Rabu, 10 Jun 2026

Butuh antibiotik? 5 makanan ini bisa jadi pilihan

Minggu, 25 Okt 2015 12:18
Antibiotik adalah obat yang seringkali menjadi menu utama dalam resep obat yang kamu konsumsi. Tetapi penggunaan antibiotik secara berlebihan dapat membunuh bakteri yang baik untuk usus dan menyebabkan efek samping seperti diare dan mual.

Sebenarnya, banyak makanan yang bisa kamu gunakan sebagai antibiotik alami yang juga efektif melawan infeksi virus dan jamur.

1. Cabai rawit

Rempah yang juga disebut dengan capsicum ini adalah rempah-rempah yang kuat dan telah digunakan selama ribuan tahun untuk penyembuhan dan efek antibiotik. Cabai rawit sangat efektif untuk mengatasi vulvovaginitis, sebuah infeksi yang sangat umum terjadi pada wanita. Minyak esensial cabai rawit memeberikan efek anti jamur dan antibiotik.

2. Bawang putih

Bawang putih mentah yang dikunyah mengandung senyawa yang disebut dengan allicin yang memiliki sifat mirip dengan penisilin. Selain sebagai antibiotik, bawang putih juga berfungsi sebagai anti virus, anti parasit, anti jamur dan antioksidan. selama ribuan tahun, bawang putih telah digunakan sebagai obat penyakit ringan dan bahkan penyakit serius.

3. Madu

Selain berfungsi sebagai antibiotik, madu berfungsi sebagai anti-mikroba, anti-inflamasi, dan anti-septik. Kombinasi unik dari hidrogen peroksida, keasaman, efek osmotik, konsentrasi gula yang tinggi, dan polifenol membantu membunuh sel-sel bakteri. Untuk mendapatkan hasil terbaik, pilihlah madu organik.

4. Kubis

Sebagai jenis sayuran hasil persilangan, kubis telah lama diakui memiliki manfaat penyembuhan. Salah satunya adalah kemampuan kubis melawan senyawa belerang. Selain sayur kubis, daun kubis mentah juga digunakan untuk mengatasi kista fibro dan nyeri payudara karena menstruasi.

5. Kunyit

Kunyit memiliki senyawa yang disebut dengan kurkuminoid, dan lebih penting lagi mengandung kurkumin. Kandungannya ini membuatnya menjadi anti-inflamasi dan anti-oksidan yang cukup kuat. Kurcumin adalah zat bioaktif yang melawan peradangan pada tingkat molekuler dengan menghalangi molekul tertentu masuk dan mengganggu fungsi seluler yang tepat.

Kamu pasti tidak asing dengan makanan-makanan di atas, buka? Ini karena makanan tersebut memang selalu tersedia di dapur kamu. Semoga bermanfaat! (merdeka.com)

kesehatan
Berita Terkait
  • Kamis, 28 Mei 2026 17:08

    PDPI Sumbar dan Dinkes Sumbar Satukan Langkah Perkuat Program Eliminasi TB di Sumatera Barat

    PADANG-Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Cabang Sumatera Barat dan Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat memperkuat sinergi dalam upaya percepatan eliminasi Tuberkulosis (TB) tahun 2030 melal

  • Jumat, 15 Mei 2026 08:55

    PDPI Pusat Gandeng Pemprov Sumbar, Targetkan 1. 800 Dokter Paru se-Indonesia ke Ranah Minang

    Padang-Audiensi dan silaturahmi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dilakukan oleh Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) di Rumah Dinas Gubernur Sumatera Barat, Rabu (14/5/2026

  • Jumat, 15 Mei 2026 05:34

    Wamenkes Kunjungi Unand Penanganan TBC Harus Tuntas

    PADANG-Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia melakukan kunjungan kerja ke Sumatera Barat pada 12"13 Mei 2026 dengan fokus penguatan program kesehatan nasional, khususnya percepatan eliminasi tube

  • Rabu, 18 Mar 2026 15:17

    Libur Lebaran 2026 Mulai WFA, Gimana Pelayanan RS Saat Darurat?

    JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin memastikan seluruh rumah sakit vertikal di bawah naungan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tetap beroperasi penuh untuk melayani tindakan gawat

  • Selasa, 17 Mar 2026 15:04

    Jangan Sampai Salah Pakai Bantal Leher saat Mudik, Ini Tips ala Menkes Budi

    JAKARTA - Menggunakan bantal leher saat perjalanan jauh diminati masyarakat, khususnya pada musim mudik Lebaran 2026. Bantal ini bisa menjadi penyangga kepala, terutama saat hendak beristirahat di dal

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.