sehat
9 Alasan Wanita Lebih Panjang Umur daripada Pria
Sabtu, 14 Mei 2016 13:37
HAMPIR semua orang ingin panjang umur dan sehat selalu. Dalam hal ini, suka atau tidak, ternyata perempuan lebih mungkin untuk panjang umur dibanding laki-laki.
Tapi, ada alasan yang menyertai mengapa perempuan lebih mungkin panjang umur dibanding laki-laki. Berikut alasan perempuan lebih mungkin panjang umur dibanding laki-laki sebagaimana dikutip Boldsky.
Pertumbuhan prenatal lebih baik
Perempuan memiliki tingkat pertumbuhan dan sistem kekebalan yang lebih baik dibanding laki-laki, sehingga memberikan kematangan fisik penuh saat dilahirkan dan membuatnya panjang umur. Sementara, pada bayi laki-laki, kematangan fisik mereka masih terus berkembang, sehingga mereka lemak dan rentan terhadap penyakit.
Perbedaan kromosom
Perempuan memiliki telemores (bagian dalam kromosom) lebih lama daripada pria yang melindungi kromosom. Telemores membantu sel-sel kita untuk menumbuhkan dan bekerja sebagai mekanisme anti-penuaan. Perempuan memiliki telemores yang lebih panjang, usia mereka lebih lambat daripada laki-laki dan memperlambat penuaan sel.
Perubahan hormonal bertahap
Sepanjang hidupnya, seorang wanita memiliki tingkat hormon yang berbeda, sehingga membantu dia mengoptimalkan kesehatannya. Setelah melahirkan, perempuan mulai memproduksi tiroksin lebih banyak untuk menjaga kekebalan dan kesehatan. Ini adalah alasan utama perempuan lebih mungkin panjang umur dibanding laki-laki.
Risiko rendah penyakit jantung
Tubuh perempuan mengeluarkan estrogen, yaitu hormon seks utamanya. Namun, Estrogen juga menjaga arteri dan pembuluh darah tetap bersih, kenyal dan kuat, sehingga mencegah masalah jantung. Sayangnya, jumlah estrogen pada laki-laki sering diabaikan. Hal inilah yang membuat perempuan lebih mungkin panjang umur dibanding laki-laki.
Wanita lebih sadar kesehatannya
Wanita lebih sadar mengenai kesehatannya dibanding laki-laki, sehingga sering mengunjungi dokter. Hal ini memberikan gambaran akan kepedulian perempuan terhadap kesehatannya. Dengan kata lain, perempuan dapat mencegah beberapa penyakit dengan lebih peduli akan kesehatannya. Hal inilah yang membuat perempuan lebih mungkin panjang umur dibanding laki-laki.
Kurang terpengaruh gaya hidup tidak sehat
Perempuan memiliki lobus frontal lebih maju di korteks serebral. Hal ini adalah salah satu alasan utama mengapa perempuan hidup lebih lama daripada laki-laki. Karena lobus frontal yang lebih maju, perempuan mengambil keputusan lebih matang dan terukur dibanding laki-laki, sehingga kurang terpengaruh gaya hidup tidak sehat.
Jarang merokok
Rata-rata populasi wanita yang merokok lebih rendah dibanding laki-laki. Asupan nikotin selalu berdampak negatif terhadap kesehatan, sehingga mengurangi kesempatan hidup lebih lama.
Lebih aktif kegiatan fisik
Kita mungkin berpikir laki-laki banyak melakukan lebih banyak pekerjaan fisik daripada wanita. Tetapi, ternyata wanita lebih aktif secara fisik dan mental. Tidak seperti pekerjaan kantoran pada pria, wanita perlu terus aktif untuk melakukan pekerjaan rumah tangga. Tentu, hal ini memberi perempuan keuntungan untuk panjang umur.
Lebih rendah stres
Perempuan memiliki antioksidan alami dalam tubuh mereka yang membantu mengurangi stres. Jadi, di situasi yang sama, seorang pria memiliki tingkat stres lebih tinggi dibanding perempuan. Hal ini mengurangi harapan hidup pada pria dan memberikan kesempatan hidup lebih lama terhadap perempuan.(okezone.com)
PDPI Sumbar dan Dinkes Sumbar Satukan Langkah Perkuat Program Eliminasi TB di Sumatera Barat
PADANG-Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Cabang Sumatera Barat dan Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat memperkuat sinergi dalam upaya percepatan eliminasi Tuberkulosis (TB) tahun 2030 melal
PDPI Pusat Gandeng Pemprov Sumbar, Targetkan 1. 800 Dokter Paru se-Indonesia ke Ranah Minang
Padang-Audiensi dan silaturahmi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dilakukan oleh Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) di Rumah Dinas Gubernur Sumatera Barat, Rabu (14/5/2026
Wamenkes Kunjungi Unand Penanganan TBC Harus Tuntas
PADANG-Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia melakukan kunjungan kerja ke Sumatera Barat pada 12"13 Mei 2026 dengan fokus penguatan program kesehatan nasional, khususnya percepatan eliminasi tube
Libur Lebaran 2026 Mulai WFA, Gimana Pelayanan RS Saat Darurat?
JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin memastikan seluruh rumah sakit vertikal di bawah naungan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tetap beroperasi penuh untuk melayani tindakan gawat
Jangan Sampai Salah Pakai Bantal Leher saat Mudik, Ini Tips ala Menkes Budi
JAKARTA - Menggunakan bantal leher saat perjalanan jauh diminati masyarakat, khususnya pada musim mudik Lebaran 2026. Bantal ini bisa menjadi penyangga kepala, terutama saat hendak beristirahat di dal