sehat
Doyan Makan Kol Bisa Terhindar dari Kanker
Sabtu, 21 Mei 2016 13:48
KOL adalah sayuran yang dipenuhi dengan nutrisi bermanfaat bagi kesehatan. Salah satu manfaat terbaik dari mengonsumsi kol, setidaknya dua kali dalam seminggu dapat mencegah kanker.
Hal ini karena kol selain dilengkapi nutrisi juga disertai dengan senyawa-senyawa alami yang ampuh melawan kanker. Berikut uraian selengkapnya sebagaimana dikutip Boldsky.
Mencegah kanker
Kol memiliki senyawa sulphoraphane yang dapat melawan kanker. Selama beberapa dekade para ilmuwan melakukan penelitian tentang senyawa ini dan laporan mereka mengatakan, konsumsi kol secara rutin berkaitan dengan rendahnya risiko kanker.
Selain itu, sulphoraphane juga dapat menghambat enzim HDAC yang berbahaya, karena berperan dalam mengembangkan kanker. Kemampuan ini menjadikan kol sebagai makanan super.
Selain itu, kol juga mengandung senyawa apigenin yang telah dikenal dapat mengurangi ukuran tumor. Para ilmuwan mengklaim bahwa di masa depan apigenin berpotensi menjadi elemen inti untuk pengobatan kanker non-toksik.
Meningkatkan kekebalan
Kol sangat kaya vitamin C yang merupakan nutrisi utama untuk membangun sistem kekebalan. Karena itu, menambahkan kol ke dalam diet bisa memenuhi asupan vitamin C. Selain itu, kol juga dikemas dengan serat yang membantu mengontrol sistem kekebalan tubuh dan mengurangi peradangan.
Menjaga kesehatan pencernaan
Kol dilengkapi dengan probiotik yang membantu menjaga pencernaan tetap sehat. Selain itu, mikroba sehat dari kol juga membantu menyerap vitamin dan mineral. Ini adalah salah satu manfaat dari mengonsumsi kol bagi kesehatan.
Meningkatkan kesehatan jantung
Kol mengandung antosianin yang mengurangi risiko peradangan dan pada akhirnya membantu mencegah penyakit kardiovaskular. Sebuah survei terbaru menunjukkan bahwa konsumsi secara teratur makanan kaya flavonoid seperti kol dapat menurunkan risiko penyakit jantung.
Selain itu, kol juga mengandung tinggi polifenol yang membantu mengurangi tekanan darah. Jadi, makan kol dua kali seminggu dapat meningkatkan kesehatan Anda. (okezone.com)
PDPI Sumbar dan Dinkes Sumbar Satukan Langkah Perkuat Program Eliminasi TB di Sumatera Barat
PADANG-Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Cabang Sumatera Barat dan Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat memperkuat sinergi dalam upaya percepatan eliminasi Tuberkulosis (TB) tahun 2030 melal
PDPI Pusat Gandeng Pemprov Sumbar, Targetkan 1. 800 Dokter Paru se-Indonesia ke Ranah Minang
Padang-Audiensi dan silaturahmi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dilakukan oleh Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) di Rumah Dinas Gubernur Sumatera Barat, Rabu (14/5/2026
Wamenkes Kunjungi Unand Penanganan TBC Harus Tuntas
PADANG-Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia melakukan kunjungan kerja ke Sumatera Barat pada 12"13 Mei 2026 dengan fokus penguatan program kesehatan nasional, khususnya percepatan eliminasi tube
Libur Lebaran 2026 Mulai WFA, Gimana Pelayanan RS Saat Darurat?
JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin memastikan seluruh rumah sakit vertikal di bawah naungan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tetap beroperasi penuh untuk melayani tindakan gawat
Jangan Sampai Salah Pakai Bantal Leher saat Mudik, Ini Tips ala Menkes Budi
JAKARTA - Menggunakan bantal leher saat perjalanan jauh diminati masyarakat, khususnya pada musim mudik Lebaran 2026. Bantal ini bisa menjadi penyangga kepala, terutama saat hendak beristirahat di dal