Jumat, 12 Jun 2026

sehat

Tips Manfaatkan Pare untuk Kontrol Diabetes

Jumat, 06 Mei 2016 15:49
Livestrong
Sayur pare

PARE adalah sayuran berwarna hijau tua atau putih dan tumbuh dari tanaman yang tingginya sepuluh sampai 25 cm. Diabetes Health melaporkan bahwa beberapa senyawa di dalam pare dapat menurunkan kadar glukosa atau gula darah. Apa saja itu dan bagaimana cara kerjanya?

Menurut penelitian, senyawa tersebut antara lain polypeptide P, vicine, dan momordin serta charantin, yang merupakan glikosida. Jus dan bulir pare bisa dimakan dan bahkan senyawa untuk obat suntik yang dibuat dari tanaman ini telah diuji untuk bantu turunkan kadar gula darah. Jika Anda tertarik dengan ini, sebaiknya konsultasikan terlebih dulu dengan dokter diabetes Anda.

Selain diabetes, manfaat pare juga dikatakan dapat membantu mencegah kanker, mengobati infeksi, dan menurunkan demam. Pare juga dapat menginduksi menstruasi, dan untuk wanita hamil dan menyusui, sebaiknya hindari banyak mengonsumsi pare. Berikut adalah tips memanfaatkan pare untuk terapi kesshatan, seperti dikutip dari Livestrong, Jumat (6/5/2016).

Campur dengan sayuran lain

Rasa pahit pare memang tidak enak jika dikonsumsi sendiri. Mengapa tidak masak dengan sayuran lain yang menjadi favorit Anda. Masak cepat dengan api panas agar nutrisinya tidak banyak hilang.

Coba suplemen pare

Suplemen yang mengambil ekstrak pare mungkin bisa Anda temukan di toko makanan sehat atau toko obat herbal. Cari suplemen 500mg untuk diminum dua kali sehari atau sesuai yang disarankan dalam kemasan, tentunya setelah berkonsultasi dengan dokter.

Tetap kontrol gula darah

Yakin sepenuhnya bahwa pare dapat kontrol gula darah tidaklah benar. Bagaimanapun penderita diabetes tetap harus memonitor kadar glukosa merek. Review Sloan-Kettering Cancer Center, yang harus didukung studi mendalam lain, melaporkan bahwa pare bisa memberi efek hipoglikemik atau menurunkan gula darah juga. (okezone.com)

kesehatan
Berita Terkait
  • Kamis, 28 Mei 2026 17:08

    PDPI Sumbar dan Dinkes Sumbar Satukan Langkah Perkuat Program Eliminasi TB di Sumatera Barat

    PADANG-Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Cabang Sumatera Barat dan Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat memperkuat sinergi dalam upaya percepatan eliminasi Tuberkulosis (TB) tahun 2030 melal

  • Jumat, 15 Mei 2026 08:55

    PDPI Pusat Gandeng Pemprov Sumbar, Targetkan 1. 800 Dokter Paru se-Indonesia ke Ranah Minang

    Padang-Audiensi dan silaturahmi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dilakukan oleh Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) di Rumah Dinas Gubernur Sumatera Barat, Rabu (14/5/2026

  • Jumat, 15 Mei 2026 05:34

    Wamenkes Kunjungi Unand Penanganan TBC Harus Tuntas

    PADANG-Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia melakukan kunjungan kerja ke Sumatera Barat pada 12"13 Mei 2026 dengan fokus penguatan program kesehatan nasional, khususnya percepatan eliminasi tube

  • Rabu, 18 Mar 2026 15:17

    Libur Lebaran 2026 Mulai WFA, Gimana Pelayanan RS Saat Darurat?

    JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin memastikan seluruh rumah sakit vertikal di bawah naungan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tetap beroperasi penuh untuk melayani tindakan gawat

  • Selasa, 17 Mar 2026 15:04

    Jangan Sampai Salah Pakai Bantal Leher saat Mudik, Ini Tips ala Menkes Budi

    JAKARTA - Menggunakan bantal leher saat perjalanan jauh diminati masyarakat, khususnya pada musim mudik Lebaran 2026. Bantal ini bisa menjadi penyangga kepala, terutama saat hendak beristirahat di dal

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.