Jumat, 12 Jun 2026
  • Home
  • Kesehatan
  • Makan Kentang Empat Kali Seminggu Picu Hipertensi?

sehat

Makan Kentang Empat Kali Seminggu Picu Hipertensi?

Kamis, 19 Mei 2016 14:54
Dailymail
Awas, makan kentang bisa picu hipertensi

KENTANG kerap dijadikan pengganti nasi bagi mereka yang sedang berdiet. Tapi makan kentang terlalu banyak juga tidak baik. Bahkan penelitian menunjukkan makan kentang empat porsi saja dalam seminggu bisa tingkatkan risiko hipertensi.

Studi yang dilakukan oleh Harvard Medical School, menemukan bahwa makan berbagai bentuk kentang baik yang ditumbuk, direbus, atau digoreng bisa memicu kenaikan tekanan darah. Hal ini karena kentang memiliki indeks glikemik yang tinggi sehingga cepat dipecah dan diserap darah.

Seperti dilansir dari Dailymail, Kamis (19/5/2016), para peneliti yang memublikasikan studi mereka dalam British Medical Journal, menganalisis data dari 187 ribu pria dan wanita dalam tiga proyek studi besar AS selama 20 tahun.

Hasilnya, wanita yang rutin makan kentang berada pada risiko hipertensi sedikit lebih tinggi daripada pria. Secara umum, baik pria atau wanita yang makan empat porsi atau lebih kentang seminggu 11 persen berisiko lebih tinggi alami tekanan darah tinggi. Risiko tersebut, enam persen lebih tinggi pada mereka yang sering mengonsumsi kripik kentang.

"Kegemukan, asupan garam yang tinggi, konsumsi alkohol, dan asupan rendah kalium dikenal bisa memicu peningkatan tekanan darah. Sementara efek dari pola makanan individu tidak bisa sama. Tapi umumnya, buah dan sayur-sayuran akan membuat tekanan darah lebih sehat. Tidak seperti kentang, terutama dalam bentuk kripik, yang sering dikonsumsi dengan garam tambahan," ujar Profesor Tom Sanders, dari King College London.(okezone.com)

kesehatan
Berita Terkait
  • Kamis, 28 Mei 2026 17:08

    PDPI Sumbar dan Dinkes Sumbar Satukan Langkah Perkuat Program Eliminasi TB di Sumatera Barat

    PADANG-Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Cabang Sumatera Barat dan Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat memperkuat sinergi dalam upaya percepatan eliminasi Tuberkulosis (TB) tahun 2030 melal

  • Jumat, 15 Mei 2026 08:55

    PDPI Pusat Gandeng Pemprov Sumbar, Targetkan 1. 800 Dokter Paru se-Indonesia ke Ranah Minang

    Padang-Audiensi dan silaturahmi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dilakukan oleh Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) di Rumah Dinas Gubernur Sumatera Barat, Rabu (14/5/2026

  • Jumat, 15 Mei 2026 05:34

    Wamenkes Kunjungi Unand Penanganan TBC Harus Tuntas

    PADANG-Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia melakukan kunjungan kerja ke Sumatera Barat pada 12"13 Mei 2026 dengan fokus penguatan program kesehatan nasional, khususnya percepatan eliminasi tube

  • Rabu, 18 Mar 2026 15:17

    Libur Lebaran 2026 Mulai WFA, Gimana Pelayanan RS Saat Darurat?

    JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin memastikan seluruh rumah sakit vertikal di bawah naungan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tetap beroperasi penuh untuk melayani tindakan gawat

  • Selasa, 17 Mar 2026 15:04

    Jangan Sampai Salah Pakai Bantal Leher saat Mudik, Ini Tips ala Menkes Budi

    JAKARTA - Menggunakan bantal leher saat perjalanan jauh diminati masyarakat, khususnya pada musim mudik Lebaran 2026. Bantal ini bisa menjadi penyangga kepala, terutama saat hendak beristirahat di dal

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.