Sabtu, 13 Jun 2026
  • Home
  • Kesehatan
  • Menkes Ingatkan Jangan Asal Minum Obat Maag saat Puasa, Beri Tips Perut Tak Begah

Kesehatan

Menkes Ingatkan Jangan Asal Minum Obat Maag saat Puasa, Beri Tips Perut Tak Begah

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Rabu, 04 Mar 2026 16:40
(FotoOkezone.com)
JAKARTA-Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin kembali memberikan edukasi kesehatan lewat konten Budi Gemar Sharing #BGS di Instagram Reels. Kali ini, ia membahas kebiasaan minum obat maag saat menjalani puasa Ramadhan.

Dalam video yang diunggah pada Selasa (3/3/2026) tersebut, Budi menyoroti kebiasaan sebagian orang yang rutin mengonsumsi obat maag demi mencegah kambuhnya gangguan lambung saat puasa.

“Hayo yang sering minum ini supaya tidak maag saat puasa. Memang perlu ya kita minum obat ini?” ujarnya.

Menurut Budi, konsumsi obat maag memang diperlukan bagi mereka yang memiliki riwayat penyakit lambung seperti maag kronis atau GERD. Adapun obat maag diminum saat sahur dan berbuka puasa.

“Kalau kamu punya riwayat maag atau GERD, memang harus wajib minum. Minumnya pada saat sahur dan pada saat buka puasa,” jelasnya.

Namun, Budi menjelaskan, bagi yang tidak memiliki riwayat gangguan lambung maka tidak perlu dikonsumsi secara rutin. Untuk itu, Budi Gunadi juga membagikan tiga tips sederhana agar tidak merasa begah selama berpuasa, di antaranya:

Jangan langsung tidur atau rebahan setelah sahur. Kebiasaan ini dapat memicu asam lambung naik dan membuat perut terasa tidak nyaman.

Saat berbuka, jangan langsung makan makanan berat. Tubuh perlu waktu beradaptasi setelah seharian kosong, sehingga disarankan memulai dengan porsi ringan.

Pilih makanan kaya protein dan lemak baik seperti telur rebus dan alpukat. Asupan ini membantu rasa kenyang lebih lama dan menjaga kestabilan energi selama puasa.

Di akhir video, Budi menekankan pentingnya menjaga kesehatan lambung secara alami agar tidak tergantung pada obat-obatan.

“Jadi kalau bisa secara alami kita tidak apa-apa, kenapa mesti minum obat ini?” ujarnya.
Sumber: (Okezone.com)

kesehatan
Berita Terkait
  • Kamis, 28 Mei 2026 17:08

    PDPI Sumbar dan Dinkes Sumbar Satukan Langkah Perkuat Program Eliminasi TB di Sumatera Barat

    PADANG-Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Cabang Sumatera Barat dan Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat memperkuat sinergi dalam upaya percepatan eliminasi Tuberkulosis (TB) tahun 2030 melal

  • Jumat, 15 Mei 2026 08:55

    PDPI Pusat Gandeng Pemprov Sumbar, Targetkan 1. 800 Dokter Paru se-Indonesia ke Ranah Minang

    Padang-Audiensi dan silaturahmi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dilakukan oleh Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) di Rumah Dinas Gubernur Sumatera Barat, Rabu (14/5/2026

  • Jumat, 15 Mei 2026 05:34

    Wamenkes Kunjungi Unand Penanganan TBC Harus Tuntas

    PADANG-Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia melakukan kunjungan kerja ke Sumatera Barat pada 12"13 Mei 2026 dengan fokus penguatan program kesehatan nasional, khususnya percepatan eliminasi tube

  • Rabu, 18 Mar 2026 15:17

    Libur Lebaran 2026 Mulai WFA, Gimana Pelayanan RS Saat Darurat?

    JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin memastikan seluruh rumah sakit vertikal di bawah naungan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tetap beroperasi penuh untuk melayani tindakan gawat

  • Selasa, 17 Mar 2026 15:04

    Jangan Sampai Salah Pakai Bantal Leher saat Mudik, Ini Tips ala Menkes Budi

    JAKARTA - Menggunakan bantal leher saat perjalanan jauh diminati masyarakat, khususnya pada musim mudik Lebaran 2026. Bantal ini bisa menjadi penyangga kepala, terutama saat hendak beristirahat di dal

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.