Kamis, 11 Jun 2026
  • Home
  • Kesehatan
  • 79 Ibu Hamil di Inhil Terima Bantuan PKH dari Pemerintah

Kesehatan

79 Ibu Hamil di Inhil Terima Bantuan PKH dari Pemerintah

Laporan: Aditya Prahara
Kamis, 14 Apr 2016 20:33
Aditya Prahara
Syaiful Kelana, Kabid Bantuan dan Jaminan Sosial, Dinas Sosial Kabupaten Indragiri hilir

TEMBILAHAN - Sebanyak 79 ibu hamil penerima di Kabupaten Indragiri hilir (Inhil), Provinsi Riau, mendapat bantuan pemerintah senilai Rp 1,2 juta melalui Program Keluarga Harapan (PKH).

"Program bantuan ini dari Kementerian Sosial, sifatnya "given" (hibah)," ungkapnya, Kamis, (14/04/16).

Berdasarkan data dari Dinas Sosial Inhil, sebanyak 3.267  keluarga sangat miskin (KSM) terdata akan menerima bantuan PKH dan di antaranya terdapat 79 orang ibu hamil.

Kabid Bantuan dan Jaminan Sosial, Dinas Sosial Inhil, Syaiful Kelana, berharap ibu hamil penerima bantuan PKH memanfaatkan dana itu sesuai dengan kebutuhan kehamilan dan persalinan dan tidak untuk digunakan untuk kebutuhan lainnya, dan mengatakan bantuan itu diberikan secara bertahap dalam setahun tiga kali, dan data yang kita gunakan ialah data dari Pendataan Program Perlindungan Sosial (PPLS) Tahun 2011.

"Pencairannya dalam tiga tahap. Dan langsung ke orang perorang melalui Kantor Pos. Nanti dijadwalkan oleh Kantor Pos. Pengambilannya harus langsung oleh keluarga bersangkutan," katanya lagi.

Selain untuk ibu hamil, program bantuan juga diberikan untuk siswa SD, SMP, SMA, balita dan anak prasekolah.

"Ini merupakan program pemerintah untuk membantu warga miskin demi mengentaskan kemiskinan, dan kita sangat mendukung dan siap menyukseskan program-program kesejahteraan rakyat dari pemerintah,"tukasnya

Tidak hanya itu, ia juga berharap kepada  Pihak Desa ataupun kelurahan untuk aktip mendata Keluarga Sangat Miskin (KSM) di Desa-Desanya.

" Kita Minta bagi masyarakat yang merasa dirinya Miskin dan benar-benar tidak mampu agar mendaptarkan dirinya ke Pihak Desa ataupun Kelurahan, dan Pihak desa pun harus aktip Jemput Bola untuk mendata, agar warga kita yang belum mendapatkan bantuan PKH ini bisa kita usulkan ke Pemerintah Pusat di Tahap selanjutnya,"harapnya (dit)

kesehatan
Berita Terkait
  • Kamis, 28 Mei 2026 17:08

    PDPI Sumbar dan Dinkes Sumbar Satukan Langkah Perkuat Program Eliminasi TB di Sumatera Barat

    PADANG-Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Cabang Sumatera Barat dan Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat memperkuat sinergi dalam upaya percepatan eliminasi Tuberkulosis (TB) tahun 2030 melal

  • Jumat, 15 Mei 2026 08:55

    PDPI Pusat Gandeng Pemprov Sumbar, Targetkan 1. 800 Dokter Paru se-Indonesia ke Ranah Minang

    Padang-Audiensi dan silaturahmi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dilakukan oleh Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) di Rumah Dinas Gubernur Sumatera Barat, Rabu (14/5/2026

  • Jumat, 15 Mei 2026 05:34

    Wamenkes Kunjungi Unand Penanganan TBC Harus Tuntas

    PADANG-Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia melakukan kunjungan kerja ke Sumatera Barat pada 12"13 Mei 2026 dengan fokus penguatan program kesehatan nasional, khususnya percepatan eliminasi tube

  • Rabu, 18 Mar 2026 15:17

    Libur Lebaran 2026 Mulai WFA, Gimana Pelayanan RS Saat Darurat?

    JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin memastikan seluruh rumah sakit vertikal di bawah naungan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tetap beroperasi penuh untuk melayani tindakan gawat

  • Selasa, 17 Mar 2026 15:04

    Jangan Sampai Salah Pakai Bantal Leher saat Mudik, Ini Tips ala Menkes Budi

    JAKARTA - Menggunakan bantal leher saat perjalanan jauh diminati masyarakat, khususnya pada musim mudik Lebaran 2026. Bantal ini bisa menjadi penyangga kepala, terutama saat hendak beristirahat di dal

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.