Kamis, 11 Jun 2026

sehat

Ini Dia Terapi Tepat untuk Anak Autisme

Jumat, 01 Apr 2016 15:27
okezone.com
Terapi tepat untuk anak autisme

SELAIN terapi perilaku, terapi obat atau farmakoterapi juga penting diberikan untuk menangani kondisi autisme. Meski autisme tidak dapat disembuhkan, bukan berarti anak dengan autisme harus mengonsumsi obat seumur hidup.

"Terapi perilaku dan farmakoterapi yang spesifik untuk mengatasi emosi dan perilaku berat yang menyertai GSA adalah dua bentuk terapi yang sudah dibuktikan secara ilmiah. Namun dalam praktiknya, terapi-terapi yang diberikan akan sesuai dengan kebutuhan," kata dr Ika Widyawati SpKJ(K), psikiater anak dan remaja di Klinik Tumbuh Kembang & Edukasi Terpadu RS Pondok Indah.

Obat yang diberikan kepada mereka dengan autisme, seperti risperidone dan aripiprazole yang telah disetujui Badan Pangan dan Obat Amerika (FDA), digunakan untuk mengontrol sumbatan pada koneksi antar saraf di otak yang dianggap sebagai penyebab autisme.

"Teorinya, autisme terjadi karena percabangan saraf yang berfungsi menghantarkan impuls atau pesan terhambat oleh banjirnya neurotransmitter, salah satunya dopamin. Partikel obat yang sudah dibuktikan secara ilmiah ini fungsinya untuk menghentikan melimpahnya neurotransmitter, sehingga pesan yang dibawa satu saraf ke saraf lainnya terhubung dengan sempurna," jelasnya.

Ketika pemberian obat sudah menunjukkan kemajuan, maka dosis obat yang diberikan akan mulai dikurangi. Ini bisa diketahui orangtua dan perawat bila mereka dengan autism telah menunjukkan perkembangan yang lebih baik. Misalnya, setelah pemberian obat, mereka pelan-pelan bisa bicara beberapa kata atau mulai mengerti ketika namanya dipanggil, kata dr Ika.

"Terapi obat terkadang tidak diperlukan untuk pasien tertentu. Bisa jadi anak dengan autisme bisa membaik ketika mereka dibiarkan bergaul, pergi ke sekolah anak-anak normal, dan diberi perhatian penuh oleh orangtua mereka," imbuh dr Ika yang ditemui di Jakarta, belum lama ini. (okezone.com)

kesehatan
Berita Terkait
  • Kamis, 28 Mei 2026 17:08

    PDPI Sumbar dan Dinkes Sumbar Satukan Langkah Perkuat Program Eliminasi TB di Sumatera Barat

    PADANG-Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Cabang Sumatera Barat dan Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat memperkuat sinergi dalam upaya percepatan eliminasi Tuberkulosis (TB) tahun 2030 melal

  • Jumat, 15 Mei 2026 08:55

    PDPI Pusat Gandeng Pemprov Sumbar, Targetkan 1. 800 Dokter Paru se-Indonesia ke Ranah Minang

    Padang-Audiensi dan silaturahmi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dilakukan oleh Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) di Rumah Dinas Gubernur Sumatera Barat, Rabu (14/5/2026

  • Jumat, 15 Mei 2026 05:34

    Wamenkes Kunjungi Unand Penanganan TBC Harus Tuntas

    PADANG-Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia melakukan kunjungan kerja ke Sumatera Barat pada 12"13 Mei 2026 dengan fokus penguatan program kesehatan nasional, khususnya percepatan eliminasi tube

  • Rabu, 18 Mar 2026 15:17

    Libur Lebaran 2026 Mulai WFA, Gimana Pelayanan RS Saat Darurat?

    JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin memastikan seluruh rumah sakit vertikal di bawah naungan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tetap beroperasi penuh untuk melayani tindakan gawat

  • Selasa, 17 Mar 2026 15:04

    Jangan Sampai Salah Pakai Bantal Leher saat Mudik, Ini Tips ala Menkes Budi

    JAKARTA - Menggunakan bantal leher saat perjalanan jauh diminati masyarakat, khususnya pada musim mudik Lebaran 2026. Bantal ini bisa menjadi penyangga kepala, terutama saat hendak beristirahat di dal

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.