sehat
Memutihkan Gigi dengan Buah Jeruk
Senin, 23 Mei 2016 15:37
JAKARTA - Memutihkan gigi dengan buah jeruk merupakan suatu tindakan yang diyakini aman dan efektif untuk dilakukan. Sebenarnya, apa kata medis terkait memutihkan gigi dengan buah jeruk ini? Berikut ulasannya.
Gigi berlubang, gigi patah, gigi berkarang, dan gigi yang berubah warnanya merupakan beberapa masalah yang bisa terjadi pada gigi. Kondisi tersebut akan sangat menganggu penderitanya, apalagi jika keadaannya sudah cukup parah.
Gigi merupakan bagian dari wajah yang sengat menunjang paras dan penampilan seseorang. Biasanya, permasalahan yang terjadi pada gigi akan membuat penderitanya merasa tidak nyaman ketika tersenyum, ataupun ketika berbicara. Contohnya pada kasus gigi yang mengalami perubahan warna, yang cenderung akan membuat penderita merasa terganggu penampilannya.
Perlu diketahui, perubahan warna pada gigi dapat bervariasi, baik penyebabnya maupun tingkat perubahan warna yang terjadi. Gigi yang tidak lagi putih alami bisa disebabkan oleh lingkungan, pola makan, dan kebiasaan. Selain itu, terapi obat-obatan seperti obat antibiotik tetrasiklin juga bisa menyebabkan perubahan warna pada gigi.
Jika sudah berubah warna menjadi kekuningan, kecokelatan atau bahkan berwarna abu-abu, maka biasanya orang akan berusaha mencari solusinya, baik dengan melakukan perawatan ke dokter gigi atau mencoba-coba cara sendiri di rumah.
Untuk memutihkan gigi, salah satu cara yang sangat populer di masyarakat adalah dengan menggunakan buah-buahan. Salah satu buah yang diyakini efektif dan aman untuk memutihkan gigi adalah buah jeruk. Namun, benarkah buah jeruk efektif dan aman untuk memutihkan gigi?
Seperti yang telah diketahui, jeruk adalah buah yang rasa dan sifatnya asam, di mana tingkat keasaman atau pH pada jeruk berkisar 2,8-4,0. Dengan tingkat keasaaman seperti itu, jeruk sangat berisiko terhadap kesehatan gigi karena bisa membuat permukaan gigi menjadi rusak dan hilang melalui suatu proses yang disebut dengan erosi, yang lama-kelamaan dapat mengikis dan membuat lapisan email pada gigi terus menipis. Hal tersebut dapat menyebabkan timbulnya gejala gigi sensitif bila gigi terus-menerus terpapar dengan cairan yang bersifat asam, seperti pada jeruk.
Keampuhan dari cara memutihkan gigi dengan jeruk sampai saat ini masih sangat dipertanyakan efektivitasnya. Dalam hal ini, sumber yang menyarankan pengunaan jeruk untuk memutihkan gigi mungkin hanya memfokuskan pada kasus gigi yang berubah warna akibat perlekatan noda stain pada permukaan gigi, yang merupakan suatu akibat dari merokok dan akibat dari makanan ataupun minuman yang meninggalkan noda di gigi. Namun demikian, cara tersebut tidak disarankan untuk dilakukan mengingat bahayanya terhadap permukaan gigi.
Jika Anda mengalami perubahan warna pada gigi, maka tentu saja hal terbaik yang harus dilakukan adalah berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter gigi guna memastikan penyebab terjadinya perubahan warna pada gigi Anda. Dengan demikian, Anda akan mendapatkan jenis perawatan yang tepat dan efisien untuk menangani masalah gigi yang Anda alami.
Bagi Anda yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai topik ini, silakan ajukan pertanyaan Anda di fitur Tanya Dokter Klikdokter.com. (okezone.com)
PDPI Sumbar dan Dinkes Sumbar Satukan Langkah Perkuat Program Eliminasi TB di Sumatera Barat
PADANG-Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Cabang Sumatera Barat dan Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat memperkuat sinergi dalam upaya percepatan eliminasi Tuberkulosis (TB) tahun 2030 melal
PDPI Pusat Gandeng Pemprov Sumbar, Targetkan 1. 800 Dokter Paru se-Indonesia ke Ranah Minang
Padang-Audiensi dan silaturahmi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dilakukan oleh Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) di Rumah Dinas Gubernur Sumatera Barat, Rabu (14/5/2026
Wamenkes Kunjungi Unand Penanganan TBC Harus Tuntas
PADANG-Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia melakukan kunjungan kerja ke Sumatera Barat pada 12"13 Mei 2026 dengan fokus penguatan program kesehatan nasional, khususnya percepatan eliminasi tube
Libur Lebaran 2026 Mulai WFA, Gimana Pelayanan RS Saat Darurat?
JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin memastikan seluruh rumah sakit vertikal di bawah naungan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tetap beroperasi penuh untuk melayani tindakan gawat
Jangan Sampai Salah Pakai Bantal Leher saat Mudik, Ini Tips ala Menkes Budi
JAKARTA - Menggunakan bantal leher saat perjalanan jauh diminati masyarakat, khususnya pada musim mudik Lebaran 2026. Bantal ini bisa menjadi penyangga kepala, terutama saat hendak beristirahat di dal