaskan Mesin Penggiling dari Tangan Pasie

    Tenaga medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Labuang Baji Makassar melibatkan petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Makassar dalam proses penanganan seorang pasien berini

  • Kamis, 25 Jun 2026 15:13

    KPK Lelang Barang Rampasan Kasus Taspen dan Kemnaker, Ini Waktunya

    Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan melelang barang rampasan dari perkara PT Taspen dan K3 Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) pada Hari Anti Korupsi Se-Dunia.Direktur Pelacakan Aset, Pengelola

  • Kamis, 25 Jun 2026 14:45

    Bahlil: Indonesia Setop Impor Solar Berkat Biodiesel, Kini Fokus Kurangi Impor Bensin

    Menteri Eneri dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia menyebut program biodiesel berbasis minyak sawit telah membantu Indonesia mengurangi ketergantungan terhadap impor bahan bakar minyak (BB

  • Kamis, 25 Jun 2026 14:39

    500 Personel Gabungan Disiagakan Amankan MTQ Ke-44 Riau dan Pacu Jalur Rayon II di Kuansing

    KUANSING â€" Sebanyak 500 personel gabungan disiagakan untuk mengamankan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Provinsi Riau ke-44 dan Pacu Jalur Rayon II yang akan digelar di Kabupaten

  • Kamis, 25 Jun 2026 13:42

    Riau Ikuti Kick-Off Pemdi 2026, Transformasi Digital Pemerintah Makin Dipercepat

    PEKANBARU â€" Pemerintah pusat terus mendorong transformasi tata kelola pemerintahan melalui perubahan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) menuju Pemerintahan Digital (Pemdi). Transformasi

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.