Kamis, 11 Jun 2026
  • Home
  • Kesehatan
  • Tiga Olahraga Ini Bisa "Renggut" Keperawanan Wanita

sehat

Tiga Olahraga Ini Bisa "Renggut" Keperawanan Wanita

Jumat, 22 Apr 2016 13:00
okezone.com

JAKARTA - Olahraga merupakan sesuatu yang baik untuk dilakukan, selain menyehatkan organ jantung, mengencangkan otot - otot, olahraga juga bisa digunakan untuk menambah tinggi badan seseorang, jika dilakukan secara rutin dan teratur.

Namun sayangnya banyak sekali mitos yang beredar di kalangan masyarakat tentang beberapa olahraga yang dapat menghilangkan keperawanan wanita. Apa saja itu? Berikut seperti dikutip dari Boykepedia.com.

• Bersepeda

Faktanya, bersepeda memang akan menimbulkan gesekan dan hawa panas di sekitar organ intim wanita, di karenakan tekanan sadel saat mengayuh sepeda, tetapi jika itu alasan bersepeda menyebabkan hilangnya keperawanan sepertinya anda tidak perlu khawatir karena, selain fleksibel selaput dara juga berjarak 3-4 cm dari liang vagina.

Jadi anggapan bahwa bersepeda hilangkan keperawanan tidak akan terjadi asalkan penggunaan sepeda tidak dilakukan secara berlebihan.

• Berenang

Berenang adalah hal yang sudah dilakukan dari mulai dari tahun 1800-an, dan olahraga ini identik dengan gerakan kaki yang mengayun-ngayun seperti mengibas-gibas air, namun banyak masyarakat yang salah tanggap tentang olahraga yang satu ini, banyak yang masyarakat indonesia maupun luar yang masih percaya akan hilangnya keperawanan jika mereka berenang.

Berenang tidak akan menyebabkan hilangnya keperawanan seorang wanita. Karena olahraga ini tidak terlalu keras dan mudah untuk dilakukan. Aktivitas pada pangkal paha pun hanya mengayuh saja, dan jauh kemungkinan terjadi hilangnya keperawanan wanita.

• Berkuda

Kegiatan yang biasa di gandrungi oleh pria ini nyata menarik beberapa wanita untuk turut ikut andil di dalamnya. Memang posisi seseorang jika sedang berkuda adalah mengangkang, dan tubuh yang sering melambung akibat jalannya kuda, namun pendapat tentang hilangnya keperawanan akibat hal ini adalah salah, karena selaput dara elastis dan tidak mudah rusak jika tidak ada hal yang memasukinya.(okezone.com)

kesehatan
Berita Terkait
  • Kamis, 28 Mei 2026 17:08

    PDPI Sumbar dan Dinkes Sumbar Satukan Langkah Perkuat Program Eliminasi TB di Sumatera Barat

    PADANG-Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Cabang Sumatera Barat dan Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat memperkuat sinergi dalam upaya percepatan eliminasi Tuberkulosis (TB) tahun 2030 melal

  • Jumat, 15 Mei 2026 08:55

    PDPI Pusat Gandeng Pemprov Sumbar, Targetkan 1. 800 Dokter Paru se-Indonesia ke Ranah Minang

    Padang-Audiensi dan silaturahmi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dilakukan oleh Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) di Rumah Dinas Gubernur Sumatera Barat, Rabu (14/5/2026

  • Jumat, 15 Mei 2026 05:34

    Wamenkes Kunjungi Unand Penanganan TBC Harus Tuntas

    PADANG-Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia melakukan kunjungan kerja ke Sumatera Barat pada 12"13 Mei 2026 dengan fokus penguatan program kesehatan nasional, khususnya percepatan eliminasi tube

  • Rabu, 18 Mar 2026 15:17

    Libur Lebaran 2026 Mulai WFA, Gimana Pelayanan RS Saat Darurat?

    JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin memastikan seluruh rumah sakit vertikal di bawah naungan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tetap beroperasi penuh untuk melayani tindakan gawat

  • Selasa, 17 Mar 2026 15:04

    Jangan Sampai Salah Pakai Bantal Leher saat Mudik, Ini Tips ala Menkes Budi

    JAKARTA - Menggunakan bantal leher saat perjalanan jauh diminati masyarakat, khususnya pada musim mudik Lebaran 2026. Bantal ini bisa menjadi penyangga kepala, terutama saat hendak beristirahat di dal

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.