sehat
Memiliki Banyak Teman Bantu Atasi Nyeri di Tubuh
Rabu, 11 Mei 2016 16:10
SEBUAH studi yang dipublikasikan dalam jurnal Scientific Reports mengungkapkan, bahwa memiliki banyak teman baik untuk kesehatan. Salah satunya, tahan akan serangan penyakit.
Studi ini melibatkan 101 responden sehat untuk menanyakan berapa banyak teman dekat yang dimiliki. Teman dekat yang dimaksud adalah seseorang yang dianggap dekat dan berbincang paling tidak seminggu sekali. Sementara teman lainnya melakukan kontak satu bulan sekali.
Responden diminta melakukan wall sit. Di mana punggung mereka harus menempel pada dinding dengan kaki seperti duduk menekuk 90 derajat. Dilansir dari Time, cara ini bertujuan untuk mengetahui toleransi nyeri pada tubuh.
Hasilnya, responden yang memiliki lebih banyak teman bertahan lebih lama pada posisi tersebut. Peneliti menilai, hal ini disebabkan oleh aktivitas endorfin dalam tubuh lebih kuat.
Sementara, studi sebelumnya mengungkapkan, bahwa endorfin juga bisa terkait dengan ikatan sosial. Hal ini pun memungkinkan seseorang untuk memiliki hubungan sosial yang kuat dan memiliki toleransi rasa nyeri yang tinggi.
"Berdasarkan apa yang kami temukan dalam penelitian, untuk meningkatkan kesehatan fisik dan mental diperlukan hubungan sosial yang baik. Ketika memiliki rasa terhubung dengan orang lain, kemampuan kita dalam mengatasi nyeri juga lebih baik," ujar pemimpin studi dari University of Oxford, Inggris, Katerina Johnson. (okezone.com)
PDPI Sumbar dan Dinkes Sumbar Satukan Langkah Perkuat Program Eliminasi TB di Sumatera Barat
PADANG-Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Cabang Sumatera Barat dan Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat memperkuat sinergi dalam upaya percepatan eliminasi Tuberkulosis (TB) tahun 2030 melal
PDPI Pusat Gandeng Pemprov Sumbar, Targetkan 1. 800 Dokter Paru se-Indonesia ke Ranah Minang
Padang-Audiensi dan silaturahmi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dilakukan oleh Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) di Rumah Dinas Gubernur Sumatera Barat, Rabu (14/5/2026
Wamenkes Kunjungi Unand Penanganan TBC Harus Tuntas
PADANG-Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia melakukan kunjungan kerja ke Sumatera Barat pada 12"13 Mei 2026 dengan fokus penguatan program kesehatan nasional, khususnya percepatan eliminasi tube
Libur Lebaran 2026 Mulai WFA, Gimana Pelayanan RS Saat Darurat?
JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin memastikan seluruh rumah sakit vertikal di bawah naungan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tetap beroperasi penuh untuk melayani tindakan gawat
Jangan Sampai Salah Pakai Bantal Leher saat Mudik, Ini Tips ala Menkes Budi
JAKARTA - Menggunakan bantal leher saat perjalanan jauh diminati masyarakat, khususnya pada musim mudik Lebaran 2026. Bantal ini bisa menjadi penyangga kepala, terutama saat hendak beristirahat di dal