Kamis, 11 Jun 2026

sehat

Kapan Waktu Terbaik untuk Berolahraga?

Senin, 11 Apr 2016 15:36
okezone.com
Hidup sehat dengan olahraga

APAKAH Anda berolahraga pagi hari, siang, sore ataukah malam hari? Sebenarnya, kapan waktu terbaik untuk berolahraga? Berikut info medis dari dr. Karunia Ramadhan.

Banyak orang bertanya kapankah waktu yang terbaik untuk berolahraga agar mendapatkan manfaat yang maksimal, apakah pagi, siang, sore, ataukah malam? Para ahli pernah membahas hal serupa. Mereka sering mendapatkan pertanyaan dari masyarakat yang kritis mengenai waktu berolahraga mereka.

Menurut Russell Pate, Ph.D, profesor ilmu olahraga Arnold School of Public Health, University of South Carolina, Amerika Serikat, waktu terbaik untuk berolahraga adalah waktu di mana Anda akan melakukannya secara konsisten. Karena menurutnya, manfaat berolahraga bagi kesehatan akan berhubungan dengan jumlah kegiatan yang dilakukan secara konsisten.

Waktu terbaik untuk berolahraga dipengaruhi oleh beberapa faktor, di antaranya:

1. Lokasi

Jika Anda memiliki sendiri fasilitas olahraga di rumah, Anda dapat berolahraga di rumah. Namun jika Anda tidak memiliki fasilitas tersebut, sebaiknya Anda berolahraga dengan memilih tempat yang terdekat dengan rumah Anda, seperti joging di sekitar lingkungan rumah.

Jangan selalu memaksakan diri untuk pergi ke pusat kebugaran yang letaknya jauh. Karena setelah beberapa waktu, tempat yang jauh akan membuat Anda malas untuk berolahraga.

2. Waktu pelaksanaan

Waktu olahraga yang dilakukan disesuaikan dengan jadwal Anda. Namun, memilih waktu di pagi hari sebelum Anda memulai pekerjaan menjadi waktu yang dirasa tepat untuk berolahraga.

Tidak ada alasan medis akan hal tersebut. Namun banyak orang beranggapan jika mereka menunda waktu berolahraga menjadi siang atau malam, mereka takut urusan lain akan menghalangi mereka untuk berolahraga.

3. Jenis olahraga yang dilakukan

Apabila Anda menyukai olahraga yang ringan serta mudah untuk dilakukan, Anda dapat memilih olahraga jenis joging. Biasanya, olahraga joging ini dilakukan di ruang terbuka agar tidak menimbulkan rasa bosan. Pasalnya, joging di treadmill, dan di ruangan yang tertutup rentan untuk membuat seseorang menjadi tidak nyaman dan bosan.

Namun apabila Anda menyukai jenis olahraga berat yang membutuhkan kekuatan otot, Anda dapat memilih angkat beban sebagai jenis olahraga yang Anda lakukan. Biasanya, mereka yang menyukai jenis olahraga angkat beban ini lebih sering berolahraga di dalam ruangan dibandingkan di bawah terik matahari.

4. Hubungan Anda dengan lingkungan sosial

Beberapa orang menyesuaikan waktu berolahraga dengan pasangan maupun kelompoknya. Dengan demikian, mereka akan lebih bersemangat dan konsisten untuk berolahraga.

Namun orang yang tidak menyukai keramaian, mereka biasanya akan lebih memilih waktu di mana saat itu tidak banyak orang yang sedang berolahraga.

American Heart Association (AHA) merekomendasikan untuk berolahraga paling tidak selama 150 menit, atau 2 jam 30 menit dalam seminggu. Namun, tidak baik jika Anda menggabungkan 150 menit tersebut ke dalam satu hari, lalu hari lain Anda tidak berolahraga sama sekali.

Jadi, alangkah baiknya jika waktu yang direkomendasikan tersebut Anda bagi menjadi beberapa waktu dalam seminggu. Namun demikian, pembagian waktu tersebut harus rutin Anda laksanakan, karena inti dari olahraga untuk mendapatkan manfaat yang maksimal adalah konsistensi.

American Heart of Association (AHA) menyebutkan bahwa berolahraga adalah segala kegiaan yang membuat jantung Anda berdetak lebih cepat, paling tidak selama 10 menit pada saat tersebut.

Jadi, tetaplah menjaga kebiasaan berolahraga Anda, sesuaikan dengan waktu yang Anda miliki, dan laksanakan hal tersebut secara konsisten. Dan pada akhirnya, Anda sendirilah yang dapat menentukan kapan waktu terbaik untuk berolahraga. (okezone.com)

kesehatan
Berita Terkait
  • Kamis, 28 Mei 2026 17:08

    PDPI Sumbar dan Dinkes Sumbar Satukan Langkah Perkuat Program Eliminasi TB di Sumatera Barat

    PADANG-Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Cabang Sumatera Barat dan Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat memperkuat sinergi dalam upaya percepatan eliminasi Tuberkulosis (TB) tahun 2030 melal

  • Jumat, 15 Mei 2026 08:55

    PDPI Pusat Gandeng Pemprov Sumbar, Targetkan 1. 800 Dokter Paru se-Indonesia ke Ranah Minang

    Padang-Audiensi dan silaturahmi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dilakukan oleh Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) di Rumah Dinas Gubernur Sumatera Barat, Rabu (14/5/2026

  • Jumat, 15 Mei 2026 05:34

    Wamenkes Kunjungi Unand Penanganan TBC Harus Tuntas

    PADANG-Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia melakukan kunjungan kerja ke Sumatera Barat pada 12"13 Mei 2026 dengan fokus penguatan program kesehatan nasional, khususnya percepatan eliminasi tube

  • Rabu, 18 Mar 2026 15:17

    Libur Lebaran 2026 Mulai WFA, Gimana Pelayanan RS Saat Darurat?

    JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin memastikan seluruh rumah sakit vertikal di bawah naungan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tetap beroperasi penuh untuk melayani tindakan gawat

  • Selasa, 17 Mar 2026 15:04

    Jangan Sampai Salah Pakai Bantal Leher saat Mudik, Ini Tips ala Menkes Budi

    JAKARTA - Menggunakan bantal leher saat perjalanan jauh diminati masyarakat, khususnya pada musim mudik Lebaran 2026. Bantal ini bisa menjadi penyangga kepala, terutama saat hendak beristirahat di dal

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.