Sabtu, 30 Mei 2026
  • Home
  • Kesehatan
  • Ini 5 Pentingnya Asupan Protein saat Sahur, Menjaga Massa Otot hingga Menstabilkan Gula Darah saat Puasa

Kesehatan

Ini 5 Pentingnya Asupan Protein saat Sahur, Menjaga Massa Otot hingga Menstabilkan Gula Darah saat Puasa

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Selasa, 10 Mar 2026 15:48
PEKANBARU -  Saat sahur, tubuh membutuhkan asupan nutrisi yang tepat agar puasa berjalan lancar. Di antara nutrisi penting yang sering diabaikan adalah protein. Padahal asupan protein saat sahur berperan besar dalam menjaga energi, massa otot dan rasa kenyang lebih lama selama menjalankan ibadah puasa.

Menurut WHO, protein merupakan zat gizi esensial yang dibutuhkan untuk pertumbuhan, perbaikan jaringan dan fungsi tubuh secara keseluruhan. Kekurangan protein dapat berdampak pada penurunan daya tahan tubuh. Berikut manfaat protein yang dikonsumsi saat sahur :

1. Menekann rasa lapar di siang hari
Protein dikenal memiliki efek mengenyangkan lebih tinggi dibandingkan karbohidrat sederhana. Saat sahur, makanan tinggi protein dapat membantu menekan rasa lapar di siang hari.

Menurut penelitian yang dipublikasikan dalam American Journal of Clinical Nutrition,asupan protein yang cukup dapat meningkatkan rasa kenyang dan mengurangi keinginan makan berlebih.

Ketika tubuh merasa kenyang lebih lama, maka fokus ibadah dan aktivitas kerja menjadi lebih optimal.Risiko lemas dan sulit konsentrasi pun dapat berkurang.

Menu sahur seperti telur dadar, tempe orek, tahu, ayam panggang, atau ikan bakar adalah pilihan tinggi protein. Apalagi jika dikombinasi dengan nasi merah atau kentang tentu jauh lebih seimbang.

2. Menstabilkan gula darah saat puasa
Lonjakan dan penurunan gula darah sering menjadi penyebab tubuh lemas dan pusing saat puasa. Protein membantu memperlambat penyerapan glukosa dalam darah.

Menurut Mayo Clinic, kombinasi protein dengan karbohidrat dapat membantu menjaga kestabilan kadar gula darah. Ini penting agar energi tetap stabil sepanjang hari.

Sahur yang hanya terdiri dari nasi putih dan makanan manis dapat membuat gula darah cepat naik lalu turun drastis. Akibatnya rasa lapar datang lebih cepat.

3. Menjaga massa otot selama puasa
Selama berpuasa, tubuh tidak mendapat asupan makanan dalam waktu cukup panjang. Jika protein kurang maka tubuh dapat mengambil cadangan dari otot untuk energi.

National Institutes of Health menyebutkan bahwa protein berperan penting dalam mempertahankan massa otot dan memperbaiki jaringan tubuh. Hal ini penting terutama bagi orang yang tetap aktif bekerja atau berolahraga ringan saat Ramadan.

4. Mendukung sistem imun
Ramadan sering diiringi perubahan pola tidur dan aktivitas. Kondisi ini bisa memengaruhi daya tahan tubuh jika asupan nutrisi kurang optimal.

British Nutrition Foundation menjelaskan bahwa protein berperan dalam pembentukan antibodi dan sistem imun. Artinya kecukupan protein membantu tubuh tetap kuat.

Sistem imun yang baik sangat penting agar ibadah tidak terganggu sakit.Terlebih saat menjalani puasa dengan aktivitas padat.

5. Membantu pemulihan dan energi harian
Protein juga berperan dalam proses pemulihan tubuh setelah aktivitas. Selama Ramadhan, banyak orang tetap bekerja atau berolahraga ringan.

Menurut Academy of Nutrition and Dietetics, protein penting untuk memperbaiki sel dan jaringan tubuh setelah aktivitas fisik. Ini sangat relevan dengan mereka yang tetap aktif selama puasa.

Sumber: (RiauPos.Co)

kesehatan
Berita Terkait
  • Kamis, 28 Mei 2026 17:08

    PDPI Sumbar dan Dinkes Sumbar Satukan Langkah Perkuat Program Eliminasi TB di Sumatera Barat

    PADANG-Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Cabang Sumatera Barat dan Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat memperkuat sinergi dalam upaya percepatan eliminasi Tuberkulosis (TB) tahun 2030 melal

  • Jumat, 15 Mei 2026 08:55

    PDPI Pusat Gandeng Pemprov Sumbar, Targetkan 1. 800 Dokter Paru se-Indonesia ke Ranah Minang

    Padang-Audiensi dan silaturahmi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dilakukan oleh Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) di Rumah Dinas Gubernur Sumatera Barat, Rabu (14/5/2026

  • Jumat, 15 Mei 2026 05:34

    Wamenkes Kunjungi Unand Penanganan TBC Harus Tuntas

    PADANG-Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia melakukan kunjungan kerja ke Sumatera Barat pada 12"13 Mei 2026 dengan fokus penguatan program kesehatan nasional, khususnya percepatan eliminasi tube

  • Rabu, 18 Mar 2026 15:17

    Libur Lebaran 2026 Mulai WFA, Gimana Pelayanan RS Saat Darurat?

    JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin memastikan seluruh rumah sakit vertikal di bawah naungan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tetap beroperasi penuh untuk melayani tindakan gawat

  • Selasa, 17 Mar 2026 15:04

    Jangan Sampai Salah Pakai Bantal Leher saat Mudik, Ini Tips ala Menkes Budi

    JAKARTA - Menggunakan bantal leher saat perjalanan jauh diminati masyarakat, khususnya pada musim mudik Lebaran 2026. Bantal ini bisa menjadi penyangga kepala, terutama saat hendak beristirahat di dal

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.