sehat
Lidah Buaya, Bahan Alami untuk Melawan Diabetes
Kamis, 19 Mei 2016 14:59
JAKARTA - Lidah buaya diyakini sebagai jenis tumbuhan yang sangat bermanfaat untuk melawan diabetes. Namun, benarkah lidah buaya dapat melawan penyakit diabetes? Berikut ulasannya.
Diabetes mellitus merupakan penyakit gangguan metabolisme tubuh yang ditandai dengan meningkatnya kadar gula darah.
Diabetes mellitus dapat terjadi karena produksi insulin yang bermasalah, ataupun karena gangguan penyerapan gula darah akibat gangguan kerja insulin.
Insulin merupakan hormon yang berfungsi untuk mengangkut gula pada darah menuju jaringan. Kekurangan hormon ini dapat menyebabkan kadar gula dalam darah meningkat, atau dalam dunia medis disebut dengan hiperglikemia.
Diabetes mellitus memiliki 2 jenis yang berbeda, yakni:
• Diabetes mellitus tipe 1
Diabetes mellitus tipe 1 merupakan jenis diabetes yang diakibatkan karena adanya kelainan pada pankreas sehingga tidak bisa memproduksi insulin secara normal. Keadaan ini biasanya terjadi sejak lahir (bawaan).
• Diabetes mellitus tipe 2
Diabetes mellitus tipe 2 merupakan jenis diabetes yang diakibatkan karena adanya gangguan respon jaringan terhadap insulin. Hal ini ditandai dengan meningkatnya kadar gula dalam darah. Penyebab lain diabetes mellitus tipe 2 ini adalah karena konsumsi gula yang berlebihan sehingga pankreas bekerja lebih keras untuk menghasilkan insulin, dan pada akhirnya pankreas menjadi rusak. Keadaan pankreas yang rusak dapat berakibat pada menurunnya produksi insulin.
Diabetes yang tidak terkontrol dapat menyebabkan berbagai komplikasi, seperti impotensi, kaki diabetes yang berujung amputasi, gangguan jantung, gangguan ginjal, stroke, rentan terkena TB, koma diabetikum, dan kematian. Untuk itu, diperlukan pengetahuan dan kesadaran bagi para penderita diabetes terkait tatalaksana dalam menjalankan pola hidup yang sesuai.
Pada saat ini, masyarakat telah banyak mengetahui tentang informasi mengenai penyakit diabetes ini. Sebagian orang bahkan telah menyadari bahwa mengonsumsi obat-obatan secara rutin dan teratur, melakukan aktivitas fisik secara teratur, dan mengatur pola makan dapat mencegah diabetes, atau setidaknya mampu mengontrol kondisi pada para penderita diabetes tersebut.
Belakangan ini, selain pengobatan konvensional, para ahli juga telah mengembangkan dan meneliti beberapa bahan alami yang dapat digunakan untuk menunjang pengobatan diabetes.
Bahan alami yang telah terbukti sebagai suatu hal yang sangat ampuh untuk menurunkan kadar gula darah pada penderita diabetes mellitus adalah aloe vera atau lidah buaya. Pasalnya, lidah buaya memiliki kemampuan hipoglikemik (menurunkan kadar gula darah) yang kuat sehingga sangat bermanfaat bagi penderita yang terdiagnosis diabetes mellitus, baik diabetes mellitus tipe 1 maupun diabetes mellitus tipe 2.
Bagaimana lidah buaya dapat menurunkan kadar gula darah?
1. Lidah buaya memiliki kandungan tinggi glukomanan
Glukomanan adalah polisakarida dari jenis hemiselulosa yang terdiri dari rantai galaktosa, glukosa, dan manosa. Zat ini mudah larut dalam air dan mudah diserap oleh tubuh sehingga kadar gula dalam darah dapat turun secara signifikan.
2. Lidah buaya mengandung Antrakuinon
Antrakuinon, yaitu glikosida, dalam lidah buaya yang berfungsi sebagai "zat pengobat" alami dapat melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan, meremajakan sel-sel tubuh yang telah rusak, dan mempunyai efek hipoglikemik. Zat ini sangat diperlukan dalam rangka pengobatan dan mencegah komplikasi akibat diabetes.
3. Lidah buaya mengandung kadar antioksidan dan antiinflamasi
Lidah buaya mengandung kadar antioksidan dan antiinflamasi yang sangat kuat. Zat-zat tersebut dapat melindungi tubuh dari kemungkinan luka yang akan terjadi pada penderita diabetes, seperti bisul, gangren, dan ulkus. Selain itu, antioksidan ini juga berfungsi untuk melindungi pembuluh darah dari kerusakan sehingga dapat mengurangi risiko komplikasi terhadap ginjal, otak, dan jantung.
4. Lidah buaya dapat meransang produksi insulin
Oleh karena lidah buaya dapat merangsang produksi insulin, maka lidah buaya dapat mengontrol keadaan hiperglikemi.
5. Lidah buaya merupakan bahan alami
Lidah buaya merupakan bahan pengobatan alami sehingga hanya sedikit kemungkinan bagi penggunanya untuk mendapatkan efek samping dari lidah buaya tersebut.
Selain memiliki manfaat seperti di atas, lidah buaya ini juga menyimpan banyak kegunaan lain, misalnya menurunkan kolesterol jahat, mengatasi kerontokan rambut, mengurangi risiko serangan jantung, digunakan untuk perawatan kulit, dan meningkatkan daya tahan tubuh bagi para penderita HIV.
Untuk mendapatkan khasiat dari lidah buaya, konsumsilah secara rutin jus lidah buaya sebanyak 5-15 ml atau sebanyak 1-3 sendok obat perhari. Namun bagi para penderita diabetes, Anda disarankan untuk tetap menggunankan terapi yang telah diberikan oleh dokter dan senantiasa melakukan pola hidup yang sehat. Pasalnya, lidah buaya ini hanya dikonsumsi sebagai penunjang pengobaan diabetes.
Bagi Anda yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai topik ini, silakan ajukan pertanyaan Anda di fitur Tanya Dokter Klikdokter.com. (okezone.com)
PDPI Sumbar dan Dinkes Sumbar Satukan Langkah Perkuat Program Eliminasi TB di Sumatera Barat
PADANG-Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Cabang Sumatera Barat dan Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat memperkuat sinergi dalam upaya percepatan eliminasi Tuberkulosis (TB) tahun 2030 melal
PDPI Pusat Gandeng Pemprov Sumbar, Targetkan 1. 800 Dokter Paru se-Indonesia ke Ranah Minang
Padang-Audiensi dan silaturahmi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dilakukan oleh Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) di Rumah Dinas Gubernur Sumatera Barat, Rabu (14/5/2026
Wamenkes Kunjungi Unand Penanganan TBC Harus Tuntas
PADANG-Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia melakukan kunjungan kerja ke Sumatera Barat pada 12"13 Mei 2026 dengan fokus penguatan program kesehatan nasional, khususnya percepatan eliminasi tube
Libur Lebaran 2026 Mulai WFA, Gimana Pelayanan RS Saat Darurat?
JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin memastikan seluruh rumah sakit vertikal di bawah naungan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tetap beroperasi penuh untuk melayani tindakan gawat
Jangan Sampai Salah Pakai Bantal Leher saat Mudik, Ini Tips ala Menkes Budi
JAKARTA - Menggunakan bantal leher saat perjalanan jauh diminati masyarakat, khususnya pada musim mudik Lebaran 2026. Bantal ini bisa menjadi penyangga kepala, terutama saat hendak beristirahat di dal