Kamis, 11 Jun 2026
  • Home
  • Kesehatan
  • MUI Bengkalis Gandeng Dompet Dhuafa Riau Taja Layanan Kesehatan

KESEHATAN

MUI Bengkalis Gandeng Dompet Dhuafa Riau Taja Layanan Kesehatan

Laporan : Sabri
Minggu, 03 Apr 2016 13:03
Sabri
Sekretaris Daerah H Burhanuddin berbincang dengan seorang pasien ketika meninjau aksi layanan kesehatan MUI dan Dompet Dhuafa di Desa Tameran, Kecamatan Bengkalis, Minggu (3/4/2016).
BENGKALIS - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bengkalis bekerjasama dengan Dompet Dhuafa Cabang Provinsi Riau, Minggu (3/4/2016) mengelar aksi layanan kesehatan.

Aksi layanan yang bertajuk "Berbagi Nikmat Sehat untuk Semua, karena Sehat Milik Semua" itu dipusatkan di Desa Tameran, kecamatan Bengkalis.

Selain Ketua MUI Kabupaten Bengkalis H Amrizal, hadir juga dalam kegiatan itu Pimpinan Dompet Dhuafa Cabang Provinsi Riau Ali Bastoni, Camat Bengkalis Djamaluddin dan Kepala Desa Tameran Sarwan.

Mewakili Pemkab Bengkalis dan atas nama masyarakat, Sekretaris Daerah H Burhanuddin menyambut baik dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas diinisiasi dan ditajanya aksi layanan kesehatan di Tameran tersebut.

"Mudah-mudahan ke depan kegiatan seperti ini dapat terus ditingkatkan, baik kuantitas maupun kualitasnya. Begitu juga dengan lainnya, khususnya kegiatan dakwah," harapnya, seraya mengajak masyarakat di daerah ini juga dapat memberikan sumbangsih kepada Dompet Duafa, sehingga ke depan yang diterima dari Dompet Dhuafa lebih banyak lagi.

Di bagian lain, mantan Asisten Tata Praja Kabupaten Bengkalis dan Indragiri Hulu ini mengatakan, pada tahun 2016 ini program Jaminan Kesehatan Masyarakat Daerah (Jamkesmasda) yang selama ini diberikan secara gratis, tahun terakhir.

Kata Burhanuddin, sebenarnya Pemkab Bengkalis ingin tetap melanjutkan program Jamkesmda ini. Namun karena ada Undang-Undang tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional, program tersebut tidak dapat diteruskan lagi. 

"Selanjutnya pelayanan kesehatan untuk masyarakat miskin, termasuk di Kabupaten Bengkalis dilakukan oleh BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial). Baik yang dibiayai negara maupun secara mandiri. Undang-undang mengamanatkan demikian," jelas Burhanuddin. (sbi)
kesehatan
Berita Terkait
  • Kamis, 28 Mei 2026 17:08

    PDPI Sumbar dan Dinkes Sumbar Satukan Langkah Perkuat Program Eliminasi TB di Sumatera Barat

    PADANG-Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Cabang Sumatera Barat dan Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat memperkuat sinergi dalam upaya percepatan eliminasi Tuberkulosis (TB) tahun 2030 melal

  • Jumat, 15 Mei 2026 08:55

    PDPI Pusat Gandeng Pemprov Sumbar, Targetkan 1. 800 Dokter Paru se-Indonesia ke Ranah Minang

    Padang-Audiensi dan silaturahmi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dilakukan oleh Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) di Rumah Dinas Gubernur Sumatera Barat, Rabu (14/5/2026

  • Jumat, 15 Mei 2026 05:34

    Wamenkes Kunjungi Unand Penanganan TBC Harus Tuntas

    PADANG-Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia melakukan kunjungan kerja ke Sumatera Barat pada 12"13 Mei 2026 dengan fokus penguatan program kesehatan nasional, khususnya percepatan eliminasi tube

  • Rabu, 18 Mar 2026 15:17

    Libur Lebaran 2026 Mulai WFA, Gimana Pelayanan RS Saat Darurat?

    JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin memastikan seluruh rumah sakit vertikal di bawah naungan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tetap beroperasi penuh untuk melayani tindakan gawat

  • Selasa, 17 Mar 2026 15:04

    Jangan Sampai Salah Pakai Bantal Leher saat Mudik, Ini Tips ala Menkes Budi

    JAKARTA - Menggunakan bantal leher saat perjalanan jauh diminati masyarakat, khususnya pada musim mudik Lebaran 2026. Bantal ini bisa menjadi penyangga kepala, terutama saat hendak beristirahat di dal

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.